Rabu, 22 April 2026

Sekda Bireuen Buka Kegiatan Jejak Tradisi Daerah Tahun 2018

KABAR BIREUEN- Sekretaris Kabupaten Bireuen, Ir Zulkifli Sp mewakili Bupati Bireuen membuka secara resmi kegiatan Jejak Tradisi Daerah (Jetdara) Tahun 2018, Selasa malam (27/3/2018)  di Aula Lama Setdakab setempat.

Sekda Ir Zulkifli dalam sambutannya menyebutkan, kegiatan ini sangat penting untuk memperkenalkan tradisi-tradisi daerah yang ada agar dikenal generasi muda dan terus bisa dilestarikan dan dipertahankan.

“Di jaman globalisasi ini, salah satu hal negatif yang timbul adalah mulai hilangnya budaya dan tradisi daerah diganti dengan budaya dan tradisi modern atau barat. Karena itu, kegiatan seperti ini harus terus digelar,” harap Zulkifli.

Sebelumnya,  Kepala Balai Pelestarian Nilai Budaya Aceh (BPNB), Irini Dewi Wanti, S.S., M.Sp dalam sambutannya menyebutkan, kegiatan jetrada kegiatan unggulan yang dilaksanakan BNPB Aceh bekerja sama dengan Dinas Pendidikan, Pemuda dan Olahraga Kabupaten Bireuen.

Kegiatan ini dilaksanakan setiap tahunnya di setiap lokasi berbeda di wilayah Aceh dan Sumatera Utara. Pada tahun 2018, Kabupaten Bireuen terpilih sebagai tuan rumah  dari kegiatan ini. Karena geliat tradisi tak hanya bertahan tapi juga mengalami perkembangan.

Jetrada ini bertemakan Etnografi Digital:Belajar Tradisi, memanfaatkan teknologi, dengan jumlah peserta 70 orang, terdiri dari 54 siswa dan 7 guru pendamping SMA/MA yang mewakili Provinsi Aceh dan Sumatera Utara, 2 budayawan dan 2 blogger. Berlangsung 26-30 Maret 2018.

Jedrada, sebutnya, seyogyanya adalah sebuah napak tilas menelusuri tradisi, dimana generasai muda khsusnya siswa-siswi SMA diajak melakukan perjalanan ke lokasi-lokasi yang masyarakatnya masih melaksanakan tradisis leluhur yang ada disuatu daerah.

Intinya dari perjalanan ini, sebut Irini, adalah memberikan pemahaman dan menggugah kesadaran tentang kearifan lokal yang merupakan modal bagi pembentukan karakter bangsa di masa yang akan datang.

“Dengan kegiatan ini siswa-siswi tidak hanya diberikan pembekalan  teoritis tentang tradisi, nilai budaya dan etnografi digital melalui diskusi tanya jawab dengan aktivis dan akademisi, tetapi juga langsung mengamati dan menganalisa tradisi-tradisi yang masih dijalankan masyarakat,” katanya.

Tujuanya, agar mereka menemukan makna apa yang terkandung dalam tradisi yang mereka amati, pemahaman yang diperoleh secara pribadi dituangkan dalam bentuk laporan tertulis dan audio visual.

Kegiatan ini dilaksanakan dengan menapaki jejak tradisi yang ada di Geureugok, Gampong Cot Batee, Dayah Mudi Mesra dan Sanggar Rabbani Waheed di Samalanga.

“Lokasi –lokasi itu dipilih karena pertimbangan latar tradisi yang berbeda pembentukan karakter masyarakat Bireuen, yakni kuliner, kesenian dan pendidikan agama,” pungkasnya.

Pada kesempatan itu disematkan pin kepada dua peserta secara simbolis dan penyerahan piagam kepada kepala BPNB Aceh oleh Sekda.

