KABAR BIREUEN, Bireuen – Kejaksaan Negeri (Kejari) Bireuen mengelar aksi sosial donor darah dalam rangka menyambut Hari Lahir Kejaksaan Republik Indonesia ke-81 Tahun 2026, di halaman kantor Kejari setempat, Senin 31 Agustus 2026.
Aksi kemanusiaan donor darah ini, bagian dari rangkaian kegiatan sosial memperingati hari bersejarah institusi Adhyaksa tersebut.
Dengan tema “Berbagi Darah, Berbagi Kehidupan, Setetes Darah Anda, Harapan Buat Mereka” kegiatan didukung Palang Merah Indonesia (PMI) Bireuen dan Unit Pengelolaan Darah (UPD) RSUD dr Fauziah, Bireuen.
Kegiatan dihadiri, Bupati Bireuen Ir. H. Mukhlis, ST, Kapolres Bireuen, AKBP Yulhendri, S.H., S.I.K., M.I.K, Dandim 0111/Bireuen, Letkol Inf Dikdik Sukayat, S.I.P., M.I.P.

Danyonif 113/JS, Bireuen, Letkol Inf Agus Susanto, S.Sos., M.M, dan Ketua DPRK Bireuen, Juniadi, S.H.
Disela-sela kegiatan, Kepala Kejaksaan Negeri (Kajari) Bireuen Yarnes, S.H., M.H, kepada Kabar Bireuen menjelaskan, donor darah ini bagian dari kegiatan menyambut Hari Lahir Kejaksaan Republik Indonesia ke-81 Tahun 2026, yang diperingati pada 2 September 2026.
Selain donor darah ini, Kejari Bireuen juga melaksanakan berbagai kegiatan lainnya seperti senam jantung, ziarah ke makam Makam Kolonel (Purn) Husein Yusuf, di Desa Geulumpang Payong Kecamatan Jeumpa dan upacara Hari Lahir Kejaksaan Republik Indonesia ke-81 Tahun 2026.
Yarnes menegaskan, berapapun jumlah darah yang terkumpul akan disumbangkan kepada masyarakat yang membutuhkan melalui Unit Pengelolaan Darah RSUD dr Fauziah, Bireuen.

“Dengan kegiatan donor darah ini setidaknya dapat membantu ketersediaan stok darah bagi masyarakat yang membutuhkan,” harapnya.
Disebutkan, kegiatan ini melibatkan pendonor darah sukarela dari berbagai macam kalangan, seperti dari unsur TNI/Polri, ASN, Pegawai Kejaksaan, Ikatan Adhyaksa Darmakarini, serta masyarakat umum.
Ungkapan rasa terimakasih disampaikan Kajari Bireuen kepada para pendonor darah sukarela atas kepedulian dan kerelaan mendonorkan darahnya, ini merupakan wujud nyata kepedulian sosial bagi sesama yang membutuhkan.
“Setetes darah yang diberikan sangat berarti untuk menyelamatkan nyawa orang lain dan semoga amal kebaikan anda mendapat balasan yang setimpal,” pungkas Yarnes. (Hermanto)











