KABAR BIREUEN, Kota Juang – Komitmen penuh Pengurus Asosiasi Kabupaten (Askab) PSSI Bireuen dalam mendukung perjuangan Tim Sepak Bola Prakualifikasi Pekan Olahraga Aceh (Pra PORA) 2025, ditunjukkan dengan penyerahan perlengkapan dan fasilitas lengkap kepada para pemain.
Acara penyerahan perlengkapan tersebut digelar di Ruang Terbuka Hijau (RTH) eks Stadion Cot Gapu Bireuen, Kamis (28/5/2025) sore.
Ketua Askab PSSI Bireuen Ir. H. Saifuddin Muhammad atau yang akrab disapa Ayah Fud, bersama Wakil Ketua, Said Abdurrahman, secara simbolis menyerahkan perlengkapan berupa sepatu bola, sepatu olahraga, celana training, serta baju olahraga kepada para pemain.
BACA JUGA: ASKAB PSSI Bireuen Buka Seleksi Atlet Sepak Bola Pra-PORA, Ini Persyaratannya
“Perlengkapan ini sangat penting untuk menunjang latihan para pemain. Dukungan ini juga dapat meningkatkan rasa percaya diri dan performa mereka di lapangan,” ujar Ayah Fud kepada Kabar Bireuen usai prosesi penyerahan.

Ayah Fud menjelaskan, penyerahan ini merupakan bagian dari komitmen Askab PSSI Bireuen yang sebelumnya telah disampaikan kepada orang tua dan wali pemain. Selain perlengkapan, honor bulan pertama juga sudah diberikan. Sedangkan honor bulan kedua akan diserahkan dalam pertemuan khusus dengan para pemain pada Mingga malam (1/6/2025) mendatang di Cafe Reborn, usai laga persahabatan dengan Tim Pra PORA Aceh Tamiang.
“Semua fasilitas pendukung termasuk kostum tanding sudah kami siapkan. Tim kami kini memiliki perlengkapan yang lengkap,” tegasnya.
BACA JUGA: Bidik PORA 2026 Aceh Jaya, 25 Talenta Muda Bireuen Ikuti Pemusatan Latihan di Cot Gapu
Sebagai bentuk keseriusan, Askab PSSI Bireuen juga telah mengajukan diri secara resmi sebagai tuan rumah cabang olahraga sepak bola dalam penyelenggaraan Pra PORA 2025. Keputusan terkait tuan rumah tersebut akan diumumkan Asprov PSSI Aceh pada 20 Juni 2025.

“Kita berharap Bireuen ditunjuk sebagai tuan rumah. Tapi yang terpenting sekarang adalah memastikan Tim Pra PORA Bireuen lolos ke PORA 2026 di Aceh Jaya,” harap Ayah Fud.
Meski belum menyampaikan target medali secara terbuka, pihak Askab Bireuen optimistis dengan progres latihan dan pembinaan yang telah berjalan. Terlebih, semangat untuk menebus kegagalan meraih emas dalam dua edisi PORA terakhir menjadi motivasi besar bagi tim.
“Mohon doa dan dukungan masyarakat Bireuen agar tim sepakbola kita lolos ke PORA 2026 dan bisa mempersembahkan hasil terbaik bagi daerah,” pinta Ayah Fud dengan penuh harap. (Hermanto)












