Terungkap, BPJS Diduga Berikan Kuota Penanganan Katarak Fakoemulsifikasi untuk RS Swasta Lebih Banyak daripada RS Pemerintah 

KABAR BIREUEN, Bireuen – Badan Penyelenggara Jaminan Sosial (BPJS) Kesehatan dikabarkan memberikan kuota penanganan Katarak Fakoemulsifikasi/ Phacoemulsifikasi (operasi sedot) untuk salah satu rumah sakit swasta di Kabupaten Bireuen lebih banyak daripada rumah sakit daerah atau rumah sakit Pemerintah.

Informasi tersebut diperoleh Kabar Bireuen dari sumber terpercaya di Kabupaten Bireuen, Jumat (28/8/2026).

Ia menyampaikan informasi itu setelah membaca berita yang dilansir Kabar Bireuen “Waiting List Operasi Katarak Terlalu Lama, Masyarakat Pertanyakan Kebijakan BPJS Kesehatan” dan “Kuota BPJS Habis, RSUD dr Fauziah Bireuen Tidak Melayani Lagi Operasi Katarak Teknik Phacoemulsifikasi.”

“Salah satu rumah umah sakit swasta malah dapat kuota 480 untuk operasi Katarak Fakoemulsifikasi. Kenapa rumah sakit Pemerintah (RSUD dr Fauziah Bireuen) hanya dapat 240,” ungkap sumber yang minta identitasnya dirahasiakan.

Sementara pihak BPJS Kesehatan Cabang Lhokseumawe yang dihubungi kembali Jumat (28/8/2026) melalui staf Komunikasi terkait pemberitaan sebelumnya dan permintaan informasi kuota penanganan Katarak Fakoemulsifikasi pada rumah sakit di Kabupaten Bireuen belum mendapat tanggapan, meskipun sudah dijanjikan segera disampaikan hak jawabnya.

Sebagai informasi, pemberitaan media ini pada edisi Rabu (26/8/2026), “Waiting List Operasi Katarak Terlalu Lama, Masyarakat Pertanyakan Kebijakan BPJS Kesehatan” dan “Kuota BPJS Habis, RSUD dr Fauziah Bireuen Tidak Melayani Lagi Operasi Katarak Teknik Phacoemulsifikasi” mendapat respon dari pihak BPJS Kesehatan.

Rabu malam (26/8/2026) media ini dihubungi melalui pesan WhatsApp, mengaku staf Komunikasi BPJS Kesehatan Cabang Lhokseumawe. Ia meminta nomor kontak narasumber media ini (Busra Nursyah), namun tidak dapat dipenuhi permintaan itu.

“Assalamualaikum, ini dgn bg Rizanur dari kabarbireuen? ijin salam kenal bg, saya Putri, staf Komunikasi BPJS Kesehatan Cabang Lhokseumawe yg juga melingkupi wilayah Kab. Bireuen bg.”

BACA JUGA: Waiting List Operasi Katarak Terlalu Lama, Masyarakat Pertanyakan Kebijakan BPJS Kesehatan

Lalu media ini meminta hak jawab pihak BPJS Kesehatan melalui staf Komunikasi tersebut.

“siap, sangat boleh pak.. mmg untuk keberimbangan informasi kan pak, namun Putri perlu wktu untuk mempersiapkannya krn perlu koordinasi dgn bagian terkait.
hak jawab akan kami buat di kantor cabang bg, segera putri kirimkan ya kalo sudah selesai. ijin besok segera putri kirimkan ke bg,” balasannya pada Rabu malam (26/8/2026).

Karena lebih dari 24 jam hak jawab belum dikirim sebagaimana dijanjikan, media ini mencoba menghubungi ulang pada Jumat (28/8/2026).

BACA JUGA:  Kuota dari BPJS Habis, RSUD dr Fauziah Bireuen Tidak Melayani Lagi Pasien Operasi Katarak Teknik Phacoemulsifikasi

“baik pak…. tksh byk sblmnya sudah menunggu ya, Putri jg masih berkoordinasi dgn bagian terkait.. segera sy kirim kalau sudah ada ya pak..”

Pada Kamis, 27 Agustus 2026, Busra Nursyah mengaku didatangi pegawai BPJS Kesehatan dari Kantor Pembantu Cabang Bireuen.

“Setelah muncul di berita, saya didatangi oleh orang dari BPJS Bireuen. Dan saya sampaikan seperti saya sampaikan ke media,” kata Busra Nursyah.

