KABAR BIREUEN, Bireuen — Bupati Bireuen, Ir. H. Mukhlis, ST, melantik dan mengambil sumpah/janji jabatan 34 kepala sekolah di lingkungan Dinas Pendidikan dan Kebudayaan Kabupaten Bireuen, Senin (14/9/2026) sore.
Sebanyak 34 kepala sekolah yang dilantik terdiri atas dua Kepala UPTD Taman Kanak-Kanak (TK), 22 Kepala UPTD Sekolah Dasar (SD), dan 10 Kepala UPTD Sekolah Menengah Pertama (SMP).
Prosesi pelantikan dan pengambilan sumpah/janji jabatan tersebut berlangsung di Aula SPNF-SKB Dinas Pendidikan dan Kebudayaan Kabupaten Bireuen, Lantai III. Acara ditandai dengan penandatanganan berita acara sumpah/janji jabatan secara simbolis oleh Putri Mayasari, S.Pd., dan Azwani, S.Pd.I., M.Pd.
Rangkaian kegiatan diawali dengan pembacaan Keputusan Bupati Bireuen oleh Fitri Zuharyati, S.Kom., M.S.M. Selanjutnya, Bupati Mukhlis memimpin langsung prosesi pelantikan dan pengambilan sumpah/janji jabatan.
Prosesi tersebut disaksikan Kepala Badan Kepegawaian dan Pengembangan Sumber Daya Manusia (BKPSDM) Kabupaten Bireuen, Azhari, S.Sos., M.M., dan Kepala Dinas Pendidikan dan Kebudayaan Kabupaten Bireuen, Dr. Muslim, M.Si.
Dalam sambutannya, Bupati Mukhlis menyampaikan, kepala sekolah bukan sekadar pemegang jabatan administratif, tetapi memiliki peran strategis sebagai pemimpin pembelajaran dan penggerak perubahan untuk meningkatkan mutu pendidikan.
“Jadikan jabatan ini sebagai wujud pengabdian kepada masyarakat dan daerah, dengan membangun sekolah yang memiliki budaya belajar yang baik, lingkungan yang aman dan nyaman, serta pelayanan pendidikan yang berkualitas,” harapnnya.

Mukhlis mengatakan, pelantikan tersebut telah mendapat rekomendasi Badan Kepegawaian Negara (BKN) melalui surat Nomor 40939/R-AK.02.03/SD/KR.XIII/2026 tanggal 11 Agustus 2026 tentang Rekomendasi Penugasan, Mutasi dan Pemberhentian Kepala Sekolah di Kabupaten Bireuen.
Selain itu, proses tersebut juga telah mendapat rekomendasi/pertimbangan BKN melalui surat Nomor 40937/R-AK.02.03/SD/KR.XIII/2026 pada tanggal yang sama.
Menurutnya, rekomendasi tersebut menjadi bagian penting agar proses penugasan, mutasi, dan pemberhentian kepala sekolah dapat berjalan tertib, objektif, sesuai ketentuan, serta berorientasi pada peningkatan kualitas pelayanan dan mutu pendidikan.
Namun, ia menegaskan, pelantikan tidak boleh dimaknai sebatas kegiatan administratif atau seremonial.
“Di balik amanah jabatan tersebut terdapat tanggung jawab besar terhadap masa depan generasi muda Kabupaten Bireuen,” ujarnya.
Mukhlis menilai, kepala sekolah memiliki posisi strategis dalam menentukan kemajuan sebuah satuan pendidikan. Kepala sekolah harus mampu menjadi pemimpin pembelajaran, penggerak perubahan, pembina guru dan tenaga kependidikan, sekaligus teladan bagi seluruh warga sekolah.
Dia juga meminta kepala sekolah terus meningkatkan kompetensi kepemimpinan, mendorong guru meningkatkan kualitas pembelajaran, mengembangkan inovasi, serta memanfaatkan teknologi secara bijak dan produktif.

Hal itu dinilai penting karena dunia pendidikan terus berubah seiring perkembangan teknologi, perubahan karakter peserta didik, serta meningkatnya tuntutan masyarakat terhadap kualitas pendidikan.
Selain peningkatan mutu pembelajaran, Bupati Bireuen juga mengingatkan kepala sekolah agar membangun lingkungan pendidikan yang aman, nyaman, dan ramah bagi peserta didik.
Dia meminta sekolah bebas dari kekerasan, perundungan (bullying), dan diskriminasi. Pengelolaan sumber daya sekolah, juga harus dilakukan secara transparan, efektif, efisien, dan bertanggung jawab.
Kerja sama antara kepala sekolah, guru, tenaga kependidikan, komite sekolah, orang tua, masyarakat, dan pemerintah daerah, juga harus diperkuat. Menurutnya, kemajuan sekolah tidak dapat dicapai secara sendiri-sendiri, melainkan membutuhkan kekompakan dan komitmen seluruh pihak.
Mukhlis turut menekankan pentingnya pendidikan karakter, akhlak, kedisiplinan, kreativitas, kepedulian sosial, serta nilai-nilai keagamaan.
“Mari kita bekerja bersama dengan semangat bekerja dengan hati, melayani dengan ikhlas, dan berorientasi pada hasil terbaik bagi anak-anak kita,” ajaknya.
Kemudian, Bupati Mukhlis menyampaikan selamat kepada 34 kepala sekolah yang baru dilantik dan meminta mereka menjalankan amanah dengan penuh tanggung jawab, integritas, ketulusan, dan dedikasi.
“Berikan kontribusi nyata bagi peningkatan mutu pendidikan di Kabupaten Bireuen,” harap Bupati Mukhlis. (Hermanto)










