Jumat, 16 Januari 2026

Nobar Film G 30 S PKI, Masyarakat Banda Aceh

KABAR BIREUEN– Ratusan masyarakat sekitar kota Banda Aceh Nonton Bareng (Nobar) Film Pengkhianatan Gerakan 30 September Partai Komonis Indonesia (G 30 S PKI)  di salah satu cafe di Seutui, Baiturrahman, Banda Aceh, Rabu Malam (20/9/2017).

Pemutaran film pengkhianatan G 30 S PKI tersebut merupakan permintaan masyarakat kepada Pendam IM.

Menurut Kapendam Iskandar Muda Kolonel Kav Rusdi S.I.P tujuan digelarnya Nobar film tersebut, sebagai pelajaran bagi generasi muda tentang sejarah yang pernah terjadi di Indonesia. Selain itu dalam rangka menyebarluaskan fakta-fakta nilai sejarah bagi seluruh anak bangsa, khususnya generasi muda Indonesia.

Tak hanya itu, biar generasi muda tidak melupakan jasa-jasa para Pahlawan. Seperti kutipan Presiden RI pertama Soekarno yaitu “Jangan lupa Jas Merah (Jangan Sesekali Melupakan Sejarah) dan jangan lupa jasa-jasa para Pahlawan”.

Karena itu, menurutnya, tujuan pemutaran Film G 30 S/PKI adalah untuk berkaca dari sejarah, bukan untuk mendiskreditkan siapa yang salah ataupun untuk menumbuhkan dendam. Melainkan memberikan gambaran jangan sampai peristiwa yang pahit dan hitam tersebut terjadi lagi.

Sekarang ini berita hoaks macam-macam, jangan sampai generasi muda kita terpengaruh dan terkotak-kotak lagi yang akhirnya bisa terjadi seperti peristiwa kelam.

Kapendam IM juga mengingatkan generasi muda dan prajurit-prajurit TNI agar tidak melupakan sejarah. Jangan sampai kejadian yang sama terulang kembali, semuanya sangat menyakitkan dan banyak korban.

“Untuk itu, seluruh anak bangsa generasi muda harus tahu bahwa bangsa kita pernah punya sejarah yang hitam,” kata Kapendam.

Dengan menyaksikan Film G 30 S/PKI,  hendaknya masyarakat jangan sampai terprovokasi dan terpengaruh.

Kapendam mengajak masyarakat meningkatkan persatuan dan kesatuan agar peristiwa yang menyedihkan tidak terulang kembali.

Salah satu warga mengungkapkan bahwa pemutaran ulang film Pengkhianatan G-30 S/PKI, sangat baik dilakukan karena bertujuan untuk, mengingatkan kembali tentang sejarah kebangsaan yang mungkin tidak diterima secara utuh oleh generasi sekarang.

Menurutnya, sejauh ini wawasan sejarah bangsa di kalangan anak muda, mulai luntur dan sudah banyak yang tidak memahaminya lagi.

“Sehingga dengan adanya pemutaran film PKI ini, generasi muda memahami sejarah bangsanya, yaitu Bangsa Indonesia,”  kata warga yang ikut menonton Film Pengkhianatan Gerakan 30 September Partai Komonis Indonesia (G 30 S PKI)  tersebut. (REL)

TINGGALKAN KOMENTAR

Silakan masukkan komentar anda!
Silakan masukkan nama Anda di sini

Situs ini menggunakan Akismet untuk mengurangi spam. Pelajari bagaimana data komentar Anda diproses

BACA JUGA

KABAR TERBARU

PC APRI Aceh Selatan dan Aceh Barat Daya Dikukuhkan, Ketua PW: APRI Harus Bermanfaat...

0
KABAR BIREUEN, Banda Aceh - Pengurus Wilayah Asosiasi Penghulu Republik Indonesia (PW APRI) Provinsi Aceh kembali melaksanakan agenda pengukuhan Pengurus Cabang (PC) APRI di...

PMI Bireuen Salurkan Bantuan Perlengkapan Sekolah untuk SDN 11 Kuta Blang

0
KABAR BIREUEN, Kuta Blang - Palang Merah Indonesia (PMI) Kabupaten Bireuen salurkan bantuan perlengkapan sekolah untuk SDN 11 Kuta Blang, Kabupaten Bireuen, Kamis (15/1/2026). Bantuan...

Peringati Isra Miraj di Tengah Bencana, Pemkab Bireuen Ajak Warga Perkuat Shalat dan Ketakwaan

0
KABAR BIREUEN, Kota Juang — Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Bireuen memperingati Isra Miraj Nabi Muhammad SAW 1447 Hijriah/2026 Masehi di tengah suasana keprihatinan akibat bencana...

Dosen Umuslim Pasang PLTS Hibrid di Bivak, Dusun Terisolasi Itu Kini Kembali Terang

0
KABAR BIREUEN, Juli – Setelah lebih dari sebulan hidup tanpa aliran listrik pascabanjir besar, warga Dusun Bivak, Desa Krueng Simpo, Kecamatan Juli, Kabupaten Bireuen,...

Korban Banjir di Aceh Terima Bantuan Rp2,5 Miliar dari PT Tiara Marga Trakindo

0
KABAR bIREUEN, Banda Aceh — Korban banjir di Aceh menerima bantuan kemanusiaan senilai Rp2,5 miliar dari PT Tiara Marga Trakindo (TMT). Bantuan tersebut diterima...

KABAR POPULER

Camat Peusangan: Korban Banjir di Pante Lhong Tidak Butuh Huntara

0
KABAR BIREUEN, Peusangan - Warga korban banjir dan tanah longsor di Gampong (Desa) Pante Lhong, Kecamatan Peusangan, Kabupaten Bireuen, tidak membutuhkan hunian sementara (huntara). Hal...

Bantah Tudingan Timbun Bantuan, Pemkab Bireuen Pastikan Distribusi Logistik untuk Korban Bencana Lancar dan...

0
KABAR BIREUEN, Bireuen - Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Bireuen secara tegas membantah isu penimbunan barang bantuan di gudang Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) setempat. Tuduhan...

Guest Teacher SD Sukma Bangsa Bireuen, Hadirkan Wartawan Kenalkan Dunia Jurnalistik kepada Siswa

0
KABAR BIREUEN, Bireuen—Wartawan Kabar Bireuen, Ihkwati, hadir sebagai guru tamu untuk memperkenalkan dunia kewartawanan kepada siswa. Kegiatan ini berlangsung dalam dua sesi di kelas V...

PMI Bireuen Terima Bantuan Mini Excavator untuk Pelayanan Pembersihan Lingkungan

0
KABAR BIREUEN, Bireuen - Palang Merah Indonesia (PMI) Kabupaten Bireuen menerima bantuan empat unit mini excavator dari PMI Pusat. Alat itu akan dioperasikan untuk...

Bantuan Bencana Masih Menumpuk di Gudang, Dewan Bireuen Minta BPBD Percepat Distribusi

0
KABAR BIREUEN, Bireuen — Inspeksi mendadak (sidak) yang dilakukan sejumlah anggota DPRK Bireuen ke gudang logistik Pemerintah Kabupaten Bireuen, mengungkap fakta mengejutkan. Ternyata, bantuan...