Bupati Bireuen Perkuat Sinergi dengan Ketua PMI, Misi Kemanusiaan Jadi Prioritas

KABAR BIREUEN,Bireuen—Semangat membangun Bireuen tidak hanya membutuhkan kebijakan dan program pemerintah, tetapi juga kekuatan kebersamaan, kepedulian, serta gerakan kemanusiaan yang hadir di tengah masyarakat.

Semangat itulah yang tergambar dalam silaturahmi jajaran Pengurus dan Dewan Kehormatan Palang Merah Indonesia (PMI) Kabupaten Bireuen bersama Bupati Bireuen, Ir. H. Mukhlis, S.T., di Pendopo Bupati Bireuen, Jumat malam (28/8/2026).

Pertemuan tersebut menjadi momentum penting untuk memperkuat hubungan antara Pemerintah Kabupaten Bireuen dan PMI, sekaligus mematangkan persiapan pelantikan Pengurus PMI Kabupaten Bireuen masa bakti 2026–2031.

Hadir dalam pertemuan tersebut Ketua PMI Kabupaten Bireuen Edi Saputra, S.H., M.M., bersama jajaran pengurus dan Dewan Kehormatan PMI. Bupati Bireuen hadir dalam kapasitasnya sebagai Pelindung PMI Kabupaten Bireuen.

Dalam suasana penuh keakraban, Bupati Bireuen H. Mukhlis,  menegaskan pentingnya kebersamaan antara pemerintah daerah, PMI, relawan dan seluruh elemen masyarakat dalam menjalankan misi kemanusiaan.

Menurut Mukhlis, pemerintah memiliki tanggung jawab untuk hadir dan mengayomi masyarakat, terlebih dalam menghadapi situasi darurat maupun proses pemulihan pascabencana.

Ia juga menjelaskan berbagai mekanisme dukungan anggaran dan bantuan pascabanjir yang sebagian besar bersumber dari kementerian dan lembaga terkait, dengan mekanisme serta leading sector masing-masing.

Bupati menilai, pemahaman yang utuh mengenai mekanisme tersebut penting agar masyarakat memperoleh informasi yang benar dan tidak terjadi kesalahpahaman dalam melihat proses penanganan pascabencana.

Di tengah berbagai kesibukan pemerintahan dan agenda pemulihan pascabanjir, Mukhlis juga membuka ruang bagi PMI untuk terus berkoordinasi dan membangun komunikasi dengan pemerintah daerah.

“Saya selaku bupati dan kepala daerah sudah semestinya mengayomi, apalagi ini menyangkut misi kemanusiaan,” ujar Mukhlis.

Foto bersama Bupati Bireuen, Ir. H. Mukhlis, S.T., dengan Pengurus dan Dewan Kehormatan Palang Merah Indonesia (PMI) Kabupaten Bireuen di Pendopo Bupati Bireuen, Jumat malam (28/8/2026). (Foto: Dok.PMI Bireuen)

Sementara itu, Ketua PMI Kabupaten Bireuen Edi Saputra, S.H., M.M. menegaskan, PMI akan terus menjadi bagian dari kekuatan kemanusiaan yang mendukung masyarakat dan bersinergi dengan Pemerintah Kabupaten Bireuen.

Edi menyampaikan apresiasi atas perhatian dan dukungan Bupati Bireuen terhadap PMI.

Menurut Edi, kehadiran Bupati di tengah masyarakat dan relawan, termasuk saat penanganan banjir, merupakan gambaran nyata bahwa pemerintah dan gerakan kemanusiaan dapat berjalan beriringan.

Bahkan, penggunaan jersey PMI oleh Bupati ketika berada bersama relawan dinilai menjadi simbol sederhana namun kuat tentang kedekatan seorang kepala daerah dengan gerakan kemanusiaan.

“PMI mendukung seluruh kerja dan program Bupati Bireuen. Kami juga berkomitmen memperkuat kolaborasi dalam menjalankan misi kemanusiaan,” kata Edi.

Bagi Edi, PMI bukan ruang untuk mempertajam perbedaan, melainkan tempat untuk mempertemukan semua kekuatan dalam satu tujuan: kemanusiaan.

Hal itu tercermin dalam komposisi kepengurusan PMI Bireuen masa bakti 2026–2031 yang berasal dari berbagai latar belakang dan unsur masyarakat.

Perbedaan pandangan, pilihan maupun latar belakang tidak menjadi penghalang untuk bersama-sama mengabdi.

Di PMI, kepentingan kemanusiaan ditempatkan di atas segala perbedaan.

Dalam pertemuan tersebut, Edi Saputra juga menyampaikan susunan kepengurusan PMI Kabupaten Bireuen masa bakti 2026–2031 yang akan dilantik.

Terkait pelantikan, Bupati Mukhlis meminta panitia terlebih dahulu menyusun konsep dan rundown kegiatan secara lengkap sebelum menetapkan waktu pelaksanaan.

PMI sebelumnya mengusulkan agar pelantikan dikemas di ruang terbuka sehingga tidak hanya menjadi agenda organisasi, tetapi juga menjadi momentum untuk memperkenalkan kembali nilai-nilai kemanusiaan PMI kepada masyarakat Bireuen.

Ia juga menegaskan komitmen PMI untuk terus membuka komunikasi dengan masyarakat dan menyampaikan informasi secara lebih utuh mengenai berbagai persoalan kemanusiaan maupun penanganan pascabencana.

