Musda Belum Terlaksana, Kepengurusan DKA Bireuen Tak Jelas

KABAR BIREUEN– Kepengurusan Dewan Kesenian Aceh (DKA) Kabupaten Bireuen selama beberapa tahun terakhir tidak jelas. Sebab Kepengurusan DKA Kabupaten Bireuen periode sebelumnya,yang diketuai Dewa Abdullah telah berakhir sejak 2014 lalu.

Namun, pasca berakhirnya masa kepengurusan, hingga 2017 pengurus baru belum terbentuk.Bahkan, musyawarah untuk memilih pengurus baru definitif juga belum dilaksanakan.

Tak hanya itu, selama beberapa tahun terakhir ini, DKA Kabupaten Bireuen sepertinya vakum dari kegiatan pembinaan bidang kebudayaan walau bermitra dengan pihak lain.

Dari informasi yang dihimpun Kabar Bireuen, sebenarnya sudah ada mandat untuk menggelar musyawarah, nyatanya sampai sekarang belum terlaksana juga.

Seperti yang diungkapkan seniman Bireuen, Arif Andepa, Jumat (5/5/2017), yang menyebutkan dia juga sudah mendengar kabar tersebut.

“Saya dengar informasi ada dari kalangan pengurus yang lama yang sudah mendapat mandat untuk menggelar musyawarah, tetapi sampai kini sudah berjalan tiga tahun belum juga digelar musyawarah,” ujar Arif Andepa.

Seharusnya, kata dia, sebagai sebuah organisasi yang juga sebagai mitra pemerintah, seyogianya kalau ada dari kalangan pengurus lama yang memegang mandat supaya menggagas pertemuan untuk penyelenggaraan musyawarah.

Hal serupa juga diungkapkan Hermanto ZA, salah satu pengurus DKA Kabupaten Bireuen periode sebelumnya mengaku tidak tahu status kepengurusan DKA Kabupaten Bireuen. Karena tidak ada pemberitahuan dari ketua lama serta tidak adanya rapat.

“Jika ada pengurus atau anggota DKA Kabupaten Bireuen terlibat dalam kegiatan yang bekerja sama dengan Pemkab Bireuen atau pihak lain, juga tidak ada pemberitahuan secara terbuka. Begitulah situasinya,” sebutnya.

Hermanto sepakat sebuah lembaga seperti DKA harus memiliki struktur organisasi yang definitif sehingga jelas. “Tidak elok jika dibiarkan kepengurusan DKA kosong sebagaimana yang sudah berjalan beberapa tahun ini,” ungkapnya.

Sementara itu, Dewa Abdullah, Ketua periode lalu yang telah berakhir 2014, kepada media, Jumat (5/5/2017) menyebutkan, untuk pelaksanaan musyawarah daerah (musda) DKA Kabupaten Bireuen sudah ada mandat dari DKA Provinsi Aceh dengan ketua panitia, Syech Mulyadi.

Dikatakannya, berbekal modal surat mandat tersebut, pihaknya sudah mengusulkan biaya ke Pemkab Bireuen, tetapi sampai kini belum ada realisasinya sehingga pelaksanaan musda terkendala, terlebih dengan suasana pilkada kemarin.

“Dengan terhambatnya proses pelaksanaan musda tersebut, kita segera berkoordinasi langsung dengan dinas terkait. Supaya musda yang merupakan kebutuhan untuk memilih pengurus difinitif dapat terlaksana secepatnya,” pungkas Dewa. (Ihkwati)

 

TINGGALKAN KOMENTAR

Silakan masukkan komentar anda!
Silakan masukkan nama Anda di sini

Situs ini menggunakan Akismet untuk mengurangi spam. Pelajari bagaimana data komentar Anda diproses

BACA JUGA

KABAR TERBARU

Anggaran Rehab-Rekon Aceh Rp25,65 Triliun, 92 Persen Dikelola Pemerintah Pusat

0
KABAR BIREUEN, Banda Aceh – Anggaran rehabilitasi dan rekonstruksi (rehab-rekon) pascabencana di Aceh pada 2026 mencapai sekitar Rp25,65 triliun. Dari angka tersebut, Pemerintah Pusat...

BSI Siap Jalankan Amanah Presiden Prabowo Subianto Sebagai Bank Penyedia Rekening Masyarakat

0
KABAR BIREUEN, Jakarta – PT Bank Syariah Indonesia (Persero) Tbk (BSI) menyampaikan apresiasi atas kepercayaan Presiden Republik Indonesia Prabowo Subianto yang mendorong masyarakat memanfaatkan...

Peran Generasi Muda dalam Mengenalkan dan Melestarikan Peninggalan Tradisional

0
Oleh: Ismatur Rahmi Ketua HMPH UNIKI DI TENGAH derasnya perkembangan teknologi dan budaya global, generasi muda menghadapi tantangan besar dalam mempertahankan identitas budaya daerah. Kehadiran...

Dibiarkan Batu Berserakan dan Berdebu, Warga Harap Jalan Leubu Segera Diaspal

0
KABAR BIREUEN, Makmur – Sudah lebih dari empat bulan sejak mulai dikerjakan pada 28 April 2026, ruas jalan di kawasan Leubu hingga Lapehan Mesjid,...

Nasib Dana Otsus Aceh Masih Menggantung, HRD Desak Pemerintah Pusat Segera Tentukan Sikap

0
KABAR BIREUEN, Jakarta – Keberlanjutan Dana Otonomi Khusus (Otsus) Aceh dalam Anggaran Pendapatan dan Belanja Negara (APBN) 2027 masih belum memiliki kepastian. Menteri Keuangan...

KABAR POPULER

Dituding Telantarkan Pasien Tumor Ganas, Manajemen RSUD dr Fauziah Ungkap Fakta Sebenarnya

0
KABAR BIREUEN, Bireuen - Manajemen RSUD dr Fauziah Bireuen membantah pihaknya menelantarkan pasien tumor ganas, Rizki Saputri (34), warga Dusun Karieng, Desa Rancong, Kecamatan...

Wabup Bireuen Pimpin Upacara Peringatan Hardikda Aceh ke-67

0
KABAR BIREUEN, Bireuen - Pemerintah Kabupaten Bireuen melalui Dinas Pendidikan dan Kebudayaan (Disdikbud) Bireuen, sukses menggelar upacara peringatan Hari Pendidikan Daerah (Hardikda) Aceh ke-67...

Nasib Dana Otsus Aceh Masih Menggantung, HRD Desak Pemerintah Pusat Segera Tentukan Sikap

0
KABAR BIREUEN, Jakarta – Keberlanjutan Dana Otonomi Khusus (Otsus) Aceh dalam Anggaran Pendapatan dan Belanja Negara (APBN) 2027 masih belum memiliki kepastian. Menteri Keuangan...

Dibiarkan Batu Berserakan dan Berdebu, Warga Harap Jalan Leubu Segera Diaspal

0
KABAR BIREUEN, Makmur – Sudah lebih dari empat bulan sejak mulai dikerjakan pada 28 April 2026, ruas jalan di kawasan Leubu hingga Lapehan Mesjid,...

Kunjungi Korban Kebakaran di Gampong Pante Baro, Ketua PMI Bireuen Serahkan Bantuan

0
KABAR BIREUEN,Juli—Ketua PMI Kabupaten Bireuen, Edi Saputra, S.H., M.M. atau Edi Obama, mengunjungi lokasi kebakaran di Gampong (Desa) Pante Baro, Kecamatan Juli, Kabupaten Bireuen...