KABAR BIREUEN, Bireuen–Kondisi penutup selokan di kawasan Pasar Ikan Cureh di Pasar Induk Bireuen di Desa Geulanggang Gampong, Kecamatan Kota Juang, Kabupaten Bireuen, dikeluhkan warga karena sudah dalam kondisi rapuh dan membahayakan pengunjung maupun pelanggan pasar.
Besi dan kayu yang selama ini digunakan sebagai penutup selokan disebut sudah termakan usia.
Kondisi tersebut membuat sejumlah bagian selokan terbuka atau penutupnya tidak lagi kokoh, sehingga warga yang melintas berisiko terperosok ke dalam selokan.
“Beberapa kali orang terperosok ke dalam selokan karena besi dan kayu penutupnya sudah rapuh sekali,” ujar salah seorang warga, Abdul Manan Isda, Kamis (10/9/2026).
Manan mengakui sehari sebelumnya, dia juga sempat terperosok ke dalam selokan itu saat sedang berbelanja ikan, hingga menyebabkan tangannya terkilir.
Menurutnya, kondisi tersebut tidak hanya menyangkut keselamatan masyarakat, tetapi juga kenyamanan para pelanggan yang beraktivitas di Pasar Ikan Cureh.
Ia berharap persoalan itu segera mendapat perhatian dari Pemerintah Kabupaten Bireuen, khususnya Bupati Bireuen H. Mukhlis, ST, bersama dinas terkait, agar dapat dicarikan solusi dan dilakukan perbaikan terhadap penutup selokan tersebut.
“Kalau ini dibiarkan terus, tentu pelanggan Pasar Ikan Cureh merasa tidak nyaman dengan kondisi seperti ini. Apalagi ini menyangkut keselamatan masyarakat, terutama ibu-ibu yang berbelanja di pasar tersebut,” katanya.

Warga tersebut juga mengingatkan, pasar memiliki peran penting dalam menggerakkan perekonomian daerah.
Menurut pria yang berprofesi sebagai pedagang tersebut, keberadaan pasar yang aman, bersih dan nyaman merupakan bagian penting dalam mendukung aktivitas perdagangan di Kabupaten Bireuen.
“Pasar adalah urat nadi perdagangan Bireuen. Apalagi Bireuen dikenal sebagai kota dagang atau kota perdagangan. Patut kita pikirkan bersama bagaimana memajukannya agar menjadi kota besar perdagangan,” ujarnya.
Ia berharap persoalan fasilitas dasar di pasar, termasuk kondisi selokan dan penutupnya, tidak luput dari perhatian pemerintah.
Perbaikan fasilitas tersebut dinilai penting untuk menciptakan kawasan pasar yang lebih aman dan nyaman bagi pedagang maupun masyarakat yang datang berbelanja.
Warga berharap dinas terkait dapat segera turun ke lapangan untuk melihat langsung kondisi selokan di Pasar Ikan Cureh dan mengambil langkah perbaikan sebelum terjadi kecelakaan yang lebih serius.
“Semoga segera ditangani supaya tak ada warga lain yang berbelanja di pasar tersebut menjadi korban,” harapnya.
Pelaksana tugas (Plt) Kepala Dinas Perindustrian, Perdagangan, Koperasi, dan UKM (Disperindagkop) Kabupaten Bireuen, Julfikar, SP MP, yang dikonfirmasi Kabar Bireuen, Kamis (10/9/2026) sore menyebutkan, pada tahun 2025 lalu, sebagian penutup saluran tersebut sudah dipasangi besi.
“Sebagian lagi yang kayunya sudah rapuh akan dikerjakan pada anggaran 2027. Solusi sementara ini, akan dipasang kayu,” sebut Julfikar. (Ihkwati)












