Sembilan Bulan Belajar di Tenda, Siswa dan Guru SDN 5 Peusangan Siblah Krueng Curahkan Isi Hati Lewat Puisi

KABAR BIREUEN, Peusangan Siblah Krueng – Suasana haru menyelimuti tenda darurat tempat siswa dan guru UPTD SDN 5 Peusangan Siblah Krueng melaksanakan proses belajar mengajar, Selasa (15/9/2026).

Di hadapan Ketua Umum Taman Iskandar Muda (TIM) Jakarta, Ir H Muslim Armas, bersama tim relawan yang datang mengunjungi mereka, siswa dan guru sekolah tersebut mencurahkan isi hati melalui puisi.

Puisi yang dibacakan menggambarkan kesedihan sekaligus keteguhan hati para siswa dan guru yang hingga kini masih harus belajar di tenda darurat setelah gedung sekolah mereka hancur diterjang banjir bandang pada 26 November 2025 lalu.

Mohammad Diandra,  membacakan puisi “Ratap Kami, Anak SDN 5 Peusangan Siblah Krueng”

Di tenda darurat, pasca banjir bandang Aceh

Sekolah kami SDN 5 Peusangan Siblah Krueng…

Dulu ada bel, ada bendera, ada halaman tempat kami lari.

Sekarang hanya tersisa lumpur dan tangis.

Air datang malam itu dari Krueng Peusangan.

Menghanyutkan meja, buku, dan mimpi kami.

Rumah hanyut. Sepatu hanyut.

Tenda tempat siswa SDN 5 Peusangan Siblah Krueng belajar selama sembilan bulan pascabencana banjir. (Foyo: Ihkwati/Kabar Bireuen)

Tapi kami… masih di sini.

Kini kelas kami tenda terpal, Atapnya menetes, lantainya tanah basah.

Kami duduk berdesakan, Satu tenda enam kelas belajar.

“Bu, kapan kita pulang ke sekolah?” Tanya adik kelas 1 yang kepanasan.

Ibu guru diam… matanya berkaca. Karena ibu juga tidak tahu harus jawab apa.

Ya Allah…

Banjir boleh merenggut dinding sekolah kami,

Tapi jangan biarkan merenggut semangat kami. Kami anak Peusangan Siblah Krueng.

Di sini dingin kalau malam, basah saat hujan. Di sini panas kalau siang, tapi hati kami hangat.

Karena hari ini bapak/ibu datang dari Jakarta. Membawa harapan dan semangat. Agar kami tetap kuat.

Kami anak Aceh. Kami tidak manja. Kami tetap “B-E-L-A-J-A-R”

Karena kami percaya…Suatu hari nanti, sekolah kami akan berdiri lagi.

Untuk Aceh yang terluka…Kami akan bangkit. Lewat buku. Lewat doa. Lewat belajar di tenda ini.

Terima kasih Tim relawan Taman Iskandar Muda.

Terima kasih karena sudah jadi “Rumah” untuk kami.

Saat sekolah kami belum bisa jadi rumah lagi.

Salah satu bagian paling menyentuh dalam puisi siswa adalah ketika mereka menggambarkan pertanyaan seorang anak kelas I kepada gurunya.

“Bu, kapan kita pulang ke sekolah?”

Pertanyaan sederhana tersebut menjadi gambaran kerinduan para siswa untuk kembali belajar di sekolah mereka seperti sebelum bencana.

Puisi yang dibacakan siswa sekolah yang berlokasi di Teupin Raya itu tak ayal membuat suasana di bawah tenda mengharukan.

Sisa bangunan SDN 5 Peusangan Siblah Krueng yang diterjang banjir. (Foto: Ihkwati/Kabar Bireuen)

Puisi itu menggambarkan kerinduan para siswa untuk kembali belajar di sekolah yang layak serta harapan agar kondisi sekolah mereka segera pulih.

Ketua Umum Pengurus Pusat Taman Iskandar Muda (TIM) Jakarta, Ir. H. Muslim Armas tak kuasa membendung air matanya mendengarkan untaian kata yang begitu menyayat tersebut.

Begitu juga H Zainal Abidin Hussein SE, mantan anggota DPR RI 2004-2009, Ketua Koordinator Relawan TIM Bireuen, Rudi Permana serta sejumlah relawan mengunjungi tenda belajar siswa UPTD SDN 5 Peusangan Siblah Krueng tersebut.

Sementara itu, Irnawati, S.Pd, guru sekolah tersebut membacakan puisi berjudul “Ratapan Seorang Guru UPTD SDN 5 Peusangan Siblah Krueng”,

Untuk Ketua dan Tim Relawan Taman Iskandar Muda Aceh dari Jakarta

Dulu kami mengajar di depan papan tulis.Sekarang kami mengajar di depan terpal yang bocor.

Dulu kami memanggil absen di kelas. Sekarang kami memanggil nama di atas lumpur.

Mereka datang ke tenda ini dengan kaki kotor. Dengan mata yang masih takut saat hujan turun.

Lalu mereka bertanya pada kami:

“Bu, Pak… kapan kita bisa belajar di kelas lagi?”

Apa yang harus kami jawab?

Kami guru. Tugas kami menguatkan.

Tapi malam-malam saya juga menangis. Menangis karena tidak bisa memberi mereka kursi. Menangis karena tidak bisa memberi mereka atap yang pasti.

Hari ini Bapak/Ibu datang dari Jakarta. Jauh… melewati laut dan darat.

Hanya untuk mengusap kepala anak-anak kami. Hanya untuk bilang: “Kami tidak melupakan kalian.”

Terima kasih. Terima kasih karena Bapak/Ibu mengingatkan kami.

Bahwa menjadi guru bukan hanya soal mengajar huruf dan angka.

​Tapi juga soal bertahan… di tengah banjir, di tengah tenda, di tengah keterbatasan.

​Bantuan Bapak/Ibu bukan hanya buku dan pensil. Bantuan Bapak/Ibu adalah napas baru bagi kami.

Guru SDN 5 Peusangan Siblah Krueng, Irnawati S.Pd,  sedang membacakan puisi di hadapan Ketua Umum Taman Iskandar Muda (TIM) Jakarta, Ir H Muslim Armas, bersama tim relawan yang datang mengunjungi mereka, Selasa (15/9/2026). (Foto: Ihkwati/ Kabar Bireuen)

​Agar kami percaya… bahwa pendidikan tidak mati walau sekolahnya terkubur lumpur.

​Tenda ini sempit.Tapi doa kami luas. Darurat ini sementara. Tapi ilmu kami akan selamanya.

​Doakan kami, Doakan agar tenda ini cepat ganti jadi kelas.

​Doakan agar anak-anak kami tidak berhenti bercita-cita

​Doakan agar kami tetap jadi guru yang kuat,

​Sampai bisa mengajar mereka lagi di bawah atap yang tidak bocor.

​Dari kami. Guru yang hari ini mengajar dengan hati.

​Di UPTD SDN 5 Peusangan Siblah Krueng

​Yang atapnya terpal, tapi semangatnya setinggi langit.

Di tengah keterbatasan fasilitas, para siswa tetap berusaha mengikuti pelajaran. Begitu pula para guru yang terus menjalankan tugas mendidik meskipun harus bekerja dalam kondisi yang jauh dari ideal. (Ihkwati)

 

TINGGALKAN KOMENTAR

Silakan masukkan komentar anda!
Silakan masukkan nama Anda di sini

Situs ini menggunakan Akismet untuk mengurangi spam. Pelajari bagaimana data komentar Anda diproses

BACA JUGA

KABAR TERBARU

Kapolres Bireuen Subuh Keliling di Masjid Baitul Izzah, Ajak Masyarakat Cegah Narkoba, Bullying dan...

0
KABAR BIREUEN,Peusangan- Kapolres Bireuen AKBP Yulhendri, S.H., S.I.K., S.Psi., M.I.K., bersama PJU dan personel menggelar subuh keliling di Masjid Baitul Izzah, Gampong Cot Bada Tunong,...

Bupati Bireuen Kerahkan Ekskavator Normalisasi Irigasi Lueng Asan di Simpang Mamplam

0
KABAR BIREUEN, Simpang Mamplam– Bupati Bireuen, Ir. H. Mukhlis, S.T., meninjau kondisi irigasi Lueng Asan di Kemukiman Tiga, Kecamatan Simpang Mamplam, Kabupaten Bireuen, Jumat...

Gubernur Aceh Imbau Masyarakat Waspada Dampak Kabut Asap Karhutla

0
KABAR BIREUEN, Banda Aceh - Berdasarkan informasi BMKG tanggal 16 Oktober 2026, kabut asap telah menyelimuti wilayah Aceh sejak 13 Oktober 2026 dan menyebabkan...

Dua Prodi di Umuslim Raih Hibah PP-PTS 2026, Perkuat Laboratorium Digital dan Robotik

0
KABAR BIREUEN, Peusangan – Universitas Almuslim (Umuslim) kembali memperoleh dukungan pendanaan untuk meningkatkan mutu pendidikan tinggi. Dua program studinya, yakni Teknik Sipil dan Informatika,...

Bupati Bireuen Tinjau Tanggul Jebol di Pante Karya, Kerahkan Empat Ekskavator untuk Penanganan

0
KABAR BIREUEN, Peusangan Siblah Krueng— Bupati Bireuen, Ir.H. Mukhlis, S.T., meninjau tanggul jebol di Gampong Pante Karya, Kecamatan Peusangan Siblah Krueng, Kabupaten Bireuen, Jumat...

KABAR POPULER

Gampong Tanjong Mesjid Juara Piala Kepemudaan Kemukiman GLP7 Cup 2026

0
KABAR BIREUEN, Peusangan – Tim Gampong Tanjong Mesjid, Kecamatan Peusangan, berhasil keluar sebagai juara pertama  turnamen sepak bola mini soccer Piala Kepemudaan Kemukiman GLP7...

Kalahkan Gandapura Lewat Adu Penalti, Jangka Juara Piala Bupati Bireuen 2026

0
KABAR BIREUEN, Kota Juang - Bupati Bireuen, Ir. H. Mukhlis, S.T, secara resmi menutup Kejuaraan Sepak Bola Antar Kecamatan Piala Bupati Bireuen 2026, dalam...

Tindak Lanjuti Usulan Bupati Mukhlis, Kemendagri Serahkan Lima Ekskavator untuk Penanganan Banjir di Bireuen

0
KABAR BIREUEN, Bireuen – Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Bireuen menerima lima unit alat berat dari Kementerian Dalam Negeri (Kemendagri) untuk mendukung percepatan penanganan banjir, pengerukan...

Satlantas Polres Bireuen Bagikan Sembako Jumat Berkah kepada Pengendara

0
KABAR BIREUEN, Bireuen -Satuan Lalu Lintas (Satlantas) Polres Bireuen menggelar kegiatan sosial bertajuk Jum'at Berkah dengan membagikan paket sembako kepada pengendara, di depan Pos...

Bupati Bireuen Kerahkan Ekskavator Normalisasi Irigasi Lueng Asan di Simpang Mamplam

0
KABAR BIREUEN, Simpang Mamplam– Bupati Bireuen, Ir. H. Mukhlis, S.T., meninjau kondisi irigasi Lueng Asan di Kemukiman Tiga, Kecamatan Simpang Mamplam, Kabupaten Bireuen, Jumat...