KABAR BIREUEN – Ruang audio visual Meseum Tsunami, Kota Banda Aceh menjadi incaran para pengunjung. Mereka rela antri di luar menunggu giliran untuk menonton film tragedi maha dahsyat yang melanda bumi serambi Mekkah 13 tahun silam.
Nurdin Usman (65) yang datang dari pasar Minggu, Jakarta Selatan merasa takjub saat memasuki gedung tersebut, setelah memasuki beberapa ruangan dan mengamati seluruh isinya dan dia bersedia antri agar dapat menyaksikan putaran film musibah Tsunami,
“Saya bersedia antri supaya bisa melihat Film Tsunami,” ujar Nurdin .
Film berdurasi 15 menit yang diputar di ruangan ukuran sekitar 5 x 5 itu menyita perhatian pengunjung.
Syahrial, salah seorang pemandu ketika ditemui Kabar Bireuen, Minggu (29/4/2018) menuturkan, meseum yang dibuka setiap hari mulai pukul 09.00 – 17.00 WIB itu selalu dipadati masyarakat.
“Kalau hari raya, pengunjung mencapai 18 ribu jiwa, sedangkan hari libur Sabtu dan Minggu berkisar 8 ribu jiwa,” jelas Syahrial.
Lebih lanjut Syahrial mengungkapkan, untuk bisa menampung peminat agar tidak antri dibutuhkan tiga ruang audio visual.
“Maunya ruang audio visual ada tiga, supaya pengunjung tidak antrian,” pungkas syahrial.(Faisal Ali)











