Minggu, 14 Juni 2026

Pedagang Minta Direlokasi Setelah Lebaran Idul Fitri, Begini Jawaban Bupati Bireuen

KABAR BIREUEN – Bupati Bireuen H. Saifannur, S.Sos menerima keluhan para pedagang ikan dan pedagang sayur yang akan direlokasi ke Pasar Induk Bireuen di Desa Geulanggang Gampong, Kecamatan Kota Juang.

Keluhan para pedagang tersebut disampaikan pada acara silaturahmi dan makan malam bersama dengan Bupati dan Wakil Bupati Bireuen, unsur Forkopimda serta SKPK terkait di Meuligoe Bireuen, Rabu (25/4/2018) malam.

Dalam kesempatan itu, koordinator pedagang, Saiful Azman, mengungkapkan sejumlah keluhan yang selama ini masih mengganjal mereka untuk direlokasi ke pasar induk tersebut.

Ada beberapa poin yang disampaikan Saiful Azman. Antara lain, memohon agar mereka relokasi setelah bulan Ramadhan atau setelah Lebaran Idul Fitri 1439 H. Alasannya, jika dilaksanakan pada akhir bulan Mei yang bertepatan dengan pertengahan Ramadhan, bisa merugikan pedagang. Sebab, saat itu aktivitas pasar sedang meningkat.

“Kemudian, kami pedagang sedikit fobia (rasa takut berlebihan-red), khawatir tidak ada pembeli di tempat baru. Apalagi, akses jalan ke sana yang belum memadai. Untuk itu, mari sama sama kita cari jalan keluarnya,” ungkap Saiful Azman.

Dia juga menyebut nama dua pasar baru di Kabupaten lain yang tidak ramai didatangi pembeli. Karena khawatir nantinya sama dengan pengalaman daerah lain tersebut, maka ada di antara pedagang yang menyewa tempat untuk berjualan di pinggiran jalan elak (jalan bekas rel kereta api).

“Mohon juga disikapi, bagi pedagang sayur yang tak punya tempat atau tidak tertampung di pasar induk,” sebutnya.

Menanggapi keluhan para pedagang, Bupati Saifannur mengatakan, dirinya sangat memahami kondisi dan isi hati para pedagang. Sebab, Saifannur mengaku, dirinya seorang entrepreneur (wirausahawan). Dulunya, dia juga seorang pedagang yang sempat jatuh bangun dan kemudian jadi kontraktor.

“Aku bukan siapa siapa. Anak desa yang turun ke kota. Sama juga seperti bapak-bapak dan ibu-ibu sekalian. Tapi, segala persoalan tetap harus dihadapi dan dicarikan solusinya,” sebut Saifannur.

Pedagang sayur yang tidak tertampung di pasar induk, kata dia, akan dicari solusinya. Begitu juga yang tidak cukup tempat, kios yang bocor atapnya dan akses jalan yang rusak, tetap akan diusahakan untuk disempurnakan.

“Yang penting bersihkan hati dan jiwa kita, Insya Allah akan ada jalan pemecahannya,” tambahnya.

Sesuai dengan permintaan para pedagang, Saifannur menyetujui, mereka akan direlokasi setelah Hari Raya Idul Fitri. Kecuali, bagi para pedagang yang berjualan di pinggir Jalan T. Hamzah Bendahara. Mulai dari ujung sebelah barat (RSUD dr Fauziah) hingga arah timur berbatasan dengan pagar Meunasah Kulah Batee (depan Kantor Subdenpom IM/1-1 Bireuen).

“Kalau untuk pedagang yang berjualan di pinggir jalan itu, harus segera dipindahkan. Sebab, di kawasan tersebut akan dibangun jalan dua jalur yang membutuhkan lahan selebar 21 meter. Kalau tidak dibangun dalam tahun ini, dana DAK untuk membangun jalan tersebut, tidak dapat digunakan lagi dan harus dilembalikan ke Pemerintah Pusat,” jelasnya.

Para pedagang pun dapat memahami penjelasan Bupati Saifannur. Mereka akan mematuhi dan menuruti sesuai arahannya. Bagi para pedagang di kawasan pasar ikan, dibolehkan relokasinya setelah lebaran Idul Fitri mendatang. Sedangkan bagi pedagang yang berjualan di pinggir Jalan T. Hamzah Bendahara, harus dipindahkan sesegera mungkin.

Dalam kesempatan tersebut, Saifannur juga meminta Wakil Bupati Muzakkar A. Gani dan dinas terkait, agar meninjau Pasar Induk Bireuen di Geulanggang Gampong. Tujuannya, untuk melihat secara langsung dan mempersiapkan sarana yang belum tersedia. Ini demi kenyamanan pedagang dan juga pembeli. (Najib Zakaria)

 

 

TINGGALKAN KOMENTAR

Silakan masukkan komentar anda!
Silakan masukkan nama Anda di sini

Situs ini menggunakan Akismet untuk mengurangi spam. Pelajari bagaimana data komentar Anda diproses

BACA JUGA

KABAR TERBARU

Reses Yah Fud di Peudada, Warga Minta Perbaikan Irigasi yang Rusak Akibat Banjir

0
KABAR BIREUEN, Peudada – Kerusakan jaringan irigasi akibat banjir dan longsor yang menyebabkan petani gagal menggarap sawah selama beberapa tahun terakhir menjadi aspirasi utama...

Tingkatkan Kompetensi, Kemnaker Buka Pendaftaran Program Pemagangan Jepang dan Pelatihan Kaigo

0
KABAR BIREUEN, Jakarta—Kementerian Ketenagakerjaan (Kemnaker) membuka pendaftaran Program Pemagangan Jepang dan Pelatihan Kaigo melalui platform Skillhub dalam ekosistem SIAPkerja. Program ini menjadi bagian dari upaya...

Abu Doto Mantan Gubernur Aceh Meninggal Dunia

0
KABAR BIREUEN, Banda Aceh-Innalillahi wa inna ilaihi raji'un. Telah berpulang ke Rahmatullah mantan Gubernur Aceh periode 2012–2017, dr. Zaini Abdullah atau yang akrab disapa...

Buka Lomba SKJ Tingkat Pelajar dan Mahasiswa, Ketua TP-PKK Bireuen Ajak Generasi Muda Budayakan...

0
KABAR BIREUEN, Bireuen – Sebanyak 12 tim dari berbagai sekolah dan perguruan tinggi di Kabupaten Bireuen ambil bagian dalam Lomba Senam Kesegaran Jasmani (SKJ)...

Anggaran Mulai Mengalir, Satgas PRR Pacu Kementerian dan Lembaga Eksekusi Pemulihan Permanen

0
KABAR BIREUEN, Jakarta-Langkah pemulihan permanen di wilayah terdampak bencana hidrometeorologi di Aceh, Sumatera Utara, dan Sumatera Barat terus dipercepat seiring mulai terealisasinya anggaran rehabilitasi...

KABAR POPULER

Anggaran Mulai Mengalir, Satgas PRR Pacu Kementerian dan Lembaga Eksekusi Pemulihan Permanen

0
KABAR BIREUEN, Jakarta-Langkah pemulihan permanen di wilayah terdampak bencana hidrometeorologi di Aceh, Sumatera Utara, dan Sumatera Barat terus dipercepat seiring mulai terealisasinya anggaran rehabilitasi...

Reses Yah Fud di Peudada, Warga Minta Perbaikan Irigasi yang Rusak Akibat Banjir

0
KABAR BIREUEN, Peudada – Kerusakan jaringan irigasi akibat banjir dan longsor yang menyebabkan petani gagal menggarap sawah selama beberapa tahun terakhir menjadi aspirasi utama...

Buka Lomba SKJ Tingkat Pelajar dan Mahasiswa, Ketua TP-PKK Bireuen Ajak Generasi Muda Budayakan...

0
KABAR BIREUEN, Bireuen – Sebanyak 12 tim dari berbagai sekolah dan perguruan tinggi di Kabupaten Bireuen ambil bagian dalam Lomba Senam Kesegaran Jasmani (SKJ)...

Tingkatkan Kompetensi, Kemnaker Buka Pendaftaran Program Pemagangan Jepang dan Pelatihan Kaigo

0
KABAR BIREUEN, Jakarta—Kementerian Ketenagakerjaan (Kemnaker) membuka pendaftaran Program Pemagangan Jepang dan Pelatihan Kaigo melalui platform Skillhub dalam ekosistem SIAPkerja. Program ini menjadi bagian dari upaya...

Tuntut Bentuk Qanun Media Sosial, Gerakan Pembela Syariat Akan Gelar Aksi Damai di DPRA

0
KABAR BIREUEN, Banda Aceh – Sejumlah tokoh agama, ulama, dan elemen masyarakat yang tergabung dalam Gerakan Pembela Syariat akan menggelar aksi damai di halaman...