Bersama Pihak Terkait, Mahasiswa KKN UIN Sunan Kalijaga Siapkan Gerakan Pengelolaan Sampah yang Berkelanjutan di Bireuen

KABAR BIREUEN, Bireuen – Mahasiswa Kuliah Kerja Nyata (KKN) UIN Sunan Kalijaga Yogyakarta membangun kolaborasi dengan Dinas Lingkungan Hidup dan Kehutanan (DLHK) Kabupaten Bireuen, Bank Sampah Induk (BSI) Juang Lestari, Perbanusa, dan Komite Nasional Pemuda Indonesia (KNPI) Kabupaten Bireuen untuk memperkuat pengelolaan sampah berbasis desa melalui berbagai program inovatif yang berkelanjutan.

Kolaborasi tersebut dibahas dalam audiensi dan diskusi yang berlangsung di Sekretariat DPD II KNPI Kabupaten Bireuen, di samping Kantor Camat Peusangan, Jumat (24/7/2026). Kegiatan ini diikuti 20 mahasiswa KKN UIN Sunan Kalijaga yang sedang menjalankan pengabdian di sejumlah desa di Kabupaten Bireuen.

Audiensi dihadiri Ketua KNPI Kabupaten Bireuen Abdul Halim, S.Sosio, perwakilan DLHK Kabupaten Bireuen yang diwakili Direktur Bank Sampah Induk (BSI) Juang Lestari, Tarmizi Badai dan Zuri Maldini dari BSI Juang Lestari, serta Sekretaris Perbanusa Bireuen Amiruddin, S.Pd.

Dalam diskusi tersebut, DLHK Kabupaten Bireuen menegaskan pentingnya membangun kesadaran masyarakat untuk memilah sampah sejak dari sumbernya. Edukasi dinilai menjadi langkah mendasar dalam mengatasi persoalan sampah yang masih menjadi tantangan di berbagai daerah.

DLHK juga menyampaikan bahwa pengelolaan sampah menjadi perhatian serius pemerintah pusat. Karena itu, pemerintah desa kini didorong memiliki peran lebih besar dalam mengelola sampah secara mandiri sesuai potensi dan kebutuhan masing-masing wilayah.

Selain itu, dijelaskan bahwa hanya sekitar 25 persen sampah yang seharusnya berakhir di Tempat Pemrosesan Akhir (TPA), yakni sampah residu yang tidak dapat dimanfaatkan kembali. Sementara sekitar 75 persen lainnya diharapkan dapat dikelola melalui pemilahan, pengolahan, dan daur ulang sehingga mampu mengurangi beban TPA sekaligus memberikan nilai tambah ekonomi bagi masyarakat.

Pada kesempatan itu, mahasiswa KKN Desa Uteuen Gathom, Dziky Muhammad Azzam, memaparkan program unggulan Rencong Eco-Class, yang difokuskan sebagai wadah edukasi masyarakat mengenai pengelolaan sampah.

“Kami mengusung program Rencong Eco-Class sebagai wadah edukasi masyarakat mengenai pengelolaan sampah. Program ini terintegrasi dengan pembuatan biopori menggunakan pendekatan Community Participatory Theory Research (CPTR). Selain itu, kami juga mengembangkan Eco-Craft yang memanfaatkan limbah plastik HDPE, seperti tutup botol, menjadi produk bernilai guna. Kami berharap dapat berkolaborasi dengan DLHK, Bank Sampah Induk, dan Perbanusa agar program ini tetap berlanjut meski masa KKN telah berakhir,” ujar Dziky.

Sementara itu, mahasiswa KKN Desa Alue Mangki, Naufal Alif, memperkenalkan program Eco-Waste yang berfokus pada pemanfaatan sampah plastik menjadi produk kerajinan bernilai ekonomi.

“Program Eco-Waste memanfaatkan sampah plastik menjadi berbagai produk kerajinan, seperti tas dan bunga hias. Kami juga mengembangkan komposter untuk mengolah sampah organik menjadi pupuk sehingga limbah organik dapat dimanfaatkan kembali dan volume sampah yang dibuang semakin berkurang,” katanya.

Ketua KNPI Kabupaten Bireuen, Abdul Halim, mengapresiasi inovasi yang dihadirkan mahasiswa KKN UIN Sunan Kalijaga. Menurutnya, berbagai program tersebut berpotensi menjadi bagian dari gerakan pelestarian lingkungan di Kabupaten Bireuen.

BACA JUGA: Bupati Mukhlis Sambut Mahasiswa KKN UIN Sunan Kalijaga, Minta Tinggalkan Jejak Pengabdian bagi Masyarakat Bireuen

Ia mengungkapkan, seluruh hasil kreativitas mahasiswa nantinya akan dipamerkan di Pendopo Bupati Bireuen dan disaksikan masyarakat, akademisi, serta unsur pemerintah mulai dari tingkat desa hingga kabupaten.

“Kami berharap inovasi yang lahir dari mahasiswa ini mampu menjadi inspirasi bagi masyarakat dalam mengelola sampah secara kreatif, produktif, dan berkelanjutan,” ujar Abdul Halim.

