Mahasiswa Umuslim Promosi Aceh pada World Travellers Café 2019 di Nagoya Jepang

KABAR BIREUEN-Dua orang mahasiswa Universitas Almuslim (Umuslim) Peusangan Bireuen yang sedang mengikuti pertukaran mahasiswa antara Universitas Almuslim dan Gakuin University Jepang (NGU) turut  berpartisipasi mempromosikan Indonesia khususnya Aceh di Negara Jepang.

Dua mahasiswa tersebut  Bilal Paranov mahasiswa prodi Hubungan Internasional (HI) Fisip dan  Alfurqan Ismail mahasiswa prodi Pendidikan  Bahasa Inggris FKIP Universitas Almuslim Peusangan
Bireuen.

Kehadiran kedua mahasiswa Universitas Almuslim di negeri matahari terbit tersebut, dalam rangka menindak lanjuti implementasi perjanjian kerjasama (MoU) yang telah ditandatangani oleh Prof . Hisao Kibune President Nagoya Gakuin University (NGU) dan Dr. H.Amiruddin Idris,SE.,MSi selaku rektor Universitas Almuslim beberapa waktu lalu.

Menurut informasi yang disampaikan Bilal Paranov dari Jepang, kegiatan World Travellers Café2019 (WTC 2019)  dilaksanakan  oleh International Affairs of Nagoya Gakuin University Jepang (NGU) merupakan kegiatan akbar bulanan.

Kegiatan WTC ini bertujuan mengajak masyarakat dunia  yang hadir untuk mengenal lebih dekat tentang budaya, wisata serta hal yang jarang diketahui tentang suatu Negara.

Sebuah kehormatan, NGU memilih Indonesia, yang diwakili oleh Universitas Almuslim Aceh sebagai negara pertama yang mempersentasikan di WTC 2019. Untuk sesion pertama kegiatan di ikuti mahasiswa dari Indonesia, Filipina, Thailand, China, Kanada dan beberapa negara lainnya, sedangkan yang belum berkesempatan pada sesion ini  akan ikut persentasinya pada WTC 2019 selanjutnya.

Sebagai perwakilan Indonesia dari Universitas Almuslim, Bilal Paranov mahasiswa prodi Hubungan Internasional FISIP dan Alfurqan Ismail  mahasiswa prodi Pendidikan Bahasa Inggris FKIP, mereka berdua  hadir dengan menggunakan baju batik motif Pinto Aceh.

Hal itu menambah semaraknya kegiatan presentasi dari Aceh karena ikut bergabungnya salah satu putra asli Jepang  yang  kuliah di NGU,  pernah kuliah selama satu semester di Umuslim yaitu Iwatsuki Shunichi, dia juga  hadir dengan memakai baju batik.

Menurut Bilal Paranov seminggu sebelum acara dimulai, mereka  sudah berkoordinasi dengan International Affairs of NGU untuk menyediakan cemilan khas Indonesia.

“Pertama kami sempat kewalahan mencari makanan khas Indonesia khususnya Aceh, akhirnya kami menemukan pisang sale dan kue gring di salah satu toko serba Indonesia di Kota Nagoya, Jepang.,” sebutnya.

Saat persentasi tersebut panitia juga menyediakan Kopi Gayo secara gratis kepada penonton yang tersedia di coffee machine. Penonton yang hadir sungguh di luar ekspektasinya, hampir 500 penonton memenuhi Global Links International Center.

Mereka terdiri dari mahasiswa, dosen, pengusaha dan masyarakat umum yang tertarik mengenal lebih dekat tentang bumi nusantara.

Dalam presentasi harus menggunakan bahasa Jepang, meskipun begitu, mereka sedikit mencampuradukkan dengan bahasa Inggris. Slide awal dimulai dengan menjelaskan letak geografis Indonesia, diikuti dengan budaya dan wisata.

“Jujur saja, 80 persen isi presentasi saya yaitu tentang budaya, makanan dan wisata yang terdapat di Provinsi Aceh. Penonton sangat terkesima dan sumringah saat kami menjelaskan tentang pesta pernikahan di Aceh dan berbagai kanduri di Aceh,” ungkapnya.

Di akhir presentasi kami sempat  memutar video ‘The Light of Aceh.”  yang ditutup dengan standing ovation dari seluruh penonton yang hadir.

“Tujuan saya menampilkan budaya Aceh adalah untuk mempromosikan Indonesia sebagai negara wisata halal terbaik di dunia, dan Aceh menjadi sampel yang baik untuk wisata halal tersebut,” tulis Bilal Paranov melalui messengger kepada Kabag Humas Umuslim Zulkifli,M.Kom kemudian diteruskan kepada media.

Setelah presentasi banyak penonton yang menghampiri mereka untuk memuji cita rasa pisang sale dan kopi Gayo, bahkan beberapa diantaranya ingin memesan baju batik khas Aceh, alasannya, sangat artistik.

Tak hanya itu, mahasiswa Internasional dari Kanada dan Amerika juga berencana untuk liburan ke Sabang akhir tahun ini, mereka tertarik karena slide presentasi keindahan Sabang dan biaya yang terjangkau untuk liburan ke Indonesia. Sungguh pengalaman yang sangat berharga, sudah tugas kita bersama untuk mempromosikan tanah air tercinta Indonesia. (REL)

TINGGALKAN KOMENTAR

Silakan masukkan komentar anda!
Silakan masukkan nama Anda di sini

Situs ini menggunakan Akismet untuk mengurangi spam. Pelajari bagaimana data komentar Anda diproses

BACA JUGA

KABAR TERBARU

Peduli Korban Bencana, Empat Anggota UKM Lensa Pers UNIKI Ikuti Pengabdian Berdampak AKSARA 2026...

0
KABAR BIREUEN, Bireuen – Empat mahasiswa Universitas Islam Kebangsaan Indonesia (UNIKI) akan terlibat dalam kegiatan Pengabdian Berdampak AKSARA 2026 di Desa Kala Segi, Kabupaten...

Kapolda Aceh Ajak Pelajar Jauhi Narkoba dan Stop Perundungan 

0
KABAR BIREUEN, Banda Aceh — Kapolda Aceh Irjen Pol. Ruddi Setiawan menegaskan, masa depan generasi muda tidak hanya ditentukan oleh prestasi akademik, tetapi juga...

Bawa Dukungan dari 15 Daerah, Sayuti Achmad Resmi Mendaftar sebagai Bakal Calon Ketua PWI...

0
KABAR BIREUEN, Banda Aceh – Sayuti Achmad, Ketua Persatuan Wartawan Indonesia (PWI) Lhokseumawe, menyerahkan berkas pendaftaran sebagai bakal calon Ketua PWI Aceh periode 2026–2031...

Imbau Pengendara Utamakan Keselamatan, Kapolres Bireuen Turun ke Jalan Atur Lalu Lintas

0
KABAR BIREUEN, Bireuen–Kapolres Bireuen AKBP Yulhendri, S.H., S.I.K., S.Psi., M.I.K., bersama personel turun langsung melakukan pengaturan arus lalu lintas, sekaligus memberikan imbauan keselamatan kepada...

Satgas PRR Aceh Paparkan Progres Pemulihan Pascabencana, Ini Capaian Berbagai Sektor Strategis

0
KABAR BIREUEN, Banda Aceh– Pemerintah menegaskan akan terus mengoptimalkan upaya percepatan pemulihan Aceh pascabencana melalui intervensi terpadu di berbagai sektor strategis. Berdasarkan data harian Posko...

KABAR POPULER

Beredar Isu, Proses Perubahan Akta Notaris Yayasan Almuslim Peusangan Tahun 2022 Kuras Biaya Rp460...

0
KABAR BIREUEN, Bireuen - Musyawarah IX Yayasan Almuslim Peusangan (YAP) yang berlangsung di Matangglumpangdua pada 28 November 2020, meninggalkan sejumlah teka teki. Mulai dari...

Sayuti Abubakar Dukung Edi Obama Maju sebagai Calon Ketua Pembina Yayasan Almuslim Peusangan, Harap...

0
KABAR BIREUEN, Lhokseumawe – Wali Kota Lhokseumawe, Dr. Sayuti Abubakar, S.H., M.H., menyatakan dukungannya terhadap Edi Saputra, S.H., M.M., atau yang lebih dikenal dengan...

Imbau Pengendara Utamakan Keselamatan, Kapolres Bireuen Turun ke Jalan Atur Lalu Lintas

0
KABAR BIREUEN, Bireuen–Kapolres Bireuen AKBP Yulhendri, S.H., S.I.K., S.Psi., M.I.K., bersama personel turun langsung melakukan pengaturan arus lalu lintas, sekaligus memberikan imbauan keselamatan kepada...

Bawa Dukungan dari 15 Daerah, Sayuti Achmad Resmi Mendaftar sebagai Bakal Calon Ketua PWI...

0
KABAR BIREUEN, Banda Aceh – Sayuti Achmad, Ketua Persatuan Wartawan Indonesia (PWI) Lhokseumawe, menyerahkan berkas pendaftaran sebagai bakal calon Ketua PWI Aceh periode 2026–2031...

Tokoh Peusangan Raya Pertanyakan Isu Aset Wakaf Yayasan Almuslim Jadi Jaminan Uang Rp5 Miliar

0
KABAR BIREUEN, Peusangan - Para tokoh masyarakat Peusangan Raya, Kabupaten Bireuen mempertanyakan isu aset wakaf milik Yayasan Almuslim Peusangan dijadikan jaminan (agunan) bank untuk...