Menteri Sosial Pastikan, Penyaluran Jadup untuk Keluarga Terdampak Bencana di Bireuen Dipercepat

KABAR BIREUEN, Jakarta – Menteri Sosial Republik Indonesia Saifullah Yusuf memastikan komitmen pemerintah mempercepat penyaluran jaminan hidup (jadup) bagi keluarga terdampak bencana di Kabupaten Bireuen. Pada tahap kedua, bantuan tersebut akan menyasar sekitar 22.000 jiwa atau 5.500 kepala keluarga (KK) yang datanya telah melalui proses verifikasi.

Hal itu disampaikan Saifullah Yusuf saat menerima Bupati Bireuen Ir. H. Mukhlis, S.T., dalam pertemuan di Kantor Kementerian Sosial RI, Jakarta, Rabu (9/9/2026). Pertemuan tersebut membahas perkembangan penanganan masyarakat terdampak bencana, terutama terkait verifikasi data dan proses penyaluran jadup.

Saifullah mengatakan, pemerintah terus berupaya agar bantuan dapat segera diterima masyarakat. Namun, proses penyaluran harus tetap mengikuti mekanisme yang berlaku karena bantuan tersebut bersumber dari keuangan negara dan harus dapat dipertanggungjawabkan.

“Ini adalah uang negara yang harus dipertanggungjawabkan. Setiap rupiah yang dikeluarkan harus dipertanggungjawabkan,” tegas Saifullah.

Dia mengapresiasi upaya Bupati Bireuen dalam menyediakan dan melengkapi data masyarakat terdampak bencana sebagai dasar penyaluran bantuan.

BACA JUGA: Temui Menteri Sosial, Bupati Bireuen Kawal Percepatan Penyaluran Jadup Korban Banjir dan Longsor

Menurut Saifullah, pendataan penerima memang membutuhkan waktu karena pemerintah harus memastikan seluruh data valid, akurat, dan dapat dipertanggungjawabkan.

“Saya berterima kasih kepada Bupati Bireuen yang telah berusaha untuk menghadirkan data yang ada. Memang tidak mudah dan memerlukan waktu, tetapi data-data itu sudah terverifikasi oleh Menteri Dalam Negeri,” ujarnya.

Sekitar 7.000 Jiwa Menunggu Tahap Berikutnya

Selain 22.000 jiwa yang akan menerima jadup pada tahap kedua, sekitar 7.000 jiwa lainnya yang telah masuk dalam data penerima juga akan mendapatkan bantuan pada tahap selanjutnya setelah seluruh proses yang diperlukan diselesaikan.

Kementerian Sosial telah melakukan tahapan lanjutan setelah proses verifikasi data. Sebagian bantuan telah disalurkan, sementara sebagian lainnya masih dalam proses.

Pemerintah, kata Saifullah, terus melakukan percepatan agar seluruh tahapan penyaluran dapat segera diselesaikan dan bantuan diterima masyarakat yang berhak.

BACA JUGA: Temui Mensos, Pemkab Bireuen Minta Kepastian Jadup bagi Masyarakat Terdampak Bencana

Penyaluran jadup tersebut merupakan tindak lanjut arahan Presiden Republik Indonesia Prabowo Subianto yang meminta kementerian dan lembaga memperkuat kolaborasi dalam memberikan dukungan kepada masyarakat terdampak bencana sesuai tugas dan fungsi masing-masing.

Saifullah menegaskan pemerintah pusat bersama Pemerintah Kabupaten Bireuen akan terus berkoordinasi agar penanganan masyarakat terdampak bencana dapat dilakukan secara terpadu.

Dalam pertemuan itu, Menteri Sosial juga memberikan penegasan penting kepada masyarakat penerima manfaat bahwa tidak ada pemotongan maupun biaya dalam proses penyaluran jadup.

Masyarakat penerima tidak diperkenankan dibebankan biaya apa pun untuk mendapatkan bantuan tersebut.

Penegasan ini diharapkan memberikan kepastian kepada masyarakat terdampak bencana agar tidak khawatir terhadap adanya pungutan atau pemotongan ketika bantuan disalurkan.

BACA JUGA: Pertanyakan Data dan Kepastian Pencairan Jadup, Koalisi Gerakan Masyarakat Sipil Bireuen Audiensi dengan BPBD

Sementara itu, Bupati Bireuen, Mukhlis, menyambut baik komitmen Kementerian Sosial untuk mempercepat penyaluran jadup bagi masyarakat terdampak bencana.

“Pemerintah Kabupaten Bireuen akan terus melakukan koordinasi serta melengkapi berbagai kebutuhan administrasi yang diperlukan agar bantuan dapat segera diterima masyarakat yang berhak,” ujarnya. .

Dia juga mengimbau masyarakat terdampak bencana untuk tetap bersabar dan mengikuti informasi resmi terkait proses penyaluran bantuan tersebut.

Sinergi antara Pemerintah Kabupaten Bireuen dan Kementerian Sosial RI diharapkan dapat memastikan penanganan pascabencana berjalan terkoordinasi sehingga bantuan pemerintah benar-benar diterima masyarakat sesuai ketentuan. (Suryadi) 

 

TINGGALKAN KOMENTAR

Silakan masukkan komentar anda!
Silakan masukkan nama Anda di sini

Situs ini menggunakan Akismet untuk mengurangi spam. Pelajari bagaimana data komentar Anda diproses

BACA JUGA

KABAR TERBARU

Pemkab Bireuen Tegaskan Penanganan Pascabencana Dilakukan Bertahap, Tak Ada yang Dianaktirikan

0
KABAR BIREUEN, Bireuen—Akhir-akhir ini muncul narasi, Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Bireuen yang digawangi oleh H. Mukhlis-Razuardi, pilih kasih dalam melakukan penanganan pascabencana hidrometeorologi yang melanda...

Bupati Bireuen Tinjau Normalisasi Krueng Leubu, Kerahkan Dua Ekskavator Bantuan Kemendagri

0
KABAR BIREUEN, Gandapura-Bupati Bireuen H. Mukhlis, ST, meninjau langsung pekerjaan normalisasi Krueng Leubu di Kecamatan Gandapura, Kabupaten Bireuen, Senin (26/10/2026). Peninjauan ini dilakukan untuk memastikan...

Operasi Patuh Seulawah 2026 Digelar 26 Oktober hingga 8 November

0
‎KABAR BIREUEN, Banda Aceh — Wakapolda Aceh Brigjen Pol. Latif Usman memimpin apel gelar pasukan Operasi Patuh Seulawah 2026 di Lapangan Mapolda Aceh, Senin,...

Keuchik Marwan Desak Transparansi Pengelolaan Wakaf Yayasan Almuslim Peusangan: Jangan Korbankan Amanah Wakaf demi...

0
KABAR BIREUEN, Peusangan Siblah Krueng – Keuchik Pante Baro Kumbang, Kecamatan Peusangan Siblah Krueng, Marwan, S.H., mendesak pengelola Yayasan Almuslim Peusangan membuka laporan pengelolaan...

Dihadiri Wakil Bupati, Kapolres Bireuen Pimpin Apel Gelar Pasukan Operasi Patuh Seulawah 2026

0
KABAR BIREUEN, Bireuen - Kepolisian Resor (Polres) Bireuen melaksanakan Apel Gelar Pasukan Operasi Kepolisian Kewilayahan dengan sandi “Operasi Patuh Seulawah 2026” di Lapangan Hijau 97...

KABAR POPULER

Warga Panteu Breuh Makmur Ditemukan Meninggal Tenggelam di Mon Jambe Gandapura

0
KABAR BIREUEN - Gandapura, Muhammad Khalidin (15), warga Gampong Panteu Breuh, Kecamatan Makmur, ditemukan meninggal setelah tenggelam di kuala Gampong Mon Jambe, Kecamatan Gandapura,...

Demi Menjaga Amanah Wakaf, Keuchik Ulee Ceue Desak Audit Independen Yayasan Almuslim Peusangan.

0
KABAR BIREUEN, Bireuen – Keuchik Ulee Ceue, Kecamatan Jangka, Kabupaten Bireuen, Azwani, mendesak agar persoalan Yayasan Almuslim Peusangan diselesaikan secara transparan melalui pemeriksaan keuangan...

Keuchik Marwan Desak Transparansi Pengelolaan Wakaf Yayasan Almuslim Peusangan: Jangan Korbankan Amanah Wakaf demi...

0
KABAR BIREUEN, Peusangan Siblah Krueng – Keuchik Pante Baro Kumbang, Kecamatan Peusangan Siblah Krueng, Marwan, S.H., mendesak pengelola Yayasan Almuslim Peusangan membuka laporan pengelolaan...

Target Awal November Mulai Tanam Padi, Kadistanbun Bireuen Mulyadi Tinjau Progres Rehabilitasi Sawah di...

0
KABAR BIREUEN, Bireuen– Kepala Dinas Pertanian dan Perkebunan (Kadistanbun) Kabupaten Bireuen, Mulyadi, SE., MM., meninjau progres pekerjaan rehabilitasi sawah di sejumlah lokasi di Kabupaten...

Rehabilitasi Puskesmas Mon Keulayu Bireuen Capai 90 Persen

0
Satgas PRR Aceh berkoordinasi dengan Pemkab Bireuen untuk mempercepat pemulihan infrastruktur, fasilitas pendidikan, lahan pertanian dan hunian tetap pascabencana. KABAR BIREUEN, Bireuen — Rehabilitasi Puskesmas...