DKA Bireuen Gelar Raker, Ini Hasil Rekomendasinya

KABAR BIREUEN-Dewan Kesenian Aceh (DKA) Kabupaten Bireuen menggelar Rapat Kerja (Raker) I Tahun 2018, Jumat ( 2/2/2018) di Oproom Pendopo Bupati Bireuen.

Hadir pada Raker tersebut Sekda Bireuen Ir Zulkifli Sp, Kepala Dinas Pendidikan, Pemuda dan Olahraga, Drs Nasrul Yuliansysh, M.Pd, Sekretaris, Drs Muhammad Nasir M.Pd, para kabid di Disdikpora Bireuen dan  pengurus DKA.

Sekda Bireuen, Ir Zulkifli Sp pada penutupan raker itu menyebutkan mendukung Raker DKA, dan hasil yang telah disepakati dan dilaksanakan dengan baik.

“Saat ini banyak masyarakat di luar Aceh yang tertarik dan  mempelajarinya, namun di Aceh sendiri, sebagian justru tertarik budaya luar atau barat,” katanya.

Karena itu, butuh motor penggerak agar seni lokal agar bergerak di daerah sendiri, meningkatkan seni budaya di Kabupaten Bireuen, jadi perlu dukungan semuanya, terutama DKA.

“Dengan raker ini jadi wadah untuk melestarikan dan memajukan seni budaya di Kabupaten Bireuen. Serta menfasilitasi kegiatan kesenian dan budaya lokal yang bernuansa islami. Pekerja seni harus diberi wadah, dan masyarakat bisa diberikan hiburan seni budaya,” harap Zulkifli.

Sementara itu, Ketua DKA Bireuen, H Mukhlis A.Md mengharapkan dukungan dari Pemkab Bireuen untuk bersama-sama dengan DKA memajukan dan melestarikan seni budaya.

Dari raker tersebut, katanya,  dihasilkan sejumlah rekomendasi, yaitu pemekaran Disdikpora Bireuen, terjalin kerjasama yang baik antara DKA Bireuen dan Pemkab.

Program jangka panjang, DKA Bireuen, akan membuka pelatihan Indie secara umum serta Penerbitan Rumah Aksara Publiser.

Rekomendasi lainnya,  sebut Mukhlis, jelang persiapan Pekan Kebudayaan Aceh (PKA) ke-7, Kabupaten Bireuen harus mampu menjadi yang terdepan.

“Mempertimbangkan anggaran yang sangat minim, kami memberi masukan  perlombaan dan eksibisi tidak lagi melalui seleksi tapi dipilih sesuai kapabilitas dana kualitas. Dana seleksi bisa menjadi dana pembinaaan persiapan  dan justru dapat menunjang tim Kontingen Bireuen,” harapnya.

DKA Bireuen  mengajukan beberapa cabang lomba dan eksibisi yang dapat dipentaskan pada ajang PKA sesuai sumber daya yang berada di bawah naungan DKA Bireuen untuk eksibisi, yaitu tari tradisi Aceh yang wajib ditampilkan, Rateb Meuseukat, musik tradisional Aceh yang wajib ditampilkan  Rapai Pulot Geurimpheng, hikayat, Hiem.

Untuk perlombaan, sebutnya, Seudati Tunang, Sendratari, Cagoek, Cipta dan baca puisi berbahasa Aceh, musik garapan baru Aceh dan lukis.

Kemudian, melakukan sosialisasi persiapan PKA , bekerjasama dengan Disbudpar Aceh dan Disdikpora Bireuen. Pemugaran Anjungan Kabupaten Bireuen dalam rangka persiapan DKA ke-7.

DKA bireuen menunjuk anggota dan pengurus untuk menjadi panitia dan mediator Kabupaten Bireuen dalam persiapan PKA dan terakhir, mengharapkan  Kadisdikpora Bireuen melalui bidang serta UPTD-UPTD, DKA Bireuen siap membantu dalam program  seni budaya seperti FLS2SN, pembinaan guru, siswa dan lainnya.

