KABAR BIREUEN, Bireuen – Universitas Islam Kebangsaan Indonesia (UNIKI) memperketat validasi data mahasiswa baru Tahun Akademik 2026/2027 untuk memastikan seluruh data yang tercatat dalam Pangkalan Data Pendidikan Tinggi (PDDikti) benar-benar akurat dan sesuai dengan kondisi sebenarnya.
Pengecekan data tersebut dilakukan Tim Validasi Data UNIKI di Aula Lantai III UNIKI, Jumat (4/9/2026). Proses validasi telah berlangsung selama tiga hari dan dilakukan secara bertahap pada sejumlah fakultas.
Kegiatan tersebut dipimpin Wakil Rektor I Bidang Akademik UNIKI, Dr. Mai Simahatie, S.E., M.M. Tim memeriksa data mahasiswa secara teliti untuk menemukan kemungkinan kesalahan atau ketidaksesuaian sebelum data diproses dan dilaporkan ke PDDikti.
“Pengecekan data ini sudah memasuki hari ketiga. Sejauh ini, data yang kami temukan cukup baik. Kami terus melakukan pengecekan secara berkala agar data mahasiswa baru benar-benar valid dan akurat,” ujar Mai.
Menurutnya, pemeriksaan dilakukan secara terpisah pada beberapa fakultas agar proses validasi dapat berlangsung lebih terarah dan menyeluruh.
Ia menegaskan, validasi sejak awal penting karena data mahasiswa menjadi bagian utama dalam sistem pendidikan tinggi dan berkaitan dengan berbagai layanan akademik serta administrasi selama mahasiswa menempuh pendidikan.
Dinilai Bisa Jadi Contoh bagi Kampus Lain
Langkah UNIKI tersebut mendapat apresiasi dari Ketua Tim Sistem Informasi, Publikasi, dan Kerja Sama LLDIKTI Wilayah XIII Aceh, Dr. Ns. Puji Astuti, S.Kep., M.Sc.
Puji menilai pengecekan secara berkala merupakan langkah positif untuk memastikan data yang dilaporkan perguruan tinggi sesuai dengan kondisi sebenarnya.
“Saya sangat mengapresiasi langkah UNIKI dalam memastikan keakuratan data mahasiswa. Pengecekan dan validasi data seperti ini seharusnya dapat menjadi contoh bagi kampus lain di Aceh,” ungkapnya.
Ia mengatakan, data mahasiswa yang tercatat dalam PDDikti harus akurat dan dapat dipertanggungjawabkan. Validitas data juga menjadi bagian penting dalam tata kelola perguruan tinggi.
“Data yang akurat akan memberikan kepastian bagi mahasiswa maupun perguruan tinggi dalam berbagai kebutuhan akademik dan administrasi pendidikan tinggi,” tambahnya.
Mahasiswa Ikut Merasa Lebih Yakin
Upaya validasi data tersebut juga mendapat respons positif dari mahasiswa baru UNIKI. Salah seorang mahasiswa Fakultas Hukum mengatakan pencatatan data sejak awal penting untuk memastikan status dan administrasi akademiknya tidak bermasalah di kemudian hari.
“Sebagai mahasiswa baru, tentu kami ingin data kami terdata dengan benar di PDDikti. Dengan adanya pengecekan seperti ini, kami merasa lebih yakin bahwa data kami sudah sesuai dan tidak menimbulkan permasalahan di kemudian hari,” katanya.
UNIKI memastikan proses pengecekan akan terus dilakukan hingga seluruh data mahasiswa baru dinyatakan valid.
Langkah tersebut menjadi bagian dari upaya UNIKI membangun tata kelola administrasi akademik yang lebih tertib, akurat, dan dapat dipertanggungjawabkan, sekaligus memastikan data mahasiswa tercatat secara resmi dalam sistem pendidikan tinggi nasional. (Red)












