Minggu, 7 Juni 2026

Tanggapi Belum Terlaksananya Musda DKA Bireuen, Ini Pernyataan Penggiat Seni

KABAR BIREUEN-Selaku individu yang sering berkecimpung di dunia seni, paling sering kooperatif dengan pengurus Dewan Kesenian Aceh (DKA) dan Dinas Kebudaayan dan Pariwisata Aceh (Disbudpar) Aceh, sebenarnya dirinya sudah sangat kecewa.

Meski bukan pengurus DKA Bireuen periode lalu, namun dia salah satu pemegang mandat Musda DKA Bireuen.

Hal itu dikatakan Noviati MR, salah seorang penggiat seni  di Bireuen menanggapi belum terlaksananya Musyawarah Daerah (Musda) DKA Bireuen kepada Kabar Bireuen, Jumat (5/5/2017) sore.

“Saya bukan pengurus DKA Bireuen. Namun, saya diminta bantuan oleh DKA Provinsi Aceh karena lebih koperatif dan intens berhubungan dengan DKA Provinsi serta instansi provinsi terkait kesenian,” ungkap wanita yang akrab disapa Novi itu.

Oleh karena itu, katanya lagi, dia diminta bantuan untuk memegang mandat Musda, yang  seharusnya dilaksanakan setahun lalu.Tetapi belum terealisasi sampai saat ini karena tidak ada anggaran.

Dia mengakui. meski selaku pemegang mandat, dia tak begitu mengetahui seluk beluk kepengurusan periode lalu. Karena kevakuman itulah, DKA provinsi meminta Novi untuk bergerak.

“Tetapi, saya tetap tak bisa bergerak sendiri. Perlu diketahui,Bireuen memiliki banyak sanggar di seluruh kecamatan. Saya juga harus memperhatikan aspek kepatutan. Karena saya pemegang mandat atas dasar perintah dari provinsi sementara saya bukan pengurus lama,” jelas pembina Cagoek SDN 1 Bireuen itu.

Misi yang diemban Novi adalah memediasi kepengurusan lama yang sekarang berjalan sendiri-sendiri, untuk duduk bermufakat agar terbentuk pengurus baru. Siapa saja bisa menjadi ketua DKA Bireuen. Yang penting terbentuk dan tidak jalan di tempat.

“Saya sebagai pemegang mandat, mengajak seluruh elemen pecinta seni mari duduk berembuk. Lebih indah ada warna warni dalam pemilihan. Jangan di kotak-kotakkan. Jangan jadikan dunia seni jadi penentu kepentingan dan kebijakan,” ajaknya.

Pengurus DKA, sebutnya lagi, harus sama-sama mengalah, sama-sama berfikir rendah hati agar bisa terlaksana Musda ini.

Dikatakannya, kalau dunia seni menjadi money oriented, maka akan lahir generasi seni yang gila uang. Ingat, seniman berbeda dengan pekerja seni. Seniman tetap berkarya meski tanpa duit, pekerja seni berkarya untuk cari duit.

“Saya pribadi haqqul yaqin, musda akan terselenggara apabila senior-senior kami di kepengurusan DKA mau duduk sekursi. Saya hanya mediator. Jangan sampai ada yang beranggapan, pu aneuk mit mantong, ka peugah haba tentang DKA,” sebutnya.

Sebagai generasi muda, dia  ingin bekerja, membangun seni. Novi meminta semua pihak mendukung hal tersebut, terlebih pemerintah daerah.(Ihkwati)

TINGGALKAN KOMENTAR

Silakan masukkan komentar anda!
Silakan masukkan nama Anda di sini

Situs ini menggunakan Akismet untuk mengurangi spam. Pelajari bagaimana data komentar Anda diproses

BACA JUGA

KABAR TERBARU

NasDem Peduli Pendidikan, Yah Fud Salurkan Bantuan ke MIN 23 Bireuen

0
KABAR BIREUEN, Samalanga — Wakil Ketua I DPRA sekaligus Ketua DPD Partai NasDem Kabupaten Bireuen, Ir. H. Saifuddin Muhammad atau yang akrab disapa Yah...

Pemkab Bireuen Perpanjang Masa Transisi Pemulihan Bencana 90 Hari, Ribuan Warga Masih Butuh Bantuan

0
KABAR BIREUEN, Bireuen – Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Bireuen resmi menyepakati perpanjangan Status Masa Transisi Darurat ke Pemulihan pascabencana banjir dan tanah longsor selama 90...

Sukses Pertahankan Opini WTP 12 Kali Berturut-turut, KNPI Apresiasi Pemkab Bireuen

0
KABAR BIREUEN, Bireuen - Ketua Dewan Pengurus Daerah (DPD) Komite Nasional Pemuda Indonesia (KNPI) Bireuen, Abdul Halim mengapresiasi Pemerintah Kabupaten Bireuen yang sukses mempertahankan...

BNNP Aceh Bentuk ULT P4GN, Bupati Al-Farlaky: Kami Butuh Tempat Rehabilitasi

0
KABAR BIREUEN, Aceh Timur – Pemerintah Kabupaten Aceh Timur menyatakan komitmennya mendukung upaya Pencegahan dan Pemberantasan Penyalahgunaan dan Peredaran Gelap Narkotika (P4GN) melalui pembentukan...

Ketua PII Bireuen Dampingi Bupati Mukhlis Tinjau Jembatan Enang-Enang, Dorong Percepatan Penanganan Akses Vital...

0
KABAR BIREUEN, Bireuen– Ketua Umum pengurus daerah Pelajar Islam Indonesia (PII) Daerah Bireuen, Rafly Rafsanjani bersama Ketua Umum Pengurus Besar Pelajar Islam Indonesia (PB...

KABAR POPULER

NasDem Peduli Pendidikan, Yah Fud Salurkan Bantuan ke MIN 23 Bireuen

0
KABAR BIREUEN, Samalanga — Wakil Ketua I DPRA sekaligus Ketua DPD Partai NasDem Kabupaten Bireuen, Ir. H. Saifuddin Muhammad atau yang akrab disapa Yah...

Pemkab Bireuen Perpanjang Masa Transisi Pemulihan Bencana 90 Hari, Ribuan Warga Masih Butuh Bantuan

0
KABAR BIREUEN, Bireuen – Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Bireuen resmi menyepakati perpanjangan Status Masa Transisi Darurat ke Pemulihan pascabencana banjir dan tanah longsor selama 90...

Rp22,1 Miliar Jadup untuk Korban Banjir di Bireuen Mulai Dicairkan

0
KABAR BIREUEN, Bireuen – Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Bireuen mulai menyalurkan bantuan jatah hidup (jadup) bagi korban banjir dan tanah longsor dengan total anggaran mencapai...

Ketua PII Bireuen Dampingi Bupati Mukhlis Tinjau Jembatan Enang-Enang, Dorong Percepatan Penanganan Akses Vital...

0
KABAR BIREUEN, Bireuen– Ketua Umum pengurus daerah Pelajar Islam Indonesia (PII) Daerah Bireuen, Rafly Rafsanjani bersama Ketua Umum Pengurus Besar Pelajar Islam Indonesia (PB...

Sukses Pertahankan Opini WTP 12 Kali Berturut-turut, KNPI Apresiasi Pemkab Bireuen

0
KABAR BIREUEN, Bireuen - Ketua Dewan Pengurus Daerah (DPD) Komite Nasional Pemuda Indonesia (KNPI) Bireuen, Abdul Halim mengapresiasi Pemerintah Kabupaten Bireuen yang sukses mempertahankan...