KABAR BIREUEN, Bireuen — Dewan Pimpinan Cabang (DPC) Partai Persatuan Pembangunan (PPP) Kabupaten Bireuen memperkuat konsolidasi organisasi hingga tingkat akar rumput. Penguatan tersebut ditandai dengan digelarnya Rapat Harian Pengurus, silaturahmi bersama Pengurus Anak Cabang (PAC) se-Kabupaten Bireuen, serta Pelatihan Kepemimpinan Kader di Kantor DPC PPP Kabupaten Bireuen, Minggu (13/9/2026).
Rangkaian kegiatan itu menjadi momentum bagi jajaran pengurus untuk menyatukan langkah, memperkuat soliditas internal, sekaligus meningkatkan kapasitas kader dalam menghadapi dinamika politik dan kebutuhan masyarakat.
Kegiatan tersebut dihadiri langsung Ketua Majelis Pertimbangan Wilayah (MPW/MPP) PPP Aceh sekaligus tokoh senior PPP Aceh, Drs. H. Anwar Idris. Turut hadir Anggota DPRK Bireuen dari Fraksi PPP, Dr. Atthailah M. Saleh, M.A. dan H. Murdani Banta Ali, S.T., jajaran Pengurus Harian DPC PPP Kabupaten Bireuen, serta seluruh jajaran Pengurus PAC PPP dari 17 kecamatan di Kabupaten Bireuen. Selain itu, juga turut dihadiri oleh Kepala Badan Kesbangpol Bireuen, Dr. Mukhtaruddin, S.H., M.H.
Ketua DPC PPP Kabupaten Bireuen, Edi Saputra, S.H., M.M., dalam sambutannya mengatakan, konsolidasi tersebut merupakan langkah nyata untuk memantapkan struktur partai sekaligus memastikan mesin organisasi berjalan secara efektif hingga ke tingkat kecamatan.
Menurutnya, silaturahmi dan tatap muka dengan seluruh PAC menjadi bagian penting dalam menyelaraskan agenda perjuangan partai agar struktur PPP di seluruh wilayah Bireuen dapat bergerak secara terarah dan konsisten.
“Silaturahmi, rapat harian bersama Pengurus Harian DPC, dan tatap muka bersama seluruh Pengurus PAC se-Kabupaten Bireuen ini merupakan fondasi utama untuk menyelaraskan langkah perjuangan partai. Kita ingin memastikan struktur PPP di setiap kecamatan bergerak secara masif, solid, dan senantiasa hadir membawa solusi bagi kemaslahatan masyarakat Bireuen,” tegas Edi Saputra.
Selain konsolidasi organisasi, DPC PPP Bireuen juga menempatkan kaderisasi sebagai salah satu agenda penting. Hal itu diwujudkan melalui Pelatihan Kepemimpinan Kader yang digelar pada hari yang sama.
Edi Saputra menjelaskan, pelatihan tersebut diarahkan untuk melahirkan kader-kader yang memiliki integritas, mampu beradaptasi dengan perkembangan zaman, serta mempunyai kapasitas kepemimpinan dan manajerial yang memadai.
Kader PPP, kata dia, tidak hanya dituntut memahami strategi organisasi dan politik, tetapi juga harus menjunjung tinggi etika serta nilai-nilai perjuangan partai yang berlandaskan prinsip amar ma’ruf nahi munkar.

“Pelatihan ini kami arahkan untuk mencetak kader-kader pendobrak yang berintegritas, adaptif, memiliki kapasitas manajerial, serta menjunjung tinggi etika politik dan nilai-nilai amar ma’ruf nahi munkar,” ujarnya.
Sementara itu, tokoh senior PPP Aceh, Drs. H. Anwar Idris, mengapresiasi semangat kebersamaan yang ditunjukkan jajaran Pengurus Harian DPC dan PAC PPP se-Kabupaten Bireuen.
Dia menilai, soliditas organisasi merupakan modal penting dalam menjaga keberlangsungan perjuangan partai. Karena itu, seluruh kader dan pengurus diingatkan untuk terus merawat nilai-nilai perjuangan PPP serta menjaga kepercayaan masyarakat.
Menurut Anwar Idris, kekuatan partai tidak hanya ditentukan oleh struktur formal, tetapi juga oleh kemampuan kader untuk membangun hubungan yang baik dengan masyarakat dan menghadirkan manfaat nyata di tengah kehidupan sosial.
BACA JUGA: Setelah Terima SK Kepengurusan, Ketua PPP Bireuen Silaturahmi ke KIP dan Badan Kesbangpol
Dukungan terhadap penguatan organisasi juga datang dari jajaran legislator PPP di DPRK Bireuen. Dr. Atthailah M. Saleh, M.A. dan H. Murdani Banta Ali, S.T., hadir bersama jajaran pengurus DPC dan PAC dalam rangkaian konsolidasi tersebut.
Kehadiran para legislator dari Fraksi PPP itu sekaligus mempertegas pentingnya sinergi antara struktur partai dan kader PPP yang berada di lembaga legislatif.
Sinergi tersebut diharapkan mampu memperkuat komunikasi antara partai dan masyarakat, terutama dalam menyerap serta mengawal aspirasi warga Kabupaten Bireuen melalui jalur politik dan kebijakan di parlemen.
Dengan konsolidasi pengurus di 17 kecamatan dan penguatan kapasitas kader, DPC PPP Kabupaten Bireuen menegaskan komitmennya untuk membangun organisasi yang semakin solid, terstruktur, dan dekat dengan masyarakat. (Suryadi)











