Pidie Jadi Pilot Project, 95 Hektare Sawah Rusak Berat Ditargetkan Rampung 30 Hari

KABAR BIREUEN, Pidie — Penanganan dampak bencana hidrometeorologi di Kabupaten Pidie terkait sawah rusak berat menunjukkan progres sigap dan terukur. Satgas Rehabilitasi dan Rekonstruksi (PRR) menjadikan wilayah ini sebagai pilot project rehabilitasi lahan pertanian yang mengalami kerusakan parah.

Hal tersebut disampaikan Kepala Posko Wilayah Aceh Satgas Percepatan Rehabilitasi dan Rekonstruksi (PRR) Dr. Safrizal ZA, usai melakukan kunjungan lapangan di Desa Blang Cut, Kecamatan Kembang Tanjong, Jumat (4/6/2026).

Berdasarkan data, total luasan sawah rusak berat di Kabupaten Pidie mencapai 95 hektare

“Satgas PRR telah mengerahkan alat berat untuk merehabilitasi sawah rusak berat di wilayah ini sebagai pilot project percontohan, mengingat Pidie memiliki luasan dampak yang relatif lebih kecil dibanding wilayah lain,” ujar Safrizal.

Safrizal menambahkan, keberhasilan penanganan di Pidie nantinya akan dijadikan model acuan yang diajukan kepada Kementerian Pertanian dan Kementerian PUPR.

Model ini dipersiapkan untuk rehabilitasi di kabupaten lain dengan skala lebih luas, seperti Aceh Utara yang mencatat kerusakan hingga 4.800 hektare dan saat ini masih dalam tahap pengkajian kebutuhan anggaran.

Dari total target 95 hektare di Kembang Tanjong, pengerjaan dipastikan tuntas 100% dalam waktu 30 hari.

Saat peninjauan dilakukan, progres pekerjaan telah berjalan selama 9 hari dengan lancar.

Selain di Blang Cut, pelaksanaan kegiatan yang sama juga sedang berlangsung di Desa Pante Beunot, Kecamatan Tiro, dan Desa Blang Pandak, Tangse.

Apresiasi atas percepatan ini turut disampaikan oleh Dr. Drs. Agus Susanto, Satgas Kementerian Pertanian di Aceh, yang berasal dari Badan Perakitan dan Modernisasi Pertanian.

Menurut Agus, kolaborasi di bawah koordinasi Kementerian Dalam Negeri mampu mempercepat pemulihan dampak berat hidrometeorologi.

“Pengerjaan di lapangan ini sangat cepat. Area seluas 12 hektare berhasil dikerjakan dalam kurun waktu kurang lebih 9–10 hari,” ungkap Agus.

Ia memastikan kondisi lahan sudah terbuka, material lumpur dan timbunan telah dibuang, serta telah ada kesepakatan tata letak parit bersama petani agar lahan siap kembali diolah dan ditanami.

Hal senada disampaikan Kepala Dinas Pertanian dan Pangan Kabupaten Pidie, Hasballah, yang berterima kasih atas kepedulian jajaran Satgas PRR, khususnya Safrizal ZA dan Agus, yang konsisten turun langsung memantau penanganan bencana di lapangan. Ia berharap inisiatif ini menjadi pilar percontohan bagi daerah lain.

Keuchik (kepala desa) Blang Cut, Rusyidi, S. Pd, pada kesempatan itu mengucapkan terima kasih kepada Kemendagri dan Satgas PRR yang telah turun tangan menangani sawah rusak berat di desanya.

“Tinggi lumpur hingga 81 centimeter, hampir satu meter. Alhamdulillah setelah Satgas PRR turun tangan, masalah ini selesai. Terima kasih kepada Pak Safrizal, Pak Mendagri, dan seluruh pihak yang telah membantu kami di Blang Cut, ” sebutnya dengan wajah semringah. (Red)

TINGGALKAN KOMENTAR

Silakan masukkan komentar anda!
Silakan masukkan nama Anda di sini

Situs ini menggunakan Akismet untuk mengurangi spam. Pelajari bagaimana data komentar Anda diproses

BACA JUGA

KABAR TERBARU

Kapolres Bireuen Subuh Keliling di Masjid Baitul Izzah, Ajak Masyarakat Cegah Narkoba, Bullying dan...

0
KABAR BIREUEN,Peusangan- Kapolres Bireuen AKBP Yulhendri, S.H., S.I.K., S.Psi., M.I.K., bersama PJU dan personel menggelar subuh keliling di Masjid Baitul Izzah, Gampong Cot Bada Tunong,...

Bupati Bireuen Kerahkan Ekskavator Normalisasi Irigasi Lueng Asan di Simpang Mamplam

0
KABAR BIREUEN, Simpang Mamplam– Bupati Bireuen, Ir. H. Mukhlis, S.T., meninjau kondisi irigasi Lueng Asan di Kemukiman Tiga, Kecamatan Simpang Mamplam, Kabupaten Bireuen, Jumat...

Gubernur Aceh Imbau Masyarakat Waspada Dampak Kabut Asap Karhutla

0
KABAR BIREUEN, Banda Aceh - Berdasarkan informasi BMKG tanggal 16 Oktober 2026, kabut asap telah menyelimuti wilayah Aceh sejak 13 Oktober 2026 dan menyebabkan...

Dua Prodi di Umuslim Raih Hibah PP-PTS 2026, Perkuat Laboratorium Digital dan Robotik

0
KABAR BIREUEN, Peusangan – Universitas Almuslim (Umuslim) kembali memperoleh dukungan pendanaan untuk meningkatkan mutu pendidikan tinggi. Dua program studinya, yakni Teknik Sipil dan Informatika,...

Bupati Bireuen Tinjau Tanggul Jebol di Pante Karya, Kerahkan Empat Ekskavator untuk Penanganan

0
KABAR BIREUEN, Peusangan Siblah Krueng— Bupati Bireuen, Ir.H. Mukhlis, S.T., meninjau tanggul jebol di Gampong Pante Karya, Kecamatan Peusangan Siblah Krueng, Kabupaten Bireuen, Jumat...

KABAR POPULER

Gampong Tanjong Mesjid Juara Piala Kepemudaan Kemukiman GLP7 Cup 2026

0
KABAR BIREUEN, Peusangan – Tim Gampong Tanjong Mesjid, Kecamatan Peusangan, berhasil keluar sebagai juara pertama  turnamen sepak bola mini soccer Piala Kepemudaan Kemukiman GLP7...

Kalahkan Gandapura Lewat Adu Penalti, Jangka Juara Piala Bupati Bireuen 2026

0
KABAR BIREUEN, Kota Juang - Bupati Bireuen, Ir. H. Mukhlis, S.T, secara resmi menutup Kejuaraan Sepak Bola Antar Kecamatan Piala Bupati Bireuen 2026, dalam...

Tindak Lanjuti Usulan Bupati Mukhlis, Kemendagri Serahkan Lima Ekskavator untuk Penanganan Banjir di Bireuen

0
KABAR BIREUEN, Bireuen – Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Bireuen menerima lima unit alat berat dari Kementerian Dalam Negeri (Kemendagri) untuk mendukung percepatan penanganan banjir, pengerukan...

Satlantas Polres Bireuen Bagikan Sembako Jumat Berkah kepada Pengendara

0
KABAR BIREUEN, Bireuen -Satuan Lalu Lintas (Satlantas) Polres Bireuen menggelar kegiatan sosial bertajuk Jum'at Berkah dengan membagikan paket sembako kepada pengendara, di depan Pos...

Bupati Bireuen Kerahkan Ekskavator Normalisasi Irigasi Lueng Asan di Simpang Mamplam

0
KABAR BIREUEN, Simpang Mamplam– Bupati Bireuen, Ir. H. Mukhlis, S.T., meninjau kondisi irigasi Lueng Asan di Kemukiman Tiga, Kecamatan Simpang Mamplam, Kabupaten Bireuen, Jumat...