Melalui audiensi tersebut, para pihak sepakat memperkuat sinergi antara perguruan tinggi, pemerintah daerah, organisasi kepemudaan, pemerintah desa, dan masyarakat dalam membangun sistem pengelolaan sampah yang lebih efektif, partisipatif, dan berkelanjutan.

Program-program yang dirancang mahasiswa KKN diharapkan tidak berhenti setelah masa pengabdian selesai, tetapi dapat terus dikembangkan bersama para pemangku kepentingan sehingga menjadi gerakan bersama menuju Kabupaten Bireuen yang bersih, sehat, dan berwawasan lingkungan. (Red)

 

TINGGALKAN KOMENTAR

Silakan masukkan komentar anda!
Silakan masukkan nama Anda di sini

Situs ini menggunakan Akismet untuk mengurangi spam. Pelajari bagaimana data komentar Anda diproses

BACA JUGA

KABAR TERBARU

Bidang Pembinaan SD Disdikbud Bireuen Gelar Sosialisasi Bahaya Tindak Perundungan, Kekerasan dan Intoleransi

0
KABAR BIREUEN, Bireuen-Bidang Pembinaan Sekolah Dasar (SD) Dinas Pendidikan dan Kebudayaan (Disdikbud) Bireuen gelar Sosialisasi Bahaya Tindak Perundungan, Kekerasan, dan Intoleransi. Sosialisasi yang diikuti ratusan...

Polri Jelaskan Peran Bhabinkamtibmas Bersinergi dengan Ditjen Pajak

0
KABAR BIREUEN, Jakarta – Polri menegaskan bahwa personel Bhayangkara Pembina Keamanan dan Ketertiban Masyarakat (Bhabinkamtibmas) tidak memiliki kewenangan untuk melakukan pemungutan, penilaian, pemeriksaan, maupun...

Dipimpin HRD, 250 Pengurus dan Kader PKB Aceh Audiensi dengan Wakil Ketua DPR RI...

0
KABAR BIREUEN, Jakarta – Ketua DPW Partai Kebangkitan Bangsa (PKB) Aceh yang juga Anggota Komisi V DPR RI, H. Ruslan Daud (HRD), memimpin sekitar...

Didampingi Bupati Bireuen, Menteri ATR/BPN Temui Waled Nu dan Abu Mudi di Samalanga

0
KABAR BIREUEN, Samalanga – Menteri Agraria dan Tata Ruang/Kepala Badan Pertanahan Nasional (ATR/BPN), Nusron Wahid, melakukan kunjungan kerja sekaligus bersilaturahmi dengan ulama kharismatik Aceh,...

Sawah Dilanda Kekeringan, KTNA Peudada: Pemerintah Terus Hadir untuk Petani

0
KABAR BIREUEN, Peudada–Kontak Tani Nelayan Andalan (KTNA) Wilayah Peudada mengapresiasi komitmen Pemerintah Kabupaten Bireuen, khususnya Dinas Pertanian dan Perkebunan, dalam mendukung sektor pertanian di...

KABAR POPULER

Didampingi Bupati Bireuen, Menteri ATR/BPN Temui Waled Nu dan Abu Mudi di Samalanga

0
KABAR BIREUEN, Samalanga – Menteri Agraria dan Tata Ruang/Kepala Badan Pertanahan Nasional (ATR/BPN), Nusron Wahid, melakukan kunjungan kerja sekaligus bersilaturahmi dengan ulama kharismatik Aceh,...

Dipimpin HRD, 250 Pengurus dan Kader PKB Aceh Audiensi dengan Wakil Ketua DPR RI...

0
KABAR BIREUEN, Jakarta – Ketua DPW Partai Kebangkitan Bangsa (PKB) Aceh yang juga Anggota Komisi V DPR RI, H. Ruslan Daud (HRD), memimpin sekitar...

Sawah Dilanda Kekeringan, KTNA Peudada: Pemerintah Terus Hadir untuk Petani

0
KABAR BIREUEN, Peudada–Kontak Tani Nelayan Andalan (KTNA) Wilayah Peudada mengapresiasi komitmen Pemerintah Kabupaten Bireuen, khususnya Dinas Pertanian dan Perkebunan, dalam mendukung sektor pertanian di...

Polres Bireuen Tangkap Enam Pengedar Sabu 

0
KABAR BIREUEN, Bireuen– Tim Opsnal Satuan Reserse Narkoba Polres Bireuen berhasil mengamankan enam orang terduga pengedar narkotika jenis sabu di wilayah hukum Polres Bireuen...

Bidang Pembinaan SD Disdikbud Bireuen Gelar Sosialisasi Bahaya Tindak Perundungan, Kekerasan dan Intoleransi

0
KABAR BIREUEN, Bireuen-Bidang Pembinaan Sekolah Dasar (SD) Dinas Pendidikan dan Kebudayaan (Disdikbud) Bireuen gelar Sosialisasi Bahaya Tindak Perundungan, Kekerasan, dan Intoleransi. Sosialisasi yang diikuti ratusan...