1.091 Hektare Sawah Rusak Berat Belum Direhabilitasi, Kadis Pertanian Bireuen: Masih Menunggu Arahan Pemerintah Pusat

KABAR BIREUEN, Bireuen–Lahan persawahan yang mengalami kerusakan berat akibat banjir, 26 November 2025 di Kabupaten Bireuen hingga kini belum direhabilitasi.

Informasi yang diperoleh Kabar Bireuen, areal persawahan yang belum direhabilitasi mencapai ribuan hektar, antara lain berada di Desa (Gampong) Lhok Nga, Cot Me, Babah Suak, Gelanggang Meunje, Geulanggang Panah, hingga Pulo Awe Kecamatan Kuta Blang.

Sebagian lahan tersebut sudah rata dengan material tanah banjir sehingga belum dapat dimanfaatkan kembali untuk bercocok tanam.

Selain itu, sawah yang rusak yang belum direhabilitasi yaitu ratusan hektare sawah di Gampong Kubu, Kecamatan Peusangan Siblah Krueng, mengalami kerusakan berat akibat tertimbun lumpur tebal.

BACA JUGA: 677 Hektare Sawah Rusak Sedang di Bireuen Mulai Direhabilitasi Pascabanjir

Areal sawah lainnya yang rusak berat dan belum direhabilitasi berada di Kecamatan Jangka, meliputi Gampong Alue Bayeu Utang, Kuala Ceurape dan Ulee Ceu.

Kepala Dinas Pertanian dan Perkebunan Kabupaten Bireuen, Mulyadi, SE MM, yang dikonfirmasi Kabar Bireuen, Selasa (14/7/2026) menjelaskan berdasarkan pendataan pascabanjir, luas sawah yang mengalami kerusakan berat mencapai 1.323 hektare.

Dalam perjalanan waktu telah terjadi perubahan struktur lahan, sehingga sekitar 1.091 hektare dapat direhabilitasi. Seluas itu telah diusulkan kepada pemerintah pusat untuk dilakukan rehabilitasi.

BACA JUGA:Selamatkan Sektor Pangan, Sawah Rusak Sedang dan Ringan di Bireuen Mulai Direhabilitasi Februari Ini

“Desa-desa yang disebutkan tersebut sebagian besar sudah masuk dalam usulan rehabilitasi seluas 1.091 hektare yang telah kami ajukan ke pemerintah pusat. Kecuali kawasan Lhok Nga, hasil survei masuk kategori rusak berat,” kata Mulyadi.

Ia menegaskan, hingga kini rehabilitasi sawah dengan kategori rusak berat masih menunggu arahan dari pemerintah pusat karena penanganannya merupakan kewenangan Kementerian Pekerjaan Umum (PU).

“Sawah rusak berat sampai dengan sekarang belum ada arahan lebih lanjut kapan akan direhab,” ujar Mulyadi.

Sementara untuk proses rehabilitasi sawah rusak sedang dan optimalisasi lahan (oplah) sawah rusak ringan di Bireuen yang dikerjakan melalui bantuan dana Kementerian Pertanian (Kementan) telah dirampungkan 100 persen.

Rehabilitasi sawah rusak sedang seluas 677 hektare, sedangkan oplah sawah rusak ringan mencapai 1.323 hektare, pengejaan dilakukan sejak Februari 2026, dan kini semuanya sudah diselesaikan. (Ihkwati)

TINGGALKAN KOMENTAR

Silakan masukkan komentar anda!
Silakan masukkan nama Anda di sini

Situs ini menggunakan Akismet untuk mengurangi spam. Pelajari bagaimana data komentar Anda diproses

BACA JUGA

KABAR TERBARU

Gerakan From Books to Action, Ajak Anak-anak Membaca, Berkreasi dan Peduli Lingkungan

0
KABAR BIREUEN, Banda Aceh — Bagaimana jika cerita dalam buku dilanjutkan dengan aksi nyata menjaga bumi? Inilah yang dilakukan Komunitas Read Aloud Anak Banda...

Pimpinan Wilayah Muhammadiyah Yogyakarta Resmikan Program Bantuan Rehab Rekon di Bireuen dan Pidie Jaya

0
KABAR BIREUEN, Bireuen - Ketua Pimpinan Wilayah Muhammadiyah (PWM) Daerah Istimewa Yogyakarta (DIY), Dr. Muh Ikhwan Ahada, SAg MA meresmikan program rehabilitasi dan rekonstruksi...

Jembatan Krueng Tingkeum Resmi Dibuka, Bupati Bireuen: Langkah Pulihkan Mobilitas Pascabencana

0
KABAR BIREUEN, Kuta Blang- Kementerian Pekerjaan Umum (PU) bersama Pemerintah Kabupaten Bireuen melakukan uji coba pembukaan lalu lintas umum (open traffic) Jembatan Krueng Tingkeum,...

Musancab PKB Bireuen, Struktur Partai Diperkuat hingga Tingkat Gampong

0
KABAR BIREUEN, Bireuen — Dewan Pimpinan Cabang Partai Kebangkitan Bangsa (DPC PKB) Kabupaten Bireuen, Aceh, memperkuat struktur dan konsolidasi organisasi hingga tingkat gampong. Penguatan...

Sinergi Strategis dengan Muhammadiyah: BSI Perkuat Ekosistem Investasi Emas Lewat Kemitraan MBC Gold ‎

0
KABAR BIREUEN, ‎Yogyakarta – PT Bank Syariah Indonesia (Persero) Tbk (BSI) terus bermanuver dalam mengakselerasi pengembangan ekosistem keuangan syariah nasional. Terkini, BSI menjalin kemitraan...

KABAR POPULER

Lewat Tari Kolosal Meugurangsang, 110 Penari MAN 3 Bireuen Kobarkan Semangat Pejuang Aceh 

0
KABAR BIREUEN, Bireuen  — Sebanyak 110 siswa Madrasah Aliyah Negeri (MAN) 3 Bireuen tampil memukau dalam tari kolosal bertajuk “Meugurangsang” pada pembukaan Ajang Kompetisi...

Pimpinan Wilayah Muhammadiyah Yogyakarta Resmikan Program Bantuan Rehab Rekon di Bireuen dan Pidie Jaya

0
KABAR BIREUEN, Bireuen - Ketua Pimpinan Wilayah Muhammadiyah (PWM) Daerah Istimewa Yogyakarta (DIY), Dr. Muh Ikhwan Ahada, SAg MA meresmikan program rehabilitasi dan rekonstruksi...

Musancab PKB Bireuen, Struktur Partai Diperkuat hingga Tingkat Gampong

0
KABAR BIREUEN, Bireuen — Dewan Pimpinan Cabang Partai Kebangkitan Bangsa (DPC PKB) Kabupaten Bireuen, Aceh, memperkuat struktur dan konsolidasi organisasi hingga tingkat gampong. Penguatan...

Terima Pataka PPP, Edi Obama Siap Jalankan Amanah hingga ke Pelosok Aceh

0
KABAR BIREUEN, Banda Aceh — Prosesi pelantikan Dewan Pimpinan Wilayah (DPW) Partai Persatuan Pembangunan (PPP) Aceh dan Dewan Pimpinan Cabang (DPC) PPP se-Aceh masa...

Jembatan Baru Krueng Tingkeum Kuta Blang Rampung, HRD Tinjau Kesiapan Pengoperasian Besok

0
KABAR BIREUEN, Kuta Blang – Jembatan baru Krueng Tingkeum Kuta Blang, Kabupaten Bireuen, dipastikan mulai dioperasikan pada Minggu (20/9/2026). Sehari sebelum dibuka untuk umum,...