Walaupun Gaji Telat Dibayar, Petugas Kebersihan Jamin Tidak Akan Mogok Kerja

KABAR BIREUEN – Sejumlah petugas kebersihan yang berada di bawah Dinas Lingkungan Hidup dan Kehutanan (DLHK) Kabupaten Bireuen, menjamin tidak akan melakukan mogok kerja walaupun jasa atau gaji mereka telat dicairkan.

“Soal gaji telat setiap awal tahun itu dapat kami maklumi, karena ada proses administrasi yang harus disiapkan oleh pihak dinas (DLHK). Dan kami tidak akan melakukan mogok,” ungkap Zulfikar, salah seorang petugas kebersihan pada DLHK Kabupaten Bireuen kepada Kabar Bireuen, Selasa (5/3/2024).

Zulfikar yang didampingi sejumlah rekannya juga menegaskan, untuk peralatan kerja seperti sapu, disediakan oleh pihak dinas.

“Jadi tidak benar ada perintah setiap petugas kebersihan harus membeli peralatan sendiri. Yang beli peralatan kebersihan (sapu lidi) untuk dibagikan kepada petugas saya, dan setiap bulan mereka dapat peralatan,” papar Zulfikar yang mengaku sudah 11 tahun bekerja sebagai petugas kebersihan di Pemkab Bireuen.

Pada kesempatan itu Zulfikar juga berharap kepada rekan-rekannya agar tidak terprovokasi dengan isu mogok kerja.

“Tidak ada alasan kita untuk mogok kerja,” tegas Zulfikar yang diamini sejumlah rekannya.

Abdullah, SPd MM, Kabid Pengelolaan Sampah Limbah B3 dan Pertamanan DLHK Kabupaten Bireuen. (Foto: Istimewa)

Sementara Kabid Pengelolaan Sampah Limbah B3 dan Pertamanan, Dinas Lingkungan Hidup dan Kehutanan Kabupaten Bireuen, Abdullah, SPd MM yang ditemui terpisah mengaku, amprahan jasa atau gaji petugas kebersihan sudah ditanda tangani oleh kepala dinas.

“Berkasnya sudah hari Jumat lalu (1 Maret 2024) dikirim ke BPKD. Mungkin hari ini sebagian sudah dicairkan,” kata Abdullah.

Menurut Abdullah, terlambatnya pembayaran jasa 279 tenaga kebersihan karena harus menunggu selesainya DPA.

Menyangkut dengan kabar petugas kebersihan harus membeli peralatan sendiri, dibantah oleh Abdullah.

“Peralatan kerja (sapu lidi) kami sediakan. Barangnya selalu tersedia di gudang. Tidak ada perintah membeli sendiri,” tegas mantan Kabid PAUD Dinas Pendidikan dan Kebudayaan Kabupaten Bireuen.

Abdullah juga menyampaikan, pada awal tahun tidak hanya jasa petugas kebersihan yang terlambat. Untuk penyediaan bahan bakar (BBM) 22 truk sampah juga harus ditanggulangi sendiri.

“Untuk beli BBM truk sampah setiap bulan sampai seratusan juta kami harus pinjam dulu,” pungkas Abdullah. (Rizanur) 

TINGGALKAN KOMENTAR

Silakan masukkan komentar anda!
Silakan masukkan nama Anda di sini

Situs ini menggunakan Akismet untuk mengurangi spam. Pelajari bagaimana data komentar Anda diproses

BACA JUGA

KABAR TERBARU

76 Catin di Bireuen Ikuti Bimbingan Perkawinan Secara Daring

0
KABAR BIREUEN, Bireuen - Guna memperkuat kesiapan calon pengantin (catin) dalam memasuki gerbang pernikahan, Kementerian Agama (Kemenag) Bireuen melalui Seksi Bimbingan Masyarakat (Bimas) Islam...

Terima SK Kepengurusan, Edi Saputra Siap Besarkan PPP di Bireuen

0
KABAR BIREUEN, Banda Aceh – Ketua Dewan Pimpinan Cabang (DPC) Partai Persatuan Pembangunan (PPP) Kabupaten Bireuen, Edi Saputra, S.H., M.M., menyatakan siap membesarkan partai...

Anggota Polres Aceh Selatan yang Terlibat Dugaan Perampokan Toko Emas Dijatuhkan Sanksi PTDH

0
KABAR BIREUEN, Banda Aceh – Polda Aceh menjatuhkan sanksi Pemberhentian Tidak Dengan Hormat (PTDH) terhadap Briptu MZ, anggota Polres Aceh Selatan, setelah Komisi Kode...

AJI Bireuen Kecam Sikap Petugas BPTD Aceh yang Tolak Klarifikasi dan Memotret Kartu Pers...

0
KABAR BIREUEN, Bireuen – Ketua Aliansi Jurnalis Independen (AJI) Bireuen, Anas, mengecam keras tindakan petugas Balai Pengelola Transportasi Darat (BPTD) Wilayah I Aceh yang...

Aneka Perlombaan untuk Pelajar dan Masyarakat Warnai Perayaan HUT RI ke-81 di Makmur

0
KABAR BIREUEN, Makmur – Kecamatan Makmur, Kabupaten Bireuen, akan menyemarakkan peringatan Hari Ulang Tahun (HUT) ke-81 Kemerdekaan Republik Indonesia dengan menggelar berbagai perlombaan yang...

KABAR POPULER

Melalui Mekanisme Tender, Kementerian Pertanian Cetak Sawah Rakyat 140 Hektar di Bireuen

0
KABAR BIREUEN, Bireuen--Program Cetak Sawah Rakyat seluas 140 hektare di Kabupaten Bireuen dimulai pada akhir Juni dan akan selesai pada akhir Agustus 2026. Progam Cetak...

AJI Bireuen Kecam Sikap Petugas BPTD Aceh yang Tolak Klarifikasi dan Memotret Kartu Pers...

0
KABAR BIREUEN, Bireuen – Ketua Aliansi Jurnalis Independen (AJI) Bireuen, Anas, mengecam keras tindakan petugas Balai Pengelola Transportasi Darat (BPTD) Wilayah I Aceh yang...

Semarakkan HUT RI ke-81, Kemenag Bireuen akan Gelar Liga Sepak Bola Mini ke-3 Jenjang...

0
KABAR BIREUEN, Kota Juang - Kementerian Agama (Kemenag) Bireuen akan menggelar Liga Sepak Bola Mini atau mini soccer ke-3 jenjang Madrasah Ibtidaiyah (MI) negeri dan...

Bupati Mukhlis Fasilitasi Ambulans Jemput Pekerja Asal Bireuen yang Sakit Dipulangkan dari Malaysia

0
KABAR BIREUEN, Bireuen – Respons cepat ditunjukkan Bupati Bireuen, Ir. H. Mukhlis, ST, dengan memfasilitasi ambulans untuk menjemput seorang warga Kabupaten Bireuen yang dipulangkan...

Aneka Perlombaan untuk Pelajar dan Masyarakat Warnai Perayaan HUT RI ke-81 di Makmur

0
KABAR BIREUEN, Makmur – Kecamatan Makmur, Kabupaten Bireuen, akan menyemarakkan peringatan Hari Ulang Tahun (HUT) ke-81 Kemerdekaan Republik Indonesia dengan menggelar berbagai perlombaan yang...