Dibiarkan Batu Berserakan dan Berdebu, Warga Harap Jalan Leubu Segera Diaspal

KABAR BIREUEN, Makmur – Sudah lebih dari empat bulan sejak mulai dikerjakan pada 28 April 2026, ruas jalan di kawasan Leubu hingga Lapehan Mesjid, Kabupaten Bireuen, belum juga diaspal. Kondisi tersebut mulai dikeluhkan warga karena material base course yang sebelumnya ditimbun kini berserakan dan sejumlah bagian jalan mulai kembali rusak.

Ruas jalan yang belum diaspal tersebut meliputi kawasan Leubu Mesjid, Tringgadeng, Cot Kruet, hingga Lapehan Mesjid. Warga berharap, pemerintah daerah maupun pihak rekanan segera melanjutkan pekerjaan hingga tahap pengaspalan.

Salah seorang warga yang kerap melintasi jalan tersebut, Asyraf, kepada Kabar Bireuen, Selasa (8/9/2026), mengaku kewalahan saat melintas, terutama ketika musim kemarau.

Menurutnya, kondisi jalan yang belum diaspal menimbulkan debu. Selain itu, sejumlah bagian jalan yang sebelumnya telah dipotong dan ditimbun mulai kembali rendah karena material timbunan berkurang.

“Kita harus mencari jalan yang rata supaya ban sepeda motor tidak berbenturan dengan bagian aspal yang lebih tinggi,” kata Asyraf.

Dia berharap, pekerjaan jalan tersebut segera diselesaikan sehingga masyarakat dapat melintas dengan lebih aman dan nyaman.

Pengendara sepeda motor sedang berpapasan dengan mobil di bagian jalan bermaterial base course di kawasan Gampong Cot Kruet, Jecamatan Makmur. (Foto: Faisal Ali/Kabar Bireuen)

Keluhan serupa disampaikan warga lainnya, Muammar. Dia meminta pemerintah daerah atau pihak rekanan segera mengaspal ruas jalan tersebut, mengingat aktivitas kendaraan, terutama mobil, cukup tinggi.

Menurut Muammar, kondisi jalan yang belum selesai dikerjakan membuat pengendara sepeda motor kesulitan ketika harus berpapasan dengan kendaraan roda empat.

“Seharusnya jalan tersebut segera disiram aspal dan ditaburi pasir agar batu tidak berserakan sehingga pengguna jalan lebih mudah melintas,” ujarnya.

Berdasarkan pantauan di lapangan, sejumlah bagian ruas jalan dinilai sudah layak untuk memasuki tahap pengaspalan. Material batu pecah terlihat mulai lepas dan berserakan di badan maupun sisi jalan.

Kondisi tepi jalan yang lebih rendah juga dinilai berpotensi membahayakan pengendara sepeda motor, terutama ketika harus menghindari kendaraan dari arah berlawanan.

Warga berharap, pekerjaan tersebut tidak berlarut-larut dan segera dituntaskan agar ruas jalan kembali nyaman dilalui serta tidak membahayakan keselamatan pengguna jalan. (Faisal Ali)

 

TINGGALKAN KOMENTAR

Silakan masukkan komentar anda!
Silakan masukkan nama Anda di sini

Situs ini menggunakan Akismet untuk mengurangi spam. Pelajari bagaimana data komentar Anda diproses

BACA JUGA

KABAR TERBARU

Nasib Dana Otsus Aceh Masih Menggantung, HRD Desak Pemerintah Pusat Segera Tentukan Sikap

0
KABAR BIREUEN, Jakarta – Keberlanjutan Dana Otonomi Khusus (Otsus) Aceh dalam Anggaran Pendapatan dan Belanja Negara (APBN) 2027 masih belum memiliki kepastian. Menteri Keuangan...

Cegah Karhutla, Polsek Makmur Gencarkan Patroli dan Sosialisasi

0
KABAR BIREUEN, Makmur— Personel Polsek Makmur, Polres Bireuen menyisir sejumlah kawasan rawan kebakaran hutan dan lahan (karhutla), Senin (7/9/2026). Selain memastikan kondisi lapangan, polisi mengingatkan...

Wabup Bireuen Pimpin Upacara Peringatan Hardikda Aceh ke-67

0
KABAR BIREUEN, Bireuen - Pemerintah Kabupaten Bireuen melalui Dinas Pendidikan dan Kebudayaan (Disdikbud) Bireuen, sukses menggelar upacara peringatan Hari Pendidikan Daerah (Hardikda) Aceh ke-67...

Siapkan Calon Guru Profesional, Mahasiswa PAI UNIKI Mulai Asah Kompetensi Mengajar di Sejumlah Madrasah

0
KABAR BIREUEN, Bireuen – Mahasiswa Program Studi Pendidikan Agama Islam (PAI), Fakultas Agama Islam (FAI) Universitas Islam Kebangsaan Indonesia (UNIKI), mulai terjun langsung ke...

Kreatif Padukan Teknologi dan Budaya, Fikom Umuslim Raih Stand Terfavorit di Ajang Multicultural Festival...

0
KABAR BIREUEN, Peusangan – Fakultas Ilmu Komputer (Fikom) Universitas Almuslim (Umuslim) Peusangan, Bireuen, berhasil meraih predikat Stand Fakultas Terfavorit (Favorite Faculty Booth) pada ajang...

KABAR POPULER

Dituding Telantarkan Pasien Tumor Ganas, Manajemen RSUD dr Fauziah Ungkap Fakta Sebenarnya

0
KABAR BIREUEN, Bireuen - Manajemen RSUD dr Fauziah Bireuen membantah pihaknya menelantarkan pasien tumor ganas, Rizki Saputri (34), warga Dusun Karieng, Desa Rancong, Kecamatan...

Wabup Bireuen Pimpin Upacara Peringatan Hardikda Aceh ke-67

0
KABAR BIREUEN, Bireuen - Pemerintah Kabupaten Bireuen melalui Dinas Pendidikan dan Kebudayaan (Disdikbud) Bireuen, sukses menggelar upacara peringatan Hari Pendidikan Daerah (Hardikda) Aceh ke-67...

Kunjungi Korban Kebakaran di Gampong Pante Baro, Ketua PMI Bireuen Serahkan Bantuan

0
KABAR BIREUEN,Juli—Ketua PMI Kabupaten Bireuen, Edi Saputra, S.H., M.M. atau Edi Obama, mengunjungi lokasi kebakaran di Gampong (Desa) Pante Baro, Kecamatan Juli, Kabupaten Bireuen...

Nasib Dana Otsus Aceh Masih Menggantung, HRD Desak Pemerintah Pusat Segera Tentukan Sikap

0
KABAR BIREUEN, Jakarta – Keberlanjutan Dana Otonomi Khusus (Otsus) Aceh dalam Anggaran Pendapatan dan Belanja Negara (APBN) 2027 masih belum memiliki kepastian. Menteri Keuangan...

Kreatif Padukan Teknologi dan Budaya, Fikom Umuslim Raih Stand Terfavorit di Ajang Multicultural Festival...

0
KABAR BIREUEN, Peusangan – Fakultas Ilmu Komputer (Fikom) Universitas Almuslim (Umuslim) Peusangan, Bireuen, berhasil meraih predikat Stand Fakultas Terfavorit (Favorite Faculty Booth) pada ajang...