Kenduri Turun Sawah di Lipah Rayeuk, Momentum Percepatan Program PM-AAS

KABAR BIREUEN, Jeumpa-Khanduri Blang (kenduri) turun sawah di Meunasah Gampong (Desa) Lipah Rayeuk, Kecamatan Jeumpa, Kabupaten Bireuen, Selasa (15/9/2026), menjadi momentum percepatan Program PM-AAS (Pertanian Modern – Advanced Agricultural System).

Kepala Dinas Pertanian dan Perkebunan Kabupaten Bireuen, Mulyadi, S.E., M.M., hadir dan melihat langsung antusiasme petani terhadap program tersebut.

Mulyadi menyebutkan, PM-AAS merupakan sistem budidaya padi intensif berbasis teknologi yang menekankan efisiensi, mekanisasi, dan pertanian presisi.

Program ini sekaligus mendorong petani untuk terus mengembangkan diri dan meningkatkan produktivitas pertanian.

“Awalnya, PM-AAS direncanakan sebagai lahan percontohan seluas 13 hektare. Namun, karena tingginya minat petani, luas areal langsung dikembangkan menjadi 66 hektare dan penambahan tersebut langsung dieksekusi dalam kenduri turun sawah,” sebut Mulyadi.

BACA JUGA:Dinilai Sangat Bermanfaat, Petani di Bireuen Harap Kementan Lanjutkan Program Cetak Sawah Rakyat

Untuk mempercepat pelaksanaan program, Kadistanbun melalui Koordinator Penyuluh berkoordinasi dengan Kementerian Pertanian.

Bantuan benih untuk 66 hektare mendapat persetujuan, dengan kebutuhan sekitar 70 kilogram benih per hektare.

Khanduri Blang (kenduri) turun sawah di Meunasah Gampong (Desa) Lipah Rayeuk, Kecamatan Jeumpa, Kabupaten Bireuen, Selasa (15/9/2026). (Foto: Salman)

“Petani juga akan mendapatkan pendampingan maksimal dari penyuluh, mulai dari persiapan lahan, penanaman, pemeliharaan hingga panen, sehingga penerapan program dapat berjalan secara optimal,” jelasnya.

Ketua Kelompok Tani Ingin Jaya, Syarifuddin, menyambut positif program tersebut.

Ia menyampaikan, petani sangat antusias dan berharap pendampingan serta bantuan benih dapat mempercepat pelaksanaan PM-AAS di Lipah Rayeuk.

BACA JUGA:Petani Sambut Positif Program Cetak Sawah Baru di Gampong Seuneubok Peuraden

Menurutnya, petani harus mau mengembangkan diri dan terbuka terhadap teknologi serta metode budidaya baru.

Petani juga tidak boleh hanya terpaku pada pola tanam lama jika ada inovasi yang dapat meningkatkan hasil.

“Terlebih, harga gabah yang baik dapat memberikan manfaat besar bagi petani. Hasil panen yang meningkat diharapkan mampu membantu petani memenuhi kebutuhan keluarga sekaligus melunasi beban utang,” ungkapnya.

Sebelumnya, petani di wilayah tersebut pernah memperoleh hasil produksi sekitar 12 ton.

Pengalaman itu menjadi motivasi untuk meningkatkan produksi melalui penerapan PM-AAS dengan dukungan benih dan pendampingan penyuluh.

Dengan perluasan areal dari 13 menjadi 66 hektare, Lipah Rayeuk diharapkan menjadi lahan percontohan PM-AAS sekaligus bagian dari upaya mempercepat peningkatan produksi, kesejahteraan, dan kemandirian petani di Kabupaten Bireuen. (Ihkwati)

TINGGALKAN KOMENTAR

Silakan masukkan komentar anda!
Silakan masukkan nama Anda di sini

Situs ini menggunakan Akismet untuk mengurangi spam. Pelajari bagaimana data komentar Anda diproses

BACA JUGA

KABAR TERBARU

Kapolres Bireuen Subuh Keliling di Masjid Baitul Izzah, Ajak Masyarakat Cegah Narkoba, Bullying dan...

0
KABAR BIREUEN,Peusangan- Kapolres Bireuen AKBP Yulhendri, S.H., S.I.K., S.Psi., M.I.K., bersama PJU dan personel menggelar subuh keliling di Masjid Baitul Izzah, Gampong Cot Bada Tunong,...

Bupati Bireuen Kerahkan Ekskavator Normalisasi Irigasi Lueng Asan di Simpang Mamplam

0
KABAR BIREUEN, Simpang Mamplam– Bupati Bireuen, Ir. H. Mukhlis, S.T., meninjau kondisi irigasi Lueng Asan di Kemukiman Tiga, Kecamatan Simpang Mamplam, Kabupaten Bireuen, Jumat...

Gubernur Aceh Imbau Masyarakat Waspada Dampak Kabut Asap Karhutla

0
KABAR BIREUEN, Banda Aceh - Berdasarkan informasi BMKG tanggal 16 Oktober 2026, kabut asap telah menyelimuti wilayah Aceh sejak 13 Oktober 2026 dan menyebabkan...

Dua Prodi di Umuslim Raih Hibah PP-PTS 2026, Perkuat Laboratorium Digital dan Robotik

0
KABAR BIREUEN, Peusangan – Universitas Almuslim (Umuslim) kembali memperoleh dukungan pendanaan untuk meningkatkan mutu pendidikan tinggi. Dua program studinya, yakni Teknik Sipil dan Informatika,...

Bupati Bireuen Tinjau Tanggul Jebol di Pante Karya, Kerahkan Empat Ekskavator untuk Penanganan

0
KABAR BIREUEN, Peusangan Siblah Krueng— Bupati Bireuen, Ir.H. Mukhlis, S.T., meninjau tanggul jebol di Gampong Pante Karya, Kecamatan Peusangan Siblah Krueng, Kabupaten Bireuen, Jumat...

KABAR POPULER

Gampong Tanjong Mesjid Juara Piala Kepemudaan Kemukiman GLP7 Cup 2026

0
KABAR BIREUEN, Peusangan – Tim Gampong Tanjong Mesjid, Kecamatan Peusangan, berhasil keluar sebagai juara pertama  turnamen sepak bola mini soccer Piala Kepemudaan Kemukiman GLP7...

Kalahkan Gandapura Lewat Adu Penalti, Jangka Juara Piala Bupati Bireuen 2026

0
KABAR BIREUEN, Kota Juang - Bupati Bireuen, Ir. H. Mukhlis, S.T, secara resmi menutup Kejuaraan Sepak Bola Antar Kecamatan Piala Bupati Bireuen 2026, dalam...

Tindak Lanjuti Usulan Bupati Mukhlis, Kemendagri Serahkan Lima Ekskavator untuk Penanganan Banjir di Bireuen

0
KABAR BIREUEN, Bireuen – Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Bireuen menerima lima unit alat berat dari Kementerian Dalam Negeri (Kemendagri) untuk mendukung percepatan penanganan banjir, pengerukan...

Satlantas Polres Bireuen Bagikan Sembako Jumat Berkah kepada Pengendara

0
KABAR BIREUEN, Bireuen -Satuan Lalu Lintas (Satlantas) Polres Bireuen menggelar kegiatan sosial bertajuk Jum'at Berkah dengan membagikan paket sembako kepada pengendara, di depan Pos...

Bupati Bireuen Kerahkan Ekskavator Normalisasi Irigasi Lueng Asan di Simpang Mamplam

0
KABAR BIREUEN, Simpang Mamplam– Bupati Bireuen, Ir. H. Mukhlis, S.T., meninjau kondisi irigasi Lueng Asan di Kemukiman Tiga, Kecamatan Simpang Mamplam, Kabupaten Bireuen, Jumat...