Pertemuan antara Bupati Bireuen H Mukhlis, dan Ketua PMI Bireuen Edi Saputra,  bukan sekadar agenda silaturahmi.

Pertemuan itu memperlihatkan sebuah pesan penting, pembangunan daerah dan kerja kemanusiaan akan semakin kuat ketika pemerintah dan masyarakat sipil berjalan dalam satu irama.

Mukhlis membawa kekuatan pemerintah daerah dengan kewenangan dan tanggung jawabnya sebagai kepala daerah. Sementara Edi Saputra membawa semangat relawan dan gerakan kemanusiaan PMI yang berakar langsung di tengah masyarakat.

Dengan kepengurusan PMI masa bakti 2026–2031 yang segera dilantik, sinergi tersebut diharapkan semakin kuat dan mampu menghadirkan PMI yang lebih responsif, profesional, inklusif dan dekat dengan masyarakat.

Karena pada akhirnya, jabatan adalah amanah, kekuasaan adalah tanggung jawab, dan kemanusiaan adalah panggilan untuk hadir ketika masyarakat membutuhkan. (Ihkwati)

TINGGALKAN KOMENTAR

Silakan masukkan komentar anda!
Silakan masukkan nama Anda di sini

Situs ini menggunakan Akismet untuk mengurangi spam. Pelajari bagaimana data komentar Anda diproses

BACA JUGA

KABAR TERBARU

Berikan Pembekalan kepada Mahasiswa Baru UNIKI, Ini Pesan Kapolres Bireuen

0
KABAR BIREUEN, Jeumpa– Kapolres Bireuen AKBP Yulhendri, S.H., S.I.K., S.Psi., M.I.K., menjadi narasumber dalam Pengenalan Orientasi Mahasiswa Baru (Pomaba) Universitas Islam Kebangsaan Indonesia (UNIKI),...

Pemerintah Aceh Percepat Pelayaran Ro-Ro Krueng Geukueh-Penang, PT PEMA Disiapkan Jadi Operator

0
BANDA ACEH – Pemerintah Aceh mempercepat realisasi pembukaan jalur pelayaran kapal Roll-on/Roll-off (Ro-Ro) Krueng Geukueh, Aceh Utara–Penang, Malaysia, yang menjadi salah satu program prioritas...

Terungkap, BPJS Diduga Berikan Kuota Penanganan Katarak Fakoemulsifikasi untuk RS Swasta Lebih Banyak daripada...

0
KABAR BIREUEN, Bireuen - Badan Penyelenggara Jaminan Sosial (BPJS) Kesehatan dikabarkan memberikan kuota penanganan Katarak Fakoemulsifikasi/ Phacoemulsifikasi (operasi sedot) untuk salah satu rumah sakit...

Cegah Gangguan Kamtibmas, Polsek Peusangan Laksanakan KRYD

0
KABAR BIREUEN, Peusangan - Mengantisipasi potensi gangguan keamanan, ketertiban, tindakan kriminalitas serta berbagai potensi kerawanan lainnya dan menjaga ketertiban masyarakat, Polsek Peusangan Polres Bireuen,...

Bank Aceh Syariah Raih KEJAR Award OJK 2026

0
KABAR BIREUEN, Jakarta - PT Bank Aceh Syariah kembali mencatatkan prestasi di tingkat nasional dengan meraih KEJAR Award OJK Pusat 2026 dalam kategori Bank...

KABAR POPULER

Pertanyakan Data dan Kepastian Pencairan Jadup, Koalisi Gerakan Masyarakat Sipil Bireuen Audiensi dengan BPBD

0
KABAR BIREUEN, Bireuen –Korban banjir yang tergabung dalam Koalisi Gerakan Sipil Bireuen melakukan  audiensi dengan Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Kabupaten Bireuen di aula...

368 Mahasiswa Fikom Umuslim Ikuti PKKMB, Siap Menapaki Dunia Kampus

0
KABAR BIREUEN, Peusangan – Fakultas Ilmu Komputer (Fikom) Universitas Almuslim (Umuslim) Peusangan, Bireuen, menyambut 368 mahasiswa baru melalui Pengenalan Kehidupan Kampus bagi Mahasiswa Baru...

Saladin Terharu dan Bangga, Telah Purna Tugas Masih Dicintai Wartawan

0
KABAR BIREUEN - Mantan Kapolres Bireuen, Kombes Pol (Purn) Teuku Saladin, SH, mengaku, sangat terharu dan bangga. Meski dirinya telah purna tugas, tapi masih...

Rombongan Pemain SSB Bijeh Mata Cot Rabo Tiba di Padang Pariaman untuk Berlaga di...

0
KABAR BIREUEN, Padang -Rombongan Tim Sekolah Sepak Bola (SSB) Bijeh Mata U-10 dan U-12 Cot Rabo, Kecamatan Peusangan, Bireuen, yang akan berlaga di Kompetisi...

Terungkap, BPJS Diduga Berikan Kuota Penanganan Katarak Fakoemulsifikasi untuk RS Swasta Lebih Banyak daripada...

0
KABAR BIREUEN, Bireuen - Badan Penyelenggara Jaminan Sosial (BPJS) Kesehatan dikabarkan memberikan kuota penanganan Katarak Fakoemulsifikasi/ Phacoemulsifikasi (operasi sedot) untuk salah satu rumah sakit...