KABAR BIREUEN, Bireuen – Menghadapi Hari Raya Idul Adha 1447 Hijriah, Anggota Komisi V DPR RI Fraksi PKB, Ruslan M. Daud atau yang akrab disapa HRD, kembali menyalurkan ribuan paket sembako kepada masyarakat Aceh, termasuk ratusan penyandang disabilitas di Kabupaten Bireuen, Selasa (26/5/2026).
Penyaluran bantuan dilakukan melalui Tim Relawan HRD yang tersebar di berbagai kecamatan dan desa. Bantuan tersebut menyasar masyarakat kurang mampu serta kelompok disabilitas yang dinilai membutuhkan perhatian lebih menjelang perayaan Idul Adha.
HRD yang juga Ketua DPW PKB Aceh mengatakan, kegiatan sosial tersebut merupakan agenda rutin yang dilaksanakannya setiap tahun, baik menjelang Ramadan, Hari Raya Idul Fitri maupun Idul Adha.

“Bantuan paket sembako ini diharapkan dapat sedikit meringankan beban masyarakat dan para penyandang disabilitas dalam menyambut Hari Raya Idul Adha,” ujar HRD kepada wartawan.
Menurutnya, kepedulian terhadap masyarakat kecil dan penyandang disabilitas merupakan bentuk nyata komitmen Partai Kebangkitan Bangsa (PKB) dalam membantu masyarakat yang selama ini kerap luput dari perhatian.
HRD menyebutkan, langkah tersebut juga sejalan dengan arahan Ketua Umum DPP PKB, Abdul Muhaimin Iskandar, agar kader PKB terus hadir dan memberikan manfaat langsung bagi masyarakat.

Sementara itu, Ketua Penyandang Disabilitas Kabupaten Bireuen, Tgk Yusaini, mengaku bersyukur dan terharu atas perhatian yang terus diberikan HRD dan PKB kepada penyandang disabilitas serta masyarakat kurang mampu.
BACA JUGA: Sambut Hari Raya Idul Adha, HRD dan PKB Bireuen Bantu Sembako untuk Disabilitas
“Kami sangat terharu dengan perhatian yang terus diberikan HRD dan PKB kepada kami selama ini. Alhamdulillah, terima kasih kepada HRD dan PKB yang sudah peduli kepada kami. Bantuan dari HRD sangat kami rasakan, beliau tidak melupakan kami meskipun banyak urusan,” ujar Yusaini.
Ia berharap kepedulian seperti ini dapat terus berlanjut dan PKB tetap menjadi partai yang dekat dengan rakyat kecil, termasuk penyandang disabilitas yang selama ini membutuhkan perhatian lebih dari berbagai pihak. (Red)










