RIZANUR

KABAR BIREUEN – Jurnalis anggota Persatuan Wartawan Indonesia (PWI) Kabupaten Bireuen, Rizanur, yang dinyatakan positif corona atau Covid-19 bersama sembilan warga setempat lainnya beberapa hari lalu, mengaku, tidak mengalami gejala apapun terkait virus tersebut.

Dia juga tidak mengalami gangguan kesehatan. Tubuhnya segar bugar dan dapat beraktivitas seperti biasa.

“Tidak ada gejala apapun yang saya rasakan. Tidak lelah juga, walau saya olahraga gowes menempuh jarak yang lumayan jauh,” ungkap Rizanur yang dihubungi Kabar Bireuen via telepon seluler, Minggu (4/10/2020).

Meski demikian, dia menyatakan, dirinya tetap menjalani isolasi mandiri hingga 14 hari ke depan di kediamannya, Gampong Lhok Awe Teungoh, Kecamatan Kota Juang, Kabupaten Bireuen. Terhitung sejak Sabtu, setelah keluarnya hasil tes swab pada Jumat (2/10/2020) sore.

Rizanur juga mengaku, tidak mengetahui kapan dan di mana dirinya terpapar virus paling berbahaya itu. Selama ini, dia juga sangat disiplin mengikuti protokol kesehatan (prokes) Covid-19. Selalu memakai masker kalau keluar rumah, rajin cuci tangan, menjaga jarak dan juga aturan lainnya untuk mengantisipasi virus corona.

Menurut Rizanur, di kalangan wartawan saat itu, memang dirinya yang pertama kali minta dites swab. Tapi, itu bukan berarti dia sudah merasakan gejala-gejala terinfeksi virus corona.

Mumpung saja hari itu, Senin (28/9/2020), di Meuligoe Bireuen sedang dites swab para pejabat Pemkab Bireuen, secara spontan dia juga minta dites swab. Baru setelah itu, sejumlah wartawan yang sedang meliput kegiatan tersebut, juga disuruh tes swab oleh Direktur RSUD dr Fauziah Bireuen, dr. Amir Addani, M.Kes.

“Ternyata setelah keluar hasil tes swabnya, saya dinyatakan salah seorang yang positif terpapar Covid-19. Saya ditelepon dr. Irwan A. Gani (Kepala Dinas Kesehatan Kabupaten Bireuen-red) dan memberitahukan hasil tes swabnya, saya positif Covid-19. Saya tidak terkejut dan biasa saja,” jelas Rizanur yang juga wartawan Kabar Bireuen ini. (Suryadi)

BAGIKAN