Menjelang berita ini tayang, hak jawab atau tanggapan BPJS Kesehatan terkait berita sebelumnya dan permintaan informasi kuota penanganan kasus Katarak Fakoemulsifikasi untuk RS di Kabupaten Bireuen belum didapat. (Rizanur)

 

TINGGALKAN KOMENTAR

Silakan masukkan komentar anda!
Silakan masukkan nama Anda di sini

Situs ini menggunakan Akismet untuk mengurangi spam. Pelajari bagaimana data komentar Anda diproses

BACA JUGA

KABAR TERBARU

Buka PKM Poltekpel Malahayati di Pidie Jaya, HRD Serukan Penguatan Kesiapsiagaan Masyarakat Pesisir Hadapi...

0
KABAR BIREUEN, Pidie Jaya — Anggota Komisi V DPR RI Fraksi PKB, H. Ruslan M. Daud, S.E., M.A.P. (HRD), mendorong masyarakat pesisir memperkuat pengetahuan...

Di Hadapan DPD RI, Bupati Mukhlis Ungkap Beratnya Pemulihan Bireuen Pascabencana

0
KABAR BIREUEN, Batam – Pemulihan pascabencana banjir di Kabupaten Bireuen masih menghadapi persoalan serius. Dari sekitar 15.000 hektare lahan sawah yang terdampak, saat ini...

Kawal Pembenahan Stasiun Bogor, HRD Tegaskan Keselamatan Penumpang Harus Diprioritaskan

0
KABAR BIREUEN, Bogor – Anggota Komisi V DPR RI Fraksi PKB, H. Ruslan Daud (HRD), menegaskan akan mengawal pembenahan sarana dan prasarana perkeretaapian agar...

Kapolres Bireuen Buka Pelatihan Kehumasan, Tekankan Personel Miliki Kemampuan Komunikasi Publik

0
KABAR BIREUEN, Bireuen - Guna mendukung penyampaian informasi kepada masyarakat secara cepat, tepat, akurat, transparan, dan bertanggung jawab, Kepolisian Resor (Polres) Bireuen mengadakan Pelatihan...

Kapolda Aceh Pimpin Sertijab Dua PJU dan Lima Kapolres Jajaran

0
KABAR BIREUEN, Banda Aceh – Sebanyak dua pejabat utama (PJU) dan lima kapolres resmi mengemban amanah baru setelah mengikuti upacara serah terima jabatan (sertijab)...

KABAR POPULER

BGN Wacanakan MBG Dikelola Kantin Sekolah, Relawan SPPG: Jangan Biarkan Kami Kembali Jadi Pengangguran

0
KABAR BIREUEN, Bireuen - Wacana Badan Gizi Nasional (BGN) melibatkan kantin sekolah dalam pelaksanaan program Makan Bergizi Gratis (MBG) menuai reaksi pihak Satuan Pelayanan...

SPPG Keude Matang Glumpang Dua: Wacana Kantin MBG Perlu Dikaji dengan Memperhatikan Standar Gizi...

0
KABAR BIREUEN, Peusangan - Satuan Pelayanan Pemenuhan Gizi (SPPG) Keude Matang Glumpang Dua, Kecamatan Peusangan, Kabupaten Bireuen, menolak wacana menjadikan kantin sekolah sebagai fungsi...

Perbaikan Penutup Saluran Sepanjang 223 Meter di Pasar Cureh Dikerjakan 2027, Sementara Dipasang Papan

0
KABAR BIREUEN, Bireuen–Dinas Perindustrian, Perdagangan, Koperasi dan UKM (Perindagkop) Kabupaten Bireuen memastikan penutup saluran di kawasan Pasar Ikan Cureh di Pasar Induk Bireuen, Desa...

Di Hadapan DPD RI, Bupati Mukhlis Ungkap Beratnya Pemulihan Bireuen Pascabencana

0
KABAR BIREUEN, Batam – Pemulihan pascabencana banjir di Kabupaten Bireuen masih menghadapi persoalan serius. Dari sekitar 15.000 hektare lahan sawah yang terdampak, saat ini...

Jaksa Masuk Dayah, Santri Pesantren Mahasiswa Jamiah Kebangsaan Bireuen Dibekali Literasi Hukum dan Keuangan...

0
KABAR BIREUEN, Bireuen – Ratusan santri dan santriwati Pesantren Mahasiswa Jamiah Kebangsaan Indonesia Bireuen mendapat pembekalan tentang hukum dan literasi keuangan perbankan syariah. Edukasi...