Raih Medali Perak, PSSB Bireuen Runner-Up Piala Soeratin Aceh U-13

KABAR BIREUEN, Sigli – PSSB Bireuen harus puas meraih medali perak setelah keluar sebagai runner-up Piala Soeratin Aceh U-13 2026. Dalam laga final yang berlangsung di Stadion Blang Paseh, Sigli, Kabupaten Pidie, Rabu (26/8/2026) sore, PSSB Bireuen takluk 0-3 dari Tamiang United.

Hasil tersebut mengantarkan Tamiang United sebagai juara Piala Soeratin Aceh U-13 2026 sekaligus meraih medali emas. Tim asal Aceh Tamiang itu juga berhak mewakili Aceh pada Piala Soeratin U-13 tingkat nasional.

Meski gagal membawa pulang trofi juara, PSSB Bireuen tetap menorehkan prestasi membanggakan. Selain meraih medali perak, penyerang PSSB, Al Farizi, berhasil menyabet gelar pencetak gol terbanyak atau topskor turnamen dengan koleksi sembilan gol.

BACA JUGA: Menang 4-1 atas SSB Barona, PSSB Bireuen Lolos ke Final Piala Soeratin Aceh U-13

Pertandingan final berlangsung seru sejak menit awal. Kedua kesebelasan tampil terbuka dengan memperagakan permainan cepat dan saling melancarkan serangan.

Sejumlah peluang emas berhasil diciptakan kedua tim, tetapi buruknya penyelesaian akhir membuat belum ada gol yang tercipta. PSSB beberapa kali mendapat peluang untuk membuka keunggulan, namun belum mampu dikonversi menjadi gol.

Memasuki menit-menit akhir babak pertama, Tamiang United akhirnya berhasil memecah kebuntuan. Sebuah serangan yang dibangun pemain Tamiang United berbuah gol dan mengubah kedudukan menjadi 1-0. Keunggulan tersebut bertahan hingga turun minum.

Pemain PSSB Bireuen, Al Farizi, topskor Piala Soeratin Aceh U-13 2026.  (Foto: Suryadi/Kabar Bireuen)

Memasuki babak kedua, tempo permainan tetap tinggi. Tamiang United yang sudah unggul satu gol tampil semakin percaya diri dan terus memberikan tekanan ke pertahanan PSSB.

Kerja keras anak-anak Aceh Tamiang kembali membuahkan hasil. Mereka mampu mencetak dua gol tambahan pada babak kedua sehingga memperlebar keunggulan menjadi 3-0.

BACA JUGA: Kandaskan Kuala Nanggroe FC 6-3, PSSB Bireuen Melaju ke Semifinal Piala Soeratin Aceh U-13

PSSB berusaha mengejar ketertinggalan dengan meningkatkan intensitas serangan. Namun, hingga pertandingan berakhir, tidak ada gol balasan yang mampu diciptakan anak-anak Laskar Batee Kureng.

Mental Pemain Sempat Down

Pelatih PSSB Bireuen, Saifuddin alias Udin Matang, mengakui hasil final tersebut belum sesuai harapan. Meski demikian, dia menilai para pemain sudah berusaha maksimal sepanjang pertandingan.

“Memang hasil ini tidak memuaskan. Segala upaya sudah kita lakukan. Permainan juga fair, hanya saja keberuntungan belum berpihak kepada anak-anak PSSB,” ujar Udin seusai pertandingan.

Menurut dia, gol Tamiang United pada penghujung babak pertama turut memengaruhi mental para pemain PSSB.

Pengalungan medali perak kepada Tim PSSB Bireuen. (Foto: Suryadi/Kabar Bireuen)

“Setelah terjadi gol di menit-menit terakhir babak pertama, mental anak-anak mulai down. Akibat tekanan itu, mereka tidak bisa lagi fokus bermain seperti sebelumnya,” katanya.

Udin juga mengakui Tamiang United tampil lebih baik dalam pertandingan tersebut. Bahkan, secara kualitas permainan, lawan dinilai memiliki keunggulan dibandingkan anak-anak asuhnya.

Meski demikian, ia menyebut PSSB sebenarnya memiliki sejumlah peluang untuk mencetak gol, tetapi tidak mampu diselesaikan dengan baik.

Awal Kebangkitan PSSB

Ketua Umum PSSB Bireuen, Mustafa A. Glanggang, justru meminta seluruh pemain dan pendukung tetap bangga atas pencapaian yang diraih. Menurutnya, medali perak Piala Soeratin Aceh U-13 merupakan modal penting bagi kebangkitan kembali PSSB setelah cukup lama vakum.

BACA JUGA: PSSB Bireuen Pesta Gol, Tundukkan Lambhuk FA 5-0 di Laga Perdana Piala Soeratin PSSI Aceh U-13

“Kita harus bangga. Prestasi yang ditorehkan anak-anak U-13 hari ini adalah awal kebangkitan kembali PSSB Bireuen setelah sekian lama mati suri,” ungkap Mustafa dengan haru.

Dia menilai, perjuangan para pemain sejak awal turnamen hingga mencapai partai final merupakan pencapaian yang patut diapresiasi. Apalagi, PSSB baru kembali membangun kekuatan dan langsung mampu bersaing hingga menjadi runner-up tingkat Aceh.

“Menang dan kalah merupakan hal biasa dalam sepak bola. Yang paling penting, anak-anak sudah menunjukkan semangat, keberanian, dan perjuangan luar biasa. Mereka telah memberikan kebanggaan bagi masyarakat Bireuen,” katanya.

Ketua Umum PSSB Bireuen, Mustafa A. Glanggang. (Foto: Suryadi/Kabar Bireuen)

Mustafa mengharapkan, pencapaian tersebut harus menjadi titik awal untuk membangun kembali pembinaan sepak bola usia dini di Bireuen secara lebih serius dan berkelanjutan.

“Medali perak ini bukan akhir. Justru ini harus menjadi awal bagi kita untuk membangun PSSB lebih kuat. Anak-anak ini harus terus dibina agar ke depan mampu meraih prestasi yang lebih tinggi,” ujarnya.

Dia juga menyampaikan terima kasih kepada seluruh pemain, pelatih, ofisial, serta jajaran pengurus PSSB yang telah bekerja keras menghidupkan kembali klub kebanggaan masyarakat Bireuen tersebut.

BACA JUGA: Lepas Tim PSSB U-13 ke Piala Soeratin, Bupati Mukhlis Pesan Jaga Sportivitas, Akhlak, dan Nama Baik Bireuen

“Terima kasih kepada semua pemain, pelatih, ofisial dan pengurus yang sudah berjuang. Terima kasih juga kepada para orang tua yang memberikan dukungan luar biasa. Mereka bahkan datang langsung ke Sigli untuk menyemangati putra-putranya,” kata Mustafa.

Menurutnya, dukungan masyarakat dan orang tua menjadi energi penting bagi kebangkitan PSSB. Karena itu, ia berharap prestasi U-13 menjadi pemantik untuk melahirkan lebih banyak pemain muda berbakat dari Bireuen.

“Insyaallah, ini akan kita jadikan fondasi untuk kebangkitan PSSB. Kita ingin anak-anak Bireuen kembali memiliki ruang untuk berkembang dan membawa nama daerah di level yang lebih tinggi,” pungkasnya. (Suryadi) 

 

TINGGALKAN KOMENTAR

Silakan masukkan komentar anda!
Silakan masukkan nama Anda di sini

Situs ini menggunakan Akismet untuk mengurangi spam. Pelajari bagaimana data komentar Anda diproses

BACA JUGA

KABAR TERBARU

1.253 Mahasiswa Baru Umuslim Ikuti PKKMB, Rektor Tekankan 6C untuk Bekal Masa Depan

0
KABAR BIREUEN, ,Peusangan – Sebanyak 1.253 mahasiswa baru Universitas Almuslim (Umuslim) mengikuti Pengenalan Kehidupan Kampus bagi Mahasiswa Baru (PKKMB) 2026 yang resmi dibuka di...

Pemkab Bireuen Salurkan Rp554 Juta Banpol Tahap Pertama untuk Lima Parpol

0
KABAR BIREUEN, Bireuen – Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Bireuen menyalurkan bantuan keuangan partai politik (banpol) tahap pertama sebesar Rp554,116 juta kepada lima partai politik yang...

Kuota dari BPJS Habis, RSUD dr Fauziah Bireuen Tidak Melayani Lagi Pasien Operasi Katarak...

0
KABAR BIREUEN, Bireuen - RSUD dr Fauziah Bireuen tidak dapat melayani lagi pasien operasi katarak teknik Phacoemulsifikasi (sedot) karena kuota diberikan oleh Badan Penyelenggara...

Wujudkan Keamanan dan Ketertiban Masyarakat, Kapolres Bireuen Ajak Mahasiswa Jadi Mitra Polisi

0
KABAR BIREUEN, Peusangan— Kapolres Bireuen, AKBP Yulhendri, S.H., S.I.K., S.Psi., M.I.K. mengajak mahasiswa Universitas Almuslim (Umuslim) Peusangan Bireuen untuk menjadi mitra Polri dalam menjaga...

Waiting List Operasi Katarak Terlalu Lama, Masyarakat Pertanyakan Kebijakan BPJS Kesehatan

0
KABAR BIREUEN, Bireuen - Untuk mendapatkan giliran operasi katarak, sekarang harus menunggu 6 - 12 bulan. Masyarakat pertanyakan kebijakan Badan Penyelenggara Jaminan Sosial (BPJS)...

KABAR POPULER

Kuota dari BPJS Habis, RSUD dr Fauziah Bireuen Tidak Melayani Lagi Pasien Operasi Katarak...

0
KABAR BIREUEN, Bireuen - RSUD dr Fauziah Bireuen tidak dapat melayani lagi pasien operasi katarak teknik Phacoemulsifikasi (sedot) karena kuota diberikan oleh Badan Penyelenggara...

Saladin Terharu dan Bangga, Telah Purna Tugas Masih Dicintai Wartawan

0
KABAR BIREUEN - Mantan Kapolres Bireuen, Kombes Pol (Purn) Teuku Saladin, SH, mengaku, sangat terharu dan bangga. Meski dirinya telah purna tugas, tapi masih...

Dua orang Meninggal, Satlantas Polres Bireuen Olah TKP Kecelakaan Bus Putra Pelangi dengan Isuzu...

0
KABAR BIREUEN,Samalanga— Unit Laka Lantas Satlantas Polres Bireuen menggelar olah Tempat Kejadian Perkara (TKP) Kecelakaan lalu lintas antara Bus Putra Pelangi dengan mobil Pick...

Waiting List Operasi Katarak Terlalu Lama, Masyarakat Pertanyakan Kebijakan BPJS Kesehatan

0
KABAR BIREUEN, Bireuen - Untuk mendapatkan giliran operasi katarak, sekarang harus menunggu 6 - 12 bulan. Masyarakat pertanyakan kebijakan Badan Penyelenggara Jaminan Sosial (BPJS)...

Pemkab Bireuen Salurkan Rp554 Juta Banpol Tahap Pertama untuk Lima Parpol

0
KABAR BIREUEN, Bireuen – Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Bireuen menyalurkan bantuan keuangan partai politik (banpol) tahap pertama sebesar Rp554,116 juta kepada lima partai politik yang...