KABAR BIREUEN, Peusangan – Meninggalnya Bupati Saifannur, S.Sos, seorang pemimpin terbaik Kabupaten Bireuen, pada Minggu malam (19/1/2020) pukul 21.10 WIB, merupakan suatu kabar duka yang amat dalam bagi masyarakat Kecamatan Peusangan khususnya dan masyarakat Kabupaten Bireuen umumnya.
Imam Besar Masjid Besar Peusangan, Tgk. Muhammad Hafiq, menyampaikan hal itu dalam tausiahnya di hadapan ribuan masyarakat terdiri dari unsur pejabat TNI/Polri, para pejabat Pemkab setempat, usai melaksanakan fardhu kifayah shalat jenazah di Masjid Besar Peusangan, Senin pagi (20/1/2020). Shalat jenazah tersebut diimami Tgk. H. Muhammad Amin Mahmud atau Abu Tumin Blang Bladeh, ulama kharismatik Aceh.
“Atas nama seluruh masyarakat Kecamatan Peusangan dan Kabupaten Bireuen, kami mendoakan semoga almarhum H. Saifannur ditempatkan Allah SWT di tempat yang layak,” ucap Tgk. Muhammad Hafiq.
Tidak ketinggalan pada pelaksanaan fardhu khifayah tersebut tampak keluarga almarhum Saifannur, antara lain, H. Mukhlis, A.Md, Wakil Bupati Dr. H. Muzakkar A. Gani, SH, M.Si, unsur Forkopimda, alim ulama dan seluruh pejabat di lingkungan Pemkab Bireuen.
Liputan Kabar Bireuen, sejak Senin pagi (20/1/2020) di kediaman almarhum Saifannur di Desa Paya Meuneng, Kecamatan Peusangan, dipadati para pejabat TNI/Polri, sipil dan masyarakat yang melayat ke rumah duka. Mereka menyampaikan duka mendalam atas meninggalnya Saifannur yang menjabat Bupati Bireuen periode 2017-2022, berpasangan dengan Muzakkar A. Gani.
Ratusan papan bunga duka cita dari Plt Gubernur Aceh, Pandam-IM, Kapolda Aceh, Wakapolda Aceh, Danrem 011/LW, pimpinan/anggota DPRK Bireuen, Dandim Bireuen, Kapolres Bireuen, para Kepala SKPK, para camat dan tokoh masyarakat lainnya terlihat berjajar di sepanjang Jalan Banda Aceh-Medan, depan rumah Saifannur di kawasan Desa Paya Meuneng, Kecamatan Peusangan.
Jenazah Saifannur dibawa dengan ambulans RSUD dr Fauziah Bireuen dari rumah duka ke Masjid Besar Peusangan untuk dilaksanakan shalat jenazah.
Usai dishalatkan, jenazah almarhum yang mendapat pengamanan dari petugas Polres Bireuen dan Kodim Bireuen,kembali dibawa dengan ambulans RSUD dr Fauziah ke pemakaman keluarga untuk dimakamkan. (H. AR Djuli)