Pembukaan Jetrada tersebut diawali penampilan Seudati dari sanggar Syeh Dan dan ditutup Rabbani Waheed dari sanggar Seulanga Samalanga, yang menghentak panggung dan mendapat apllaus dari peserta dan undangan. (Ihkwati)

 

TINGGALKAN KOMENTAR

Silakan masukkan komentar anda!
Silakan masukkan nama Anda di sini

Situs ini menggunakan Akismet untuk mengurangi spam. Pelajari bagaimana data komentar Anda diproses

BACA JUGA

KABAR TERBARU

Ismunandar Jabat Sekda Bireuen, Bupati Mukhlis Tunjuk Alfian Sebagai Plt Kadis Sosial 

0
KABAR BIREUEN, Bireuen - Untuk mengisi kekosongan jabatan Kepala Dinas Sosial Kabupaten Bireuen, Bupati Bireuen, Ir H. Mukhlis, ST menunjuk Dr Alfian, MPd sebagai...

Bupati Bireuen Buka Ruang Kritik, Siap Bentuk Unit Pengaduan Publik dan Perkuat Transparansi Anggaran

0
KABAR BIREUEN, Bireuen - Bupati Bireuen, Ir. H. Mukhlis, ST menegaskan komitmennya membuka ruang kritik dan saran dari masyarakat sipil, termasuk aktivis antikorupsi, sebagai...

Jasa Raharja dan Satlantas Polres Bireuen Gelar Pelatihan PPGD dan Keselamatan Berlalu Lintas di...

0
KABAR BIREUEN, Bireuen — Dalam upaya meningkatkan kesadaran serta keterampilan masyarakat dalam penanganan korban kecelakaan lalu lintas, Jasa Raharja bersama Satlantas Polres Bireuen menggelar...

KAHMI Bireuen Harap Alokasi Dana TKD Bireuen Harus Tepat Sasaran dan Akuntabel

0
KABAR BIREUEN, Bireuen - Koordinator Korps Alumni Himpunan Mahasiswa Islam Majelis Daerah (MD KAHMI) Bireuen, Asnawi, berharap agar tambahan anggaran Transfer Ke Daerah (TKD)...

Polri dan Kementerian Haji Bentuk Satgas Gabungan, Atasi Penyelenggaraan Haji dan Umrah Ilegal

0
KABAR BIREUEN, Jakarta - Polri bersama Kementerian Haji resmi membentuk Satuan Tugas (Satgas) Penanganan Haji dan Umrah ilegal sebagai langkah tegas dalam melindungi masyarakat...

KABAR POPULER

Lantik Ismunandar sebagai Sekda, Bupati Bireuen: Sudah Sesuai Prosedur dan Ketentuan

0
KABAR BIREUEN, Bireuen–Bupati Bireuen, Ir. Mukhlis, S.T., secara resmi melantik dan mengambil sumpah/janji jabatan Ismunandar, S.T., M.T., sebagai Sekretaris Daerah (Sekda) Bireuen, dalam sebuah...

Tiga Puskesmas di Bireuen Dapat Ambulans Baru, Fokus Penanganan Gawat Darurat

0
KABAR BIREUEN, Bireuen – Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Bireuen menerima bantuan tiga unit ambulans dari Kementerian Kesehatan Republik Indonesia (Kemenkes RI) untuk memperkuat layanan kegawatdaruratan...

Rayakan HUT ke-9, Kabar Bireuen Perkuat Komitmen Indepedensi dan Profesionalisme

0
KABAR BIREUEN, Bireuen-Media lokal Kabar Bireuen menggelar syukuran dalam rangka memperingati hari ulang tahun (HUT) ke-9, yang berlangsung di salah satu kafe di Kabupaten...

KAHMI Bireuen Harap Alokasi Dana TKD Bireuen Harus Tepat Sasaran dan Akuntabel

0
KABAR BIREUEN, Bireuen - Koordinator Korps Alumni Himpunan Mahasiswa Islam Majelis Daerah (MD KAHMI) Bireuen, Asnawi, berharap agar tambahan anggaran Transfer Ke Daerah (TKD)...

Ismunandar Jabat Sekda Bireuen, Bupati Mukhlis Tunjuk Alfian Sebagai Plt Kadis Sosial 

0
KABAR BIREUEN, Bireuen - Untuk mengisi kekosongan jabatan Kepala Dinas Sosial Kabupaten Bireuen, Bupati Bireuen, Ir H. Mukhlis, ST menunjuk Dr Alfian, MPd sebagai...