KABAR BIREUEN – Dewan Kesenian Aceh (DKA) Kabupaten Bireuen menoreh sejarah baru di tahun 2018. Kali ini mereka mewakili Indonesia dalam rangka mengikuti “Damanhour International Folk Festival” yang berlangsung di Provinsi Damanhour, Mesir pada 1 – 7 April 2018.

Ketua DKA Kabupaten Bireuen, H. Mukhlis, A.Md didampingi Mukhlis Rama, anggota DPRK Bireuen dari Partai Amanat Nasional (PAN) kepada Kabar Bireuen, Kamis (29/3/2018) di kediamannya, menjelang pelepasan rombongan yang akan bertolak ke Mesir besok melalui Bandara SIM mengatakan, ini merupakan sejarah baru bagi seni budaya Aceh.

“Ini merupakan suatu kehormatan bagi DKA, khususnya DKA Bireuen yang mewakili Indonesia untuk mengikuti festival tradisi seni budaya di tingkat internasional. Kita (DKA Bireuen) baru pertama kali diundang ke luar negeri,” katanya.

Menurutnya, undangan ke Negeri Piramida tersebut didapat setelah pengurus DKA Bireuen membangun komunikasi dengan berbagai pihak di Jakarta beberapa waktu lalu, termasuk meyakinkan pihak Kedutaan Besar Mesir untuk Indonesia.

Ketua DKA yang juga pengusaha muda sukses ini menambahkan, di Damanhour nanti, tim seni budaya dari Bireuen akan menampilkan tiga seni budaya tradisi Aceh ciri khas Kabupaten Bireuen, yaitu Rapa-i, Seudati dan Rabbani Wahid.

Jumlah tim seni yang mengikuti festival ini sebanyak 12 orang, yang terdiri dari 9 orang seniman dan 3 orang pendamping dari DKA. “Mereka selama ini telah berlatih bersama Syeh Mulyadi dan Syeh Ayi. Dan kami mohon doa dan dukungan dari masyarakat semoga DKA bisa membawa nama harum Indonesia, Aceh, khususnya Kabupaten Bireuen di tingkat internasional,” pungkasnya.

Keberangkatan tim DKA Bireuen ke Mesir juga didampingi oleh Sekretaris Dinas Pendidikan, Pemuda dan Olahraga Kabupaten Bireuen, Drs. M Nasir, M.Pd mewakili Wakil Bupati Bireuen. Selain itu, Surya M Harun ditunjuk sebagai official tim, dan Ketua DKA Kabupaten Bireuen langsung menjadi koordinator tim.

Sebelum bertolak ke Jakarta besok pagi, malam ini rombongan akan dilepaskan secara resmi oleh Wakil Gubernur Aceh, Ir. Nova Iriansyah.

Menurut jadwal, rombongan DKA Bireuen dari Bandara SIM bertolak ke Jakarta, selanjutnya transir di Abu Dabi lebih kurang 5 jam, kemudian ke Mesir. (Rizanur)