KABAR BIREUEN, Bireuen – Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Bireuen melalui Dinas Pemuda, Olahraga dan Pariwisata (Disporapar) menggelar upacara peringatan Hari Olahraga Nasional (Haornas) ke-43 Tahun 2026.
Upacara yang mengusung tema “Menuju Masyarakat Aktif dan Bugar,” kegiatan yang berlangsung khidmat dan sukses, dilaksanakan di Halaman Pendopo Bupati Bireuen, Senin 14 September 2026.
Pada upacara itu Wakil Bupati Bireuen, Ir, Razuardi, M.T, bertindak sebagai pembina upacara.
Perwira Upacara oleh Rahmat Saputra, SSTP., M.Ec.Dev. (Sekretaris Disdikbud). Komandan Upacara, Mulya Saputra, S.E (unsur Satpol PP) pembacaan doa dipimpin Mulya Zakaria, S.FIL.I.,MA (unsur Kemenag) dan kegiatan dipandu oleh Agustiana, S.E. (Prokopim Bireuen).
Dalam upacara itu Wakil Bupati Bireuen, Razuardi membacakan amanat tertulis Menteri Pemuda dan Olahraga (Menpora) Erick Thohir.
Dalam amanat tersebut disampaikan bahwa olahraga adalah investasi bangsa, bukan biaya. Investasi melalui olahraga berarti sedang membangun manusia Indonesia secara utuh, membentuk karakter yang disiplin, tangguh, sportif, dan memiliki daya juang.
Sekaligus berinvestasi pada kesehatan masyarakat agar semakin bugar, produktif, dan memiliki kualitas hidup yang lebih baik.
“Karena itu, masyarakat yang aktif dan bugar harus kita jadikan gerakan nasional dan agenda pembangunan,” ujarnya.
Dalam amanat tersebut Wakil Bupati Bireuen menegaskan lima arah. Pertama, pemerintah harus menjadikan olahraga sebagai bagian dari pembangunan kesehatan dan kualitas sumber daya manusia.
Kedua, pemerintah daerah harus menjadi motor utama gerakan masyarakat aktif dan bugar.
Ketiga, olahraga harus hadir dalam kehidupan sehari-hari, di sekolah, di tempat kerja, di desa dan kelurahan, di ruang publik, di lingkungan keluarga.

Keempat, ukuran keberhasilan bukan dari banyaknya event, tetapi dari perubahan perilaku masyarakat.
“Dan yang Kelima, kita bangun olahraga yang inklusif dan berkeadilan,” sebutnya.
Lanjutnya, mengubah budaya bangsa dari pasif menjadi aktif, dari aktif menjadi bugar, dari bugar menjadi produktif, dan dari produktif menjadi Indonesia yang semakin kuat.
Prestasi olahraga juga harus terus didorong.Tetapi harus ingat, atlet juara lahir dari masyarakat yang gemar olahraga. Karena itu, budaya olahraga, prestasi olahraga, dan industri olahraga harus dibangun sebagai satu ekosistem.
Dalam amanat tersebut diajak seluruh pemerintah daerah, dunia pendidikan, dunia usaha, organisasi olahraga, komunitas, keluarga, dan seluruh rakyat Indonesia untuk bergerak bersama.
Tidak perlu menunggu, tidak perlu mahal, tidak perlu rumit. Mulailah bergerak dari sekarang. Berjalan, berlari, bersepeda, senam bersama, atau melakukan aktivitas fisik sesuai kemampuan masing-masing.
Karena Indonesia yang bugar tidak dibangun oleh satu kementerian. Indonesia yang bugar dibangun oleh seluruh bangsa.
“Mari kita jadikan Haornas 2026 sebagai momentum perubahan Indonesia Menuju Masyarakat Aktif dan Bugar,” tutup Wabup Razuardi.
Upacara Peringatan Haornas ke-43 tingkat Kabupaten Bireuen ini turut dihadiri unsur Forkopimda Kabupaten Bireuen, Pejabat Pimpinan Tinggi Pratama dan Administrator di Lingkungan Pemerintah Kabupaten Bireuen, pemerhati bidang olahraga dan pendidikan, ketua organisasi, pengurus Pencab serta undangan lainnya. (Hermanto)










