Pengungsi Terus Bertambah Tempati Tenda di Halaman Kantor Bupati Bireuen, Tuntut Kepastian Huntara

KABAR BIREUEN, Bireuen –  Pengungsi korban banjir terus bertambah menempati tenda di  halaman Kantor Bupati Bireuen, Kamis (12/3/2026) malam. Mereka mendirikan tenda di samping kantor pemerintahan tersebut sebagai bentuk protes dan tuntutan agar pemerintah daerah segera menyediakan hunian sementara (huntara) yang layak bagi para korban banjir.

Hingga malam hari, para pengungsi terus berdatangan dari berbagai desa. Salah satu rombongan tiba dari Gampong Salah Sirong Jaya, Kecamatan Jeumpa. Mereka datang menggunakan mobil bak terbuka bersama anggota keluarga dan langsung bergabung dengan warga lain yang lebih dulu berada di lokasi.

“Kami datang tiga kepala keluarga. Yang lain sedang menyusul,” kata salah seorang pengungsi di lokasi.

Para pengungsi mengaku tidak sanggup lagi bertahan berhari-hari di tenda darurat yang mereka tempati sebelumnya. Kondisi tempat tinggal sementara yang tidak memadai membuat mereka memilih mendatangi kantor bupati untuk menyampaikan tuntutan secara langsung.

“Ini bentuk protes kami. Kami ingin tempat tinggal yang layak seperti di kabupaten lain,” ujarnya.

Tenda pengungsi korban banjir asal Gampong Kapa. (Foto: Suryadi/Kabar Bireuen)

Pantauan di lokasi, dua tenda yang berdiri di samping Kantor Bupati Bireuen sudah dipenuhi pengungsi. Puluhan warga bertahan di tempat tersebut, bahkan sebagian terlihat berbuka puasa di dalam tenda dengan fasilitas seadanya.

Kondisi di lokasi juga cukup memprihatinkan karena minim penerangan. Hingga malam hari, belum terlihat perwakilan dari Pemerintah Kabupaten Bireuen yang datang menemui atau menjenguk para pengungsi.

Di tengah situasi itu, hanya beberapa warga yang singgah memberikan dukungan. Dua orang relawan terlihat datang menyapa para pengungsi, sementara dari pihak pemerintah daerah belum tampak ada yang hadir.

BACA JUGA: Tuntut Huntara, Pengungsi Korban Banjir Dirikan Tenda di Halaman Kantor Bupati Bireuen

Sebelumnya, warga Desa Kampung Kapa, Kecamatan Peusangan, juga menyatakan akan bertahan di sekitar Kantor Bupati Bireuen hingga pemerintah memberikan kepastian mengenai tempat tinggal bagi para korban banjir.

“Kami mendirikan tenda di depan kantor bupati menuntut hak kami. Kami ingin huntara. Kami ingin kejelasan,” kata Jamilah, salah seorang pengungsi.

Aksi tersebut dilakukan sebagai bentuk protes agar Pemkab Bireuen segera menyediakan hunian sementara bagi para penyintas banjir yang hingga kini masih tinggal di tenda darurat. (Suryadi) 

 

TINGGALKAN KOMENTAR

Silakan masukkan komentar anda!
Silakan masukkan nama Anda di sini

Situs ini menggunakan Akismet untuk mengurangi spam. Pelajari bagaimana data komentar Anda diproses

BACA JUGA

KABAR TERBARU

Kepedulian Nyata Amiruddin Idris Bersama PPP Bireuen untuk Santri, Bantuan Olahraga Disalurkan ke Sejumlah...

0
KABAR BIREUEN, Bireuen — Perhatian terhadap dunia pendidikan Islam kembali diwujudkan Dr. H. Amiruddin Idris, S.E., M.Si. Melalui jalur aspirasi Anggota DPR Aceh dari...

Wujud Kepedulian, UNIKI Bantu Mahasiswa Korban Kebakaran di Seuleumbah

0
KABAR BIREUEN, Bireuen — Kepedulian terhadap mahasiswa yang tertimpa musibah ditunjukkan Universitas Islam Kebangsaan Indonesia (UNIKI). Sivitas akademika UNIKI bergerak bersama memberikan dukungan dan...

Jumat Berkah Satlantas Polres Bireuen, Berbagi Nasi Kotak Sambil Patroli

0
KABAR BIREUEN, Bireuen-Satuan Lalu Lintas (Satlantas) Polres Bireuen melaksanakan kegiatan Jumat Berkah membagikan nasi kotak kepada masyarakat khususnya warga yang membutuhkan serta pengguna jalan...

Kenduri Maulid Akbar Meriahkan HUT ke-27 Bireuen, 5.850 Porsi Bu Kulah Disiapkan

0
Kenduri Maulid Akbar Meriahkan HUT ke-27 Bireuen, 5.850 Porsi Bu Kulah Disiapkan KABAR BIREUEN, Bireuen — Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Bireuen akan menggelar Kenduri Maulid Nabi...

Pemkab Bireuen Alokasikan Rp13,6 Miliar untuk Gaji PPPK Paruh Waktu, akan Terima Rp300 Ribu...

0
KABAR BIREUEN, Bireuen—Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Bireuen mengalokasikan anggaran Rp13,6 miliar untuk membayar gaji Pegawai Pemerintah dengan Perjanjian Kerja Paruh Waktu (PPPK PW) dalam APBK-Perubahan...

KABAR POPULER

Pemkab Bireuen Alokasikan Rp13,6 Miliar untuk Gaji PPPK Paruh Waktu, akan Terima Rp300 Ribu...

0
KABAR BIREUEN, Bireuen—Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Bireuen mengalokasikan anggaran Rp13,6 miliar untuk membayar gaji Pegawai Pemerintah dengan Perjanjian Kerja Paruh Waktu (PPPK PW) dalam APBK-Perubahan...

Kenduri Maulid Akbar Meriahkan HUT ke-27 Bireuen, 5.850 Porsi Bu Kulah Disiapkan

0
Kenduri Maulid Akbar Meriahkan HUT ke-27 Bireuen, 5.850 Porsi Bu Kulah Disiapkan KABAR BIREUEN, Bireuen — Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Bireuen akan menggelar Kenduri Maulid Nabi...

Jumat Berkah Satlantas Polres Bireuen, Berbagi Nasi Kotak Sambil Patroli

0
KABAR BIREUEN, Bireuen-Satuan Lalu Lintas (Satlantas) Polres Bireuen melaksanakan kegiatan Jumat Berkah membagikan nasi kotak kepada masyarakat khususnya warga yang membutuhkan serta pengguna jalan...

16 Dosen UNIKI Lulus Serdos 2026, Jadi Penguat Mutu dan Profesionalisme Kampus

0
KABAR BIREUEN, Bireuen – Sebanyak 16 dosen Universitas Islam Kebangsaan Indonesia (UNIKI) berhasil lulus Sertifikasi Dosen (Serdos) Tahun 2026. Capaian ini menjadi salah satu...

Korcam Tani Merdeka Indonesia Bireuen Dilantik, Bupati Mukhlis: Harus Jadi Jembatan Komunikasi antara Petani...

0
KABAR BIREUEN, Bireuen – Pengurus Koordinator Kecamatan (Korcam) Tani Merdeka Indonesia Kabupaten Bireuen periode 2026–2031 resmi dilantik dalam rangka memperingati Hari Tani Nasional 2026. Pelantikan...