Hadiri Pengukuhan Waled Ibrahim sebagai  Pimpinan Dayah Darul Falah Jeunieb, Bupati Bireuen Tekankan Peran Ulama Bentengi Generasi Muda

KABAR BIREUEN, Jeunieb – Waled Ibrahim resmi dikukuhkan sebagai Pimpinan Dayah Darul Falah Jeunieb yang baru, Senin (24/8/2026). Pengukuhan tersebut menjadi momentum untuk memperkuat peran dayah sebagai pusat pendidikan Islam sekaligus benteng moral generasi muda di Kabupaten Bireuen.

Prosesi pengukuhan berlangsung khidmat di Kompleks Dayah Darul Falah, Desa Meunasah Tunong Lueng, Kecamatan Jeunieb, dan dihadiri Bupati Bireuen Ir. H. Mukhlis, S.T., bersama unsur Forkopimda, jajaran Pemerintah Kabupaten Bireuen, para ulama, tokoh masyarakat, keluarga besar dayah, serta para santri.

Dalam sambutannya, Bupati Mukhlis menyampaikan selamat kepada Waled Ibrahim atas amanah baru tersebut. Dia berharap, pimpinan baru dapat menjalankan tugas dengan ikhlas serta melanjutkan perjuangan pendiri Dayah Darul Falah, Abu H. Abdusshamad bin Tgk. Mudajini (Abu Di Lheue).

Menurutnya, keberadaan dayah memiliki peran penting dalam membentuk karakter dan moral generasi muda. Karena itu, Pemerintah Kabupaten Bireuen berkomitmen terus bersinergi dengan para ulama untuk menghadapi berbagai persoalan sosial yang dapat mengancam generasi muda.

“Sinergi antara ulama, pemerintah, dan masyarakat sangat penting dalam menjaga marwah dayah sekaligus menjadi benteng moral bagi generasi muda,” kata Mukhlis.

Bupati Bireuen, Ir. H. Mukhlis, S.T., sedang menyampaikan sambutannya. (Foto: Prokopim Bireuen)

Bupati Mukhlis juga memberikan apresiasi kepada pimpinan sebelumnya, Tgk. Hj. Ummi Latifah binti Ismail, atas dedikasi dan pengabdiannya memimpin Dayah Darul Falah selama lebih dari dua dekade.

Dia berharap, estafet kepemimpinan tersebut dapat membawa Dayah Darul Falah semakin maju dan mampu mempertahankan tradisi keilmuan Islam.

Kepada para santriwan dan santriwati, Mukhlis berpesan agar mereka bersungguh-sungguh dalam menuntut ilmu, menghormati guru, memuliakan orang tua, serta menjaga nama baik dayah.

“Kepada para santri, hormati guru, muliakan orang tua, bersungguh-sungguhlah dalam menuntut ilmu dan jagalah nama baik dayah. Jadilah generasi yang berilmu, berakhlak, dan mampu memberikan manfaat bagi agama, masyarakat, dan daerah,” pesannya.

Sementara itu, Ketua Panitia, Tgk. Iskandar, menyampaikan apresiasi dan terima kasih kepada para dermawan, ulama, tokoh masyarakat, serta seluruh pihak yang telah mendukung pelaksanaan pengukuhan tersebut.

Foto bersama seusai acara. (Foto: Prokopim Bireuen)

Menurutnya, gotong royong dalam bentuk sumbangan harta, tenaga, dan pikiran menjadi bagian penting sehingga kegiatan dapat terlaksana dengan baik. Panitia juga menyampaikan permohonan maaf apabila masih terdapat kekurangan dalam penyediaan sarana prasarana maupun pelayanan selama acara.

Pengukuhan Waled Ibrahim diharapkan tidak hanya menjadi pergantian kepemimpinan, tetapi juga menjadi momentum untuk memperkuat tradisi pendidikan dan literasi di lingkungan dayah. Pimpinan baru diharapkan mampu melahirkan generasi ulama yang berakhlak, mencintai ilmu, serta tidak hanya bergantung pada informasi instan.

Rangkaian acara dilanjutkan dengan prosesi peusijuek atau tepung tawar terhadap Waled Ibrahim. Prosesi tersebut dilakukan Abu Tanjong Bungong, Teungku H. Abdullah bin Ibrahim; Abu Di Idi, Abi Zainal Abidin; Abati Darul Falah, Tgk. H. Bukhari bin Ibrahim; serta Waled Gampong Gajah, Tgk. H. Abdul Hadi, M.A.

Acara ditutup dengan tausiyah singkat dan doa yang disampaikan Abuya Kuta Krueng, kemudian dilanjutkan foto bersama. (Suryadi) 

 

 

TINGGALKAN KOMENTAR

Silakan masukkan komentar anda!
Silakan masukkan nama Anda di sini

Situs ini menggunakan Akismet untuk mengurangi spam. Pelajari bagaimana data komentar Anda diproses

BACA JUGA

KABAR TERBARU

Buka PKM Poltekpel Malahayati di Pidie Jaya, HRD Serukan Penguatan Kesiapsiagaan Masyarakat Pesisir Hadapi...

0
KABAR BIREUEN, Pidie Jaya — Anggota Komisi V DPR RI Fraksi PKB, H. