Tingkatkan Kompetensi dan Profesional, Dilaksanakan Pelatihan Guru Mata Pelajaran

KABAR BIREUEN– Dinas Pendidikan, Pemuda dan Olahraga (Disdikpora) Bireuen menggelar pelatihan  guru mata pelajaran di Sanggar Kegiatan Belajar (SKB) Cot Gapu, Bireuen, Kamis (14/9/2017).

Kegiatan itu bertemakan dengan pelatihan guru mata pelajaran terwujudnya guru yang profesional.

Kadisdikpora Bireuen, Drs Nasrul Yuliansyah M.Pd dalam pembukaan pelatihan guru tersebut mengatakan,  guru yang mengikuti kegiatan ini terpilih oleh sekolah masing-masing dipercayakan untuk mengikuti pelatihan.

Setelah itu pelatihan ini, diharapkan guru mata pelajaran nanti dapat mempraktekkannya dalam memberikan pelajaran kepada siswanya.

“Ekspektasi masyarakat sangat tinggi, menginginkan lulusan yang berkualitas dan nilai yang bagus. Tidak mungkin output bagus, bila prosesnya cilet-cilet, jadi prosesnya harus berkualitas juga, mari kita berbenah untuk meningkatkan kompetensi guru agar lebih bagus lagi,” ajak Nasrul.

Dikatakannya, Kabupaten Bireuen menduduki peringkat 22 dari 23 Kabupaten/kota, semakin tinggi nilai mata pelajaran yang diasuh, semakin tinggi naik peringkat. Karena itu harus ada perubahan, mendongkrat nilai itu ada di bapak ibu guru sejlaian, bukan di dinas.

Pelatihan, sebutnya, salah satu cara untuk meningkatkan profesional dan kompetensi guru mata pelajaran agar kualitas dan nilai mata pelajaran juga semakin bagus dan tinggi. Jadi begitu pentingnya sebuah proses.

“Jangan masuk kelas tanpa jadwal, jangan mengganggap anda tak punya peran, semua penting, kita bisa lakukan dari hal kecil untuk melakukan perubahan. Perubahan kecil di sekolah, laksanakan tugas sebaik-baiknya,” pungkansya.

Sebelumnya, Kabid Pembinaan SMP, Drs Teuku Syukri M.Pd, selaku panitia kegiatan, dalam laporannya menyebutkan, pelatihan guru mata pelajaran jenjang SMP itu dilaksanakan untuk meningkatkan kompetensi guru dalam memberikan pelajaran bagi siswanya.

Pelatihan berlangsung mulai 14-30 September 2017, dengan lima mata pelajaran, yaitu IPS, IPA, Matematika, Bahasa Inggris dan Bahasa Indonesia.

“Hari ini, pelatihan mata pelajaran IPS, berlangsung selama tiga hari 14- 16 September 2017. dibagi dalam 3 kelas, masing-masing 40 orang guru yang diasuh 2 orang dengan total 6 orang narasumber,” rincinya.

Pelatihan guru mata pelajaran tersebut diikuti 600 orang guru, dengan masingt-masing Mapel sebanyak 120 orang dari semua sekolah negeri dan swasta di Bireuen yang berjumlah 81 sekolah.

Narasumber  dalam pelatihan itu sebanyak 30 dosen dari FKIP  Universitas Syiah Kuala Banda Aceh dan UIN  Ar Raniry Banda Aceh, dana dari APBK Otsus tahun 2017. (Ihkwati)

TINGGALKAN KOMENTAR

Silakan masukkan komentar anda!
Silakan masukkan nama Anda di sini

Situs ini menggunakan Akismet untuk mengurangi spam. Pelajari bagaimana data komentar Anda diproses

BACA JUGA

KABAR TERBARU

Polda Aceh Musnahkan 2.538 Pcs Cartridge Vape Mengandung Etomidate

0
KABAR BIREUEN, Banda Aceh — Direktorat Reserse Narkoba (Ditresnarkoba) Polda Aceh melaksanakan pemusnahan barang bukti narkotika berupa 2.538 pcs cartridge vape getar mengandung etomidate,...

Perkuat Perlindungan HAM dan Profesionalisme Penyidik, Polres Bireuen Gelar Sosialisasi Praperadilan dalam KUHAP Baru

0
KABAR BIREUEN, Bireuen – Kapolres Bireuen AKBP Yulhendri, S.H., S.I.K., S.Psi., M.I.K. membukan  penyuluhan dan sosialisasi tentang Praperadilan dalam KUHAP Baru sebagai Instrumen Perlindungan...

Anggaran Rehab-Rekon Aceh Rp25,65 Triliun, 92 Persen Dikelola Pemerintah Pusat

0
KABAR BIREUEN, Banda Aceh – Anggaran rehabilitasi dan rekonstruksi (rehab-rekon) pascabencana di Aceh pada 2026 mencapai sekitar Rp25,65 triliun. Dari angka tersebut, Pemerintah Pusat...

BSI Siap Jalankan Amanah Presiden Prabowo Subianto Sebagai Bank Penyedia Rekening Masyarakat

0
KABAR BIREUEN, Jakarta – PT Bank Syariah Indonesia (Persero) Tbk (BSI) menyampaikan apresiasi atas kepercayaan Presiden Republik Indonesia Prabowo Subianto yang mendorong masyarakat memanfaatkan...

Peran Generasi Muda dalam Mengenalkan dan Melestarikan Peninggalan Tradisional

0
Oleh: Ismatur Rahmi Ketua HMPH UNIKI DI TENGAH derasnya perkembangan teknologi dan budaya global, generasi muda menghadapi tantangan besar dalam mempertahankan identitas budaya daerah. Kehadiran...

KABAR POPULER

Dibiarkan Batu Berserakan dan Berdebu, Warga Harap Jalan Leubu Segera Diaspal

0
KABAR BIREUEN, Makmur – Sudah lebih dari empat bulan sejak mulai dikerjakan pada 28 April 2026, ruas jalan di kawasan Leubu hingga Lapehan Mesjid,...

Dituding Telantarkan Pasien Tumor Ganas, Manajemen RSUD dr Fauziah Ungkap Fakta Sebenarnya

0
KABAR BIREUEN, Bireuen - Manajemen RSUD dr Fauziah Bireuen membantah pihaknya menelantarkan pasien tumor ganas, Rizki Saputri (34), warga Dusun Karieng, Desa Rancong, Kecamatan...

Nasib Dana Otsus Aceh Masih Menggantung, HRD Desak Pemerintah Pusat Segera Tentukan Sikap

0
KABAR BIREUEN, Jakarta – Keberlanjutan Dana Otonomi Khusus (Otsus) Aceh dalam Anggaran Pendapatan dan Belanja Negara (APBN) 2027 masih belum memiliki kepastian. Menteri Keuangan...

Anggaran Rehab-Rekon Aceh Rp25,65 Triliun, 92 Persen Dikelola Pemerintah Pusat

0
KABAR BIREUEN, Banda Aceh – Anggaran rehabilitasi dan rekonstruksi (rehab-rekon) pascabencana di Aceh pada 2026 mencapai sekitar Rp25,65 triliun. Dari angka tersebut, Pemerintah Pusat...

Peran Generasi Muda dalam Mengenalkan dan Melestarikan Peninggalan Tradisional

0
Oleh: Ismatur Rahmi Ketua HMPH UNIKI DI TENGAH derasnya perkembangan teknologi dan budaya global, generasi muda menghadapi tantangan besar dalam mempertahankan identitas budaya daerah. Kehadiran...