Selasa, 13 Januari 2026

Pulihkan Akses Utama Medan–Banda Aceh, Kementerian PU Bangun Jembatan Bailey Kuta Blang

KABAR BIREUEN, Bireuen – Akses utama Medan–Banda Aceh yang terputus akibat banjir pekan lalu, dipastikan akan normal kembali. Kementerian Pekerjaan Umum (PU) RI segera membangun jembatan bailey (darurat) di Kuta Blang, Kabupaten Bireuen, sebagai jalur vital yang selama sepekan terakhir membuat distribusi logistik di Aceh terganggu.

Anggota Komisi V DPR RI Fraksi PKB, H Ruslan Daud (HRD), mengatakan, pembangunan jembatan bailey tersebut menjadi prioritas, mengingat jalur itu urat nadi transportasi nasional.

HRD menyampaikan hal itu kepada wartawan, Jumat (5/12/2025), usai ia berkomunikasi langsung dengan pejabat Kementerian PU.

“Alhamdulillah, responsnya sangat cepat. Malam ini juga material jembatan bailey dan para pekerja langsung dikirim ke Kutablang untuk pembangunan jembatan bailey,” ungkap HRD.

BACA JUGA: Bawa Bantuan ke Kawasan Terisolir, Warga Menangis Sambut HRD di Pengungsian

HRD menjelaskan, selama jembatan Kuta Blang belum bisa dilintasi, distribusi sembako, BBM, elpiji hingga pergerakan masyarakat akan tetap terhambat.

“Jika jembatan ini tak segera dibuka, ekonomi masyarakat akan lumpuh,” sebutnya.

Menurut HRD, jembatan bailey yang dibangun di Kuta Blang memiliki panjang 50 meter dan dirancang untuk dapat dilalui kendaraan bermuatan hingga 40 ton. Kapasitas ini dianggap cukup memadai untuk memulihkan arus distribusi bahan pokok dan logistik ke berbagai wilayah di Aceh.

Pembangunan Bailey Teupin Mane Juga Dipercepat

HRD saat meninjau Jembatan Teupin Mane yang rusak dihantam banjir bandang. (Foto: Yudi WBC)

HRD juga menyebutkan, pembangunan jembatan bailey di Teupin Mane, Kecamatan Juli, telah mulai dikerjakan. pada lintas Bireuen–Takengon Km 10. Pembangunan jembatan bailey di lintasan Jalan Nasional Bireuen-Takengon sepanjang 30 meter dan dapat dilalui kendaraan berbobot 30 ton ini, ditargetkan rampung dalam waktu seminggu.

BACA JUGA: Harga Tiket Pesawat di Aceh Mencekik Leher Saat Bencana, HRD Minta Kemenhub Turun Tangan

Jembatan Teupin Mane memiliki peran penting sebagai akses untuk mengirimkan alat berat ke sejumlah titik longsor di Bener Meriah hingga Aceh Tengah.

Untuk mendukung kelancaran arus barang dan mobilitas masyarakat, Kementerian PU juga sedang memacu pembangunan jembatan bailey Awe Geutah (Peusangan Siblah Krueng) -Teupin Reudeup (Peusangan Selatan) sebagai jalur alternatif penghubung Banda Aceh–Medan.

Jembatan darurat tersebut ditargetkan bisa dilintasi kendaraan bermuatan 20 ton dalam beberapa hari ke depan. (Suryadi)

 

TINGGALKAN KOMENTAR

Silakan masukkan komentar anda!
Silakan masukkan nama Anda di sini

Situs ini menggunakan Akismet untuk mengurangi spam. Pelajari bagaimana data komentar Anda diproses

BACA JUGA

KABAR TERBARU

Bantuan Bencana Masih Menumpuk di Gudang, Dewan Bireuen Minta BPBD Percepat Distribusi

0
KABAR BIREUEN, Bireuen — Inspeksi mendadak (sidak) yang dilakukan sejumlah anggota DPRK Bireuen ke gudang logistik Pemerintah Kabupaten Bireuen, mengungkap fakta mengejutkan. Ternyata, bantuan...

Mengabdi di Pedalaman Aceh, Empat Mahasiswa UNIKI Jadi Relawan Pendidikan Yayasan Sukma Bangsa

0
KABAR BIREUEN, Bireuen — Komitmen generasi muda dalam memajukan pendidikan di daerah terpencil kembali ditunjukkan oleh mahasiswa Universitas Islam Kebangsaan Indonesia (UNIKI) Bireuen. Sebanyak...

Galang Dana Secara Mandiri, SMPN 5 Juli Serahkan Bantuan Perlengkapan Sekolah untuk Siswa Korban...

0
KABAR BIREUEN, Juli-Sebanyak 21 orang siswa siswi SMP Negeri 5 Juli dari Desa Simpang Jaya, Simpang Mulia, Alue Limeng, Salah Sirong dan Bivak yang...

Tembus Medan Ekstrem, Tim Medis PPNI RSU BMC dan Dompet Dhuafa Aceh Layani Korban...

0
KABAR BIREUEN, Juli - Di tengah medan yang sulit dan risiko perjalanan tinggi, DPK PPNI RSU BMC bersama Dompet Dhuafa Aceh tetap menunjukkan komitmen...

Anggaran TKD Aceh Rp1,7 Triliun Tak Jadi Dipotong, Wagub Apresiasi Keputusan Presiden

0
KABAR BIREUEN, Banda Aceh — Pemerintah Aceh memastikan anggaran Transfer ke Daerah (TKD) Tahun 2026 senilai Rp1,7 triliun kembali utuh setelah sebelumnya sempat dipangkas...

KABAR POPULER

Bireuen Bangkit dari Reruntuhan Menuju Harapan

0
Oleh: M. Zubair, S.H.,M.H. Kadis Kominfo dan Persandian Kabupaten Bireuen TULISAN ini merupakan refleksi dari kegiatan peletakan batu pertama pembangunan hunian tetap (huntap) bagi korban banjir...

Muhammadiyah Bangun Hunian Darurat untuk Korban Banjir di Pante Lhong

0
KABAR BIREUEN, Peusangan - Pimpinan Pusat (PP) Muhammadiyah melalui Lazismu dan MDMC membangun 44 unit hunian darurat (hundar) untuk korban banjir dan tanah longsor...

Galang Dana Secara Mandiri, SMPN 5 Juli Serahkan Bantuan Perlengkapan Sekolah untuk Siswa Korban...

0
KABAR BIREUEN, Juli-Sebanyak 21 orang siswa siswi SMP Negeri 5 Juli dari Desa Simpang Jaya, Simpang Mulia, Alue Limeng, Salah Sirong dan Bivak yang...

Anggaran TKD Aceh Rp1,7 Triliun Tak Jadi Dipotong, Wagub Apresiasi Keputusan Presiden

0
KABAR BIREUEN, Banda Aceh — Pemerintah Aceh memastikan anggaran Transfer ke Daerah (TKD) Tahun 2026 senilai Rp1,7 triliun kembali utuh setelah sebelumnya sempat dipangkas...

Tembus Medan Ekstrem, Tim Medis PPNI RSU BMC dan Dompet Dhuafa Aceh Layani Korban...

0
KABAR BIREUEN, Juli - Di tengah medan yang sulit dan risiko perjalanan tinggi, DPK PPNI RSU BMC bersama Dompet Dhuafa Aceh tetap menunjukkan komitmen...