KABAR BIREUEN, Bireuen – Sebanyak 1.457 calon mahasiswa baru mengikuti Seleksi Penerimaan Mahasiswa Baru (SPMB) Universitas Islam Kebangsaan Indonesia (UNIKI) Bireuen Tahun Akademik 2026/2027 menggunakan sistem Computer Assisted Test (CAT), yang digelar di Laboratorium Komputer UNIKI selama dua hari, Selasa-Rabu (2-3 Juni 2026).
Pelaksanaan ujian berbasis CAT tersebut menjadi sejarah baru bagi UNIKI karena untuk pertama kalinya kampus tersebut menerapkan sistem seleksi digital dalam proses penerimaan mahasiswa baru. Langkah ini dinilai sebagai bagian dari transformasi kampus menuju sistem pendidikan yang lebih modern, objektif, dan transparan.
Ketua Panitia SPMB UNIKI, Dr. Drs. M. Taufiq, M.Pd, mengatakan, sebanyak 1.457 peserta mengikuti seleksi tahap pertama dan sistem CAT juga akan diterapkan pada tahapan berikutnya.
“Alhamdulillah, pada hari pertama pelaksanaan ujian seleksi menggunakan sistem CAT berjalan dengan baik,” ujar M. Taufiq saat memantau pelaksanaan ujian di Laboratorium Multimedia UNIKI.
Menurutnya, penerapan CAT tidak hanya untuk meningkatkan kualitas seleksi, tetapi juga menjadi bagian dari upaya kampus membiasakan mahasiswa dengan perkembangan teknologi dan dunia digital sejak awal memasuki perguruan tinggi.
Rektor UNIKI, Dr. Zainuddin Iba, S.E., M.M, bersama Ketua Panitia SPMB UNIKI, Dr. Drs. M. Taufiq, M.Pd, sedang mematau pelaksanaan ujian berbasis CAT bagi calon mahasiswa baru universitas tersebit, (Foto: Dok. UNIKI)
“Kami ingin menyaring calon mahasiswa yang memiliki kesiapan dan komitmen untuk bertahan hingga menyelesaikan studi. Kami juga memiliki standar kualitas bagi setiap mahasiswa yang mendaftar,” katanya.
Ia menambahkan, sistem seleksi serupa juga diterapkan di Kampus PSDKU UNIKI di Lhokseumawe. Sementara khusus peserta yang memilih Fakultas Keguruan dan Ilmu Pendidikan (FKIP), diwajibkan mengikuti ujian wawancara dan keterampilan sebagai tahapan tambahan.
BACA JUGA: UNIKI Siapkan Ujian CAT untuk 1.457 Calon Mahasiswa Baru, Seleksi Digelar Awal Juni
Salah seorang peserta asal Kabupaten Pidie Jaya mengaku antusias mengikuti seleksi masuk di UNIKI. Ia menilai, perkembangan kampus tersebut semakin pesat dari tahun ke tahun.
“Saya senang bisa mengikuti seleksi di UNIKI. Saya melihat kampus ini terus berkembang dan memiliki banyak kemajuan, sehingga saya memilih melanjutkan pendidikan di UNIKI,” ungkapnya.
Sementara itu, Rektor UNIKI, Dr. Zainuddin Iba, S.E., M.M., mengapresiasi kerja keras panitia dalam menyukseskan pelaksanaan ujian CAT perdana tersebut.

“Ini merupakan pelaksanaan pertama seleksi mahasiswa baru menggunakan sistem CAT di UNIKI dan secara umum semuanya berjalan dengan lancar,” ujar Zainuddin Iba.
Ia mengakui sempat terdapat beberapa kendala teknis di lapangan, namun panitia mampu merespons dengan cepat sehingga seluruh proses ujian tetap berjalan sesuai rencana.
Rektor berharap penerapan sistem CAT menjadi langkah awal transformasi digital dalam berbagai layanan akademik di lingkungan UNIKI, sekaligus meningkatkan mutu mahasiswa yang akan bergabung di kampus tersebut.
Pelaksanaan SPMB berbasis CAT ini juga menjadi bentuk komitmen UNIKI dalam menghadirkan sistem pendidikan yang adaptif terhadap perkembangan teknologi serta mencetak lulusan yang unggul, profesional, berjiwa entrepreneurship, dan islami. (Red)









