Di Hadapan DPD RI, Bupati Mukhlis Ungkap Beratnya Pemulihan Bireuen Pascabencana

KABAR BIREUEN, Batam – Pemulihan pascabencana banjir di Kabupaten Bireuen masih menghadapi persoalan serius. Dari sekitar 15.000 hektare lahan sawah yang terdampak, saat ini kurang dari 30 persen yang sudah dapat digunakan dan difungsikan kembali.

Kondisi tersebut disampaikan Bupati Bireuen, Ir. Mukhlis, S.T., saat memaparkan kondisi riil, tantangan, dan berbagai persoalan yang dihadapi masyarakat Bireuen dalam Rapat Anggota Dewan Perwakilan Daerah (DPD) RI Subwilayah Sumatera I di Batam, Kepulauan Riau, Jumat (11/9/2026).

Di hadapan pimpinan dan anggota DPD RI, Mukhlis menyoroti dampak bencana yang masih dirasakan masyarakat, terutama pada sektor pertanian dan infrastruktur.

Menurutnya, kerusakan lahan sawah menjadi salah satu persoalan krusial karena sektor pertanian merupakan sumber penghidupan masyarakat. Kondisi lahan yang belum sepenuhnya pulih membuat aktivitas pertanian belum dapat kembali berjalan secara normal.

Selain pertanian, dampak bencana juga masih dirasakan sektor perikanan dan tambak. Persoalan lain yang menjadi perhatian pemerintah daerah adalah realisasi bantuan jaminan hidup (Jadup) bagi masyarakat terdampak bencana.

Dari target sekitar 29.000 penerima Jadup, hingga kini baru sekitar 5.000 penerima yang terealisasi. Sementara sebagian besar penerima lainnya masih tertahan dalam proses administrasi dan penganggaran di tingkat pemerintah pusat.

“Di balik setiap angka dan laporan data bencana, ada masyarakat yang sedang menunggu kepastian, perhatian, serta tindakan nyata. Kami berharap Pemerintah Pusat melalui DPD RI tidak hanya berfokus pada data, tetapi memberikan solusi konkret dan langkah nyata,” tegas Mukhlis.

Dia juga menekankan perlunya koordinasi yang lebih intensif, terintegrasi, dan terbuka antara pemerintah pusat dan pemerintah daerah. Menurutnya, koordinasi tersebut penting agar berbagai program pemulihan dapat berjalan efektif dan tepat sasaran.

Perbaikan infrastruktur, rehabilitasi lahan pertanian, pemulihan sektor perikanan dan tambak, hingga penyaluran bantuan bagi masyarakat terdampak membutuhkan penanganan yang terintegrasi.

Bupati Mukhlis berharap, persoalan yang disampaikan dalam forum DPD RI tersebut dapat menjadi perhatian serius pemerintah pusat. Dia juga meminta agar komunikasi antara pemerintah pusat dan daerah diperkuat sehingga tidak menimbulkan keraguan maupun misinformasi di tengah masyarakat yang secara langsung merasakan dampak bencana.

Selain mempercepat pemulihan infrastruktur dan lahan pertanian, langkah tersebut diharapkan mampu mendorong pemulihan ekonomi daerah serta mengembalikan kesejahteraan masyarakat Bireuen secara berkelanjutan. (Suryadi) 

 

TINGGALKAN KOMENTAR

Silakan masukkan komentar anda!
Silakan masukkan nama Anda di sini

Situs ini menggunakan Akismet untuk mengurangi spam. Pelajari bagaimana data komentar Anda diproses

BACA JUGA

KABAR TERBARU

Buka PKM Poltekpel Malahayati di Pidie Jaya, HRD Serukan Penguatan Kesiapsiagaan Masyarakat Pesisir Hadapi...

0
KABAR BIREUEN, Pidie Jaya — Anggota Komisi V DPR RI Fraksi PKB, H. Ruslan M. Daud, S.E., M.A.P. (HRD), mendorong masyarakat pesisir memperkuat pengetahuan...

Kawal Pembenahan Stasiun Bogor, HRD Tegaskan Keselamatan Penumpang Harus Diprioritaskan

0
KABAR BIREUEN, Bogor – Anggota Komisi V DPR RI Fraksi PKB, H. Ruslan Daud (HRD), menegaskan akan mengawal pembenahan sarana dan prasarana perkeretaapian agar...

Kapolres Bireuen Buka Pelatihan Kehumasan, Tekankan Personel Miliki Kemampuan Komunikasi Publik

0
KABAR BIREUEN, Bireuen - Guna mendukung penyampaian informasi kepada masyarakat secara cepat, tepat, akurat, transparan, dan bertanggung jawab, Kepolisian Resor (Polres) Bireuen mengadakan Pelatihan...

Kapolda Aceh Pimpin Sertijab Dua PJU dan Lima Kapolres Jajaran

0
KABAR BIREUEN, Banda Aceh – Sebanyak dua pejabat utama (PJU) dan lima kapolres resmi mengemban amanah baru setelah mengikuti upacara serah terima jabatan (sertijab)...

Bukan Sekadar Menulis: Saatnya Mahasiswa Jadi Penjaga Kebenaran di Era Digital

0
Oleh: Ismatur Rahmi Sekretaris UKM LENSA PERS UNIKI DI ERA derasnya arus informasi digital, setiap orang kini dapat menjadi penyebar berita. Hanya dengan sebuah telepon genggam,...

KABAR POPULER

BGN Wacanakan MBG Dikelola Kantin Sekolah, Relawan SPPG: Jangan Biarkan Kami Kembali Jadi Pengangguran

0
KABAR BIREUEN, Bireuen - Wacana Badan Gizi Nasional (BGN) melibatkan kantin sekolah dalam pelaksanaan program Makan Bergizi Gratis (MBG) menuai reaksi pihak Satuan Pelayanan...

SPPG Keude Matang Glumpang Dua: Wacana Kantin MBG Perlu Dikaji dengan Memperhatikan Standar Gizi...

0
KABAR BIREUEN, Peusangan - Satuan Pelayanan Pemenuhan Gizi (SPPG) Keude Matang Glumpang Dua, Kecamatan Peusangan, Kabupaten Bireuen, menolak wacana menjadikan kantin sekolah sebagai fungsi...

Perbaikan Penutup Saluran Sepanjang 223 Meter di Pasar Cureh Dikerjakan 2027, Sementara Dipasang Papan

0
KABAR BIREUEN, Bireuen–Dinas Perindustrian, Perdagangan, Koperasi dan UKM (Perindagkop) Kabupaten Bireuen memastikan penutup saluran di kawasan Pasar Ikan Cureh di Pasar Induk Bireuen, Desa...

Di Hadapan DPD RI, Bupati Mukhlis Ungkap Beratnya Pemulihan Bireuen Pascabencana

0
KABAR BIREUEN, Batam – Pemulihan pascabencana banjir di Kabupaten Bireuen masih menghadapi persoalan serius. Dari sekitar 15.000 hektare lahan sawah yang terdampak, saat ini...

Jaksa Masuk Dayah, Santri Pesantren Mahasiswa Jamiah Kebangsaan Bireuen Dibekali Literasi Hukum dan Keuangan...

0
KABAR BIREUEN, Bireuen – Ratusan santri dan santriwati Pesantren Mahasiswa Jamiah Kebangsaan Indonesia Bireuen mendapat pembekalan tentang hukum dan literasi keuangan perbankan syariah. Edukasi...