KABAR BIREUEN, Bireuen – Ratusan santri dan santriwati Pesantren Mahasiswa Jamiah Kebangsaan Indonesia Bireuen mendapat pembekalan tentang hukum dan literasi keuangan perbankan syariah. Edukasi tersebut diharapkan membekali mahasiswa agar lebih memahami hak dan kewajiban sebagai warga negara sekaligus bijak mengelola keuangan.
Pembekalan berlangsung di Aula Lantai III Universitas Islam Kebangsaan Indonesia (UNIKI), Selasa (8/9/2026), dalam kegiatan bertajuk “Jaksa Masuk Dayah” dengan tema Sosialisasi Penerangan dan Penyuluhan Hukum serta Edukasi Keuangan Perbankan Syariah. Kegiatan juga diikuti mahasiswa dari unsur organisasi kemahasiswaan (Ormawa) UNIKI.
Direktur Pesantren Mahasiswa Jamiah Kebangsaan Indonesia, Tgk. Yusri, S.Sos., M.Si., M.S., mengatakan kegiatan tersebut penting untuk memperluas wawasan santri mahasiswa, baik mengenai hukum maupun pengelolaan keuangan berbasis syariah.
“Kami sangat mengapresiasi kegiatan ini dan berharap santri dan santriwati dapat mengambil ilmu sebanyak-banyaknya, baik mengenai hukum maupun pengetahuan tentang keuangan syariah, sehingga ilmu yang diperoleh dapat bermanfaat dalam kehidupan sehari-hari,” ujarnya.

Kegiatan menghadirkan pemateri dari sejumlah instansi. Materi pendidikan disampaikan Andriansyah, S.Ag., M.H., dari Dinas Pendidikan Dayah Aceh.
Sementara edukasi mengenai pengenalan produk tabungan Bank Aceh disampaikan Aulia Fahmi. Para peserta diperkenalkan dengan berbagai layanan dan produk perbankan syariah yang dapat dimanfaatkan, khususnya oleh kalangan mahasiswa.
Adapun materi penerangan dan penyuluhan hukum dari Kejaksaan Tinggi Aceh disampaikan Ali Rasab Lubis, S.H. Ia memberikan pemahaman kepada peserta mengenai pentingnya mengenal aturan hukum serta membangun kesadaran untuk menaati ketentuan yang berlaku.
Ali berharap kegiatan tersebut tidak hanya meningkatkan literasi hukum, tetapi juga memperkuat pemahaman santri mahasiswa terhadap pengelolaan keuangan.

“Dengan meningkatnya literasi hukum dan keuangan, para santri mahasiswa diharapkan memiliki wawasan yang luas, memahami hak dan kewajibannya sebagai warga negara, serta bijak dalam mengelola keuangan,” katanya.
Menurut Tgk. Yusri, Pesantren Mahasiswa Jamiah Kebangsaan Indonesia berkomitmen menghadirkan kegiatan edukatif yang mendukung pembentukan karakter dan peningkatan wawasan santri mahasiswa.
Dia juga berharap, sinergi dengan berbagai instansi terus terjalin sehingga mahasiswa di lingkungan pesantren mendapatkan pembekalan yang relevan dengan kebutuhan mereka.
Kegiatan tersebut turut dihadiri Rektor UNIKI Dr. Zainuddin Iba, S.E., M.M.; Wakil Rektor II Bidang Umum dan Keuangan Chairul Bariah, S.E.; Kepala Biro Administrasi Umum dan Keuangan Novida Humaira, S.E., M.M.; sejumlah dosen serta pengurus Ormawa UNIKI. (Red)