Rekomendasi tersebut diserahkan Ketua DKA Bireuen, Mukhlis kepada Sekda dan Kadisdikpora Bireuen.(Ihkwati)

TINGGALKAN KOMENTAR

Silakan masukkan komentar anda!
Silakan masukkan nama Anda di sini

Situs ini menggunakan Akismet untuk mengurangi spam. Pelajari bagaimana data komentar Anda diproses

BACA JUGA

KABAR TERBARU

Anggaran Rehab-Rekon Aceh Rp25,65 Triliun, 92 Persen Dikelola Pemerintah Pusat

0
KABAR BIREUEN, Banda Aceh – Anggaran rehabilitasi dan rekonstruksi (rehab-rekon) pascabencana di Aceh pada 2026 mencapai sekitar Rp25,65 triliun. Dari angka tersebut, Pemerintah Pusat...

BSI Siap Jalankan Amanah Presiden Prabowo Subianto Sebagai Bank Penyedia Rekening Masyarakat

0
KABAR BIREUEN, Jakarta – PT Bank Syariah Indonesia (Persero) Tbk (BSI) menyampaikan apresiasi atas kepercayaan Presiden Republik Indonesia Prabowo Subianto yang mendorong masyarakat memanfaatkan...

Peran Generasi Muda dalam Mengenalkan dan Melestarikan Peninggalan Tradisional

0
Oleh: Ismatur Rahmi Ketua HMPH UNIKI DI TENGAH derasnya perkembangan teknologi dan budaya global, generasi muda menghadapi tantangan besar dalam mempertahankan identitas budaya daerah. Kehadiran...

Dibiarkan Batu Berserakan dan Berdebu, Warga Harap Jalan Leubu Segera Diaspal

0
KABAR BIREUEN, Makmur – Sudah lebih dari empat bulan sejak mulai dikerjakan pada 28 April 2026, ruas jalan di kawasan Leubu hingga Lapehan Mesjid,...

Nasib Dana Otsus Aceh Masih Menggantung, HRD Desak Pemerintah Pusat Segera Tentukan Sikap

0
KABAR BIREUEN, Jakarta – Keberlanjutan Dana Otonomi Khusus (Otsus) Aceh dalam Anggaran Pendapatan dan Belanja Negara (APBN) 2027 masih belum memiliki kepastian. Menteri Keuangan...

KABAR POPULER

Dibiarkan Batu Berserakan dan Berdebu, Warga Harap Jalan Leubu Segera Diaspal

0
KABAR BIREUEN, Makmur – Sudah lebih dari empat bulan sejak mulai dikerjakan pada 28 April 2026, ruas jalan di kawasan Leubu hingga Lapehan Mesjid,...

Dituding Telantarkan Pasien Tumor Ganas, Manajemen RSUD dr Fauziah Ungkap Fakta Sebenarnya

0
KABAR BIREUEN, Bireuen - Manajemen RSUD dr Fauziah Bireuen membantah pihaknya menelantarkan pasien tumor ganas, Rizki Saputri (34), warga Dusun Karieng, Desa Rancong, Kecamatan...

Nasib Dana Otsus Aceh Masih Menggantung, HRD Desak Pemerintah Pusat Segera Tentukan Sikap

0
KABAR BIREUEN, Jakarta – Keberlanjutan Dana Otonomi Khusus (Otsus) Aceh dalam Anggaran Pendapatan dan Belanja Negara (APBN) 2027 masih belum memiliki kepastian. Menteri Keuangan...

Anggaran Rehab-Rekon Aceh Rp25,65 Triliun, 92 Persen Dikelola Pemerintah Pusat

0
KABAR BIREUEN, Banda Aceh – Anggaran rehabilitasi dan rekonstruksi (rehab-rekon) pascabencana di Aceh pada 2026 mencapai sekitar Rp25,65 triliun. Dari angka tersebut, Pemerintah Pusat...

Peran Generasi Muda dalam Mengenalkan dan Melestarikan Peninggalan Tradisional

0
Oleh: Ismatur Rahmi Ketua HMPH UNIKI DI TENGAH derasnya perkembangan teknologi dan budaya global, generasi muda menghadapi tantangan besar dalam mempertahankan identitas budaya daerah. Kehadiran...