Ratusan Hektare Sawah Masih Tertimbun Endapan Banjir, Pendapatan Petani Kuta Blang Terpuruk

KABAR BIREUEN, Kuta Blang – Ratusan hektare lahan sawah di Kecamatan Kuta Blang, Kabupaten Bireuen, hingga kini masih tertimbun material tanah akibat banjir yang melanda wilayah tersebut pada 26 November 2025. Hingga pertengahan 2026, belum ada penanganan menyeluruh, sehingga para petani belum dapat kembali menggarap sawah mereka.

Lahan yang terdampak tersebar di sejumlah desa, yakni Desa Keurumbok, Jambo Kajeung, Rancong, Cot Ara, dan Ujong Blang. Endapan tanah yang menutupi areal persawahan membuat lahan tidak dapat diolah. Bahkan, karena terlalu lama terbengkalai, sebagian areal persawahan kini telah dipenuhi semak belukar, sehingga kondisi lahan semakin memprihatinkan dan membutuhkan penanganan yang lebih besar sebelum dapat ditanami kembali.

Salah seorang petani asal Kecamatan Kuta Blang, Abdurrahman, berharap pemerintah segera mengambil langkah nyata untuk memulihkan kondisi lahan pertanian.

BACA JUGA: 1.091 Hektare Sawah Rusak Berat Belum Direhabilitasi, Kadis Pertanian Bireuen: Masih Menunggu Arahan Pemerintah Pusat

“Kami berharap pemerintah segera membangun kembali dan membersihkan tanah endapan banjir di sawah kami. Sejak banjir 26 November 2025 hingga sekarang belum ada penanganan, sehingga kami belum bisa kembali bertani,” ujarnya, Selasa (28/7/2026).

Akibat kondisi tersebut, para petani mengaku kesulitan memenuhi kebutuhan ekonomi keluarga. Sawah yang selama ini menjadi sumber penghasilan utama tidak lagi dapat menghasilkan panen, sehingga pendapatan masyarakat menurun drastis.

Masyarakat berharap Pemerintah Kabupaten Bireuen, Pemerintah Aceh, dan pemerintah pusat segera menormalisasi serta pembersihan material tanah yang menimbun areal persawahan. Langkah tersebut dinilai sangat mendesak agar aktivitas pertanian dapat kembali berjalan dan para petani dapat segera memulai musim tanam.

BACA JUGA: Rehabilitasi Sawah Rusak Sedang dan Ringan di Bireuen Rampung

Selain penanganan fisik, petani juga mengharapkan adanya bantuan dan program pemulihan ekonomi bagi masyarakat terdampak. Menurut mereka, sektor pertanian merupakan tulang punggung perekonomian masyarakat di Kecamatan Kutablang, sehingga percepatan pemulihan lahan menjadi kunci untuk mengembalikan kehidupan warga pascabanjir.

Masyarakat berharap seluruh pemangku kepentingan memberikan perhatian serius terhadap persoalan ini. Dengan percepatan penanganan, ratusan hektare sawah yang kini terbengkalai diharapkan dapat kembali produktif, menjaga ketahanan pangan daerah, serta menggerakkan kembali roda perekonomian masyarakat pedesaan. (Suryadi)

TINGGALKAN KOMENTAR

Silakan masukkan komentar anda!
Silakan masukkan nama Anda di sini

Situs ini menggunakan Akismet untuk mengurangi spam. Pelajari bagaimana data komentar Anda diproses

BACA JUGA

KABAR TERBARU

Gerakan From Books to Action, Ajak Anak-anak Membaca, Berkreasi dan Peduli Lingkungan

0
KABAR BIREUEN, Banda Aceh — Bagaimana jika cerita dalam buku dilanjutkan dengan aksi nyata menjaga bumi? Inilah yang dilakukan Komunitas Read Aloud Anak Banda...

Pimpinan Wilayah Muhammadiyah Yogyakarta Resmikan Program Bantuan Rehab Rekon di Bireuen dan Pidie Jaya

0
KABAR BIREUEN, Bireuen - Ketua Pimpinan Wilayah Muhammadiyah (PWM) Daerah Istimewa Yogyakarta (DIY), Dr. Muh Ikhwan Ahada, SAg MA meresmikan program rehabilitasi dan rekonstruksi...

Jembatan Krueng Tingkeum Resmi Dibuka, Bupati Bireuen: Langkah Pulihkan Mobilitas Pascabencana

0
KABAR BIREUEN, Kuta Blang- Kementerian Pekerjaan Umum (PU) bersama Pemerintah Kabupaten Bireuen melakukan uji coba pembukaan lalu lintas umum (open traffic) Jembatan Krueng Tingkeum,...

Musancab PKB Bireuen, Struktur Partai Diperkuat hingga Tingkat Gampong

0
KABAR BIREUEN, Bireuen — Dewan Pimpinan Cabang Partai Kebangkitan Bangsa (DPC PKB) Kabupaten Bireuen, Aceh, memperkuat struktur dan konsolidasi organisasi hingga tingkat gampong. Penguatan...

Sinergi Strategis dengan Muhammadiyah: BSI Perkuat Ekosistem Investasi Emas Lewat Kemitraan MBC Gold ‎

0
KABAR BIREUEN, ‎Yogyakarta – PT Bank Syariah Indonesia (Persero) Tbk (BSI) terus bermanuver dalam mengakselerasi pengembangan ekosistem keuangan syariah nasional. Terkini, BSI menjalin kemitraan...

KABAR POPULER

Lewat Tari Kolosal Meugurangsang, 110 Penari MAN 3 Bireuen Kobarkan Semangat Pejuang Aceh 

0
KABAR BIREUEN, Bireuen  — Sebanyak 110 siswa Madrasah Aliyah Negeri (MAN) 3 Bireuen tampil memukau dalam tari kolosal bertajuk “Meugurangsang” pada pembukaan Ajang Kompetisi...

Sayuti Abubakar Ditetapkan Jadi Ketua Demokrat Aceh, Zulfikar: Ini Semangat Baru untuk Kembalikan Kejayaan

0
KABAR BIREUEN, Banda Aceh — Penetapan Sayuti Abubakar sebagai Ketua DPD Partai Demokrat Aceh periode 2026–2031, disambut positif Ketua DPC Partai Demokrat Bireuen, Zulfikar. Bagi...

Jembatan Baru Krueng Tingkeum Kuta Blang Rampung, HRD Tinjau Kesiapan Pengoperasian Besok

0
KABAR BIREUEN, Kuta Blang – Jembatan baru Krueng Tingkeum Kuta Blang, Kabupaten Bireuen, dipastikan mulai dioperasikan pada Minggu (20/9/2026). Sehari sebelum dibuka untuk umum,...

Buka Aksioma 2026, Bupati Bireuen Sampaikan Pesan kepada Peserta agar Tetap Rendah Hati Saat...

0
KABAR BIREUEN, Bireuen -Kantor Kementerian Agama (Kemenag) Kabupaten Bireuen mengelar Ajang Kompetisi Seni dan Olahraga Madrasah (Aksioma) tingkat Madrasah Ibtidaiyah (MI), Madrasah Tsanawiyah (MTs)...

Ketua Umum TIM Jakarta Muslim Armas: Kiprah di Aceh Berlanjut, Fokus pada Program Tahiro...

0
KABAR BIREUEN, Bireuen– Ketua Umum Pengurus Pusat Taman Iskandar Muda (TIM) Jakarta, Ir H Muslim Armas, menegaskan kiprah organisasi masyarakat Aceh perantauan tersebut di...