KABAR BIREUEN, Bireuen – Direktur Rumah Sakit (RS) Avicenna Bireuen, dr. Muchrizal, menanggapi pemberitaan terkait Waiting List Operasi Katarak Terlalu Lama. Melalui pesan WhatsApp, Senin malam (31/8/2026) ia menyampaikan tanggapannya ke Kabar Bireuen.
Tulis Muchrizal, sehubungan dengan adanya informasi dan pemberitaan yang beredar di masyarakat maupun media sosial terkait Waiting List Tindakan Operasi Katarak dengan BPJS Kesehatan, ia merasa perlu menyampaikan klarifikasi agar tidak menimbulkan kesalahpahaman dari masyarakat.
“Kami merasa perlu menyampaikan klarifikasi agar masyarakat memperoleh informasi yang benar dan tidak terjadi kesalahpahaman. Kami menegaskan bahwa tindakan operasi katarak dilakukan sesuai dengan indikasi medis. Dan terkait kuota pelayanan operasi katarak untuk tahun ini masih tersedia di rumah sakit Avicenna sampai dengan 31 Desember 2026,” sebutnya.
Menurut Muchrizal, ia perlu menyampaikan informasi ini agar tidak menimbulkan informasi kekhawatiran di tengah masyarakat.
“Kami memahami bahwa informasi yang beredar dapat menimbulkan kekhawatiran di tengah masyarakat. Maka dari itu kami RS Avicenna berkomitmen untuk terus memberikan pelayanan kesehatan yang terbaik sesuai dengan janji layanan dengan BPJS Kesehatan,” tulisnya.
Ia juga menyampaikan permohonan maaf atas kesalahpahaman yang beredar belakangan ini.
“Kami dari RS Avicenna memohon maaf atas kesalahpahaman yang telah beredar belakangan ini. Kami berharap penjelasan ini dapat memberikan informasi dan mencegah terjadinya kesalahpahaman lebih lanjut. Terima kasih atas perhatian dan kepercayaan masyarakat terhadap RS Avicenna,” imbuhnya.
BACA JUGA: Waiting List Operasi Katarak Terlalu Lama, Masyarakat Pertanyakan Kebijakan BPJS Kesehatan
Ditanya kuota layanan operasi katarak fakoemulsifikasi yang diberikan BPJS Kesehatan untuk RS Avicenna Bireuen tahun 2026, Muchrizal langsung menyebut 480 kasus.
“Kuota operasi katarak sesuai berita acara kesepakatan berjumlah 480 kasus utk 2026 (40 kasus tiap bulan). Dokter mata 1 org di rs avicenna,” tulis Muchrizal menjawab Kabar Bireuen. (Rizanur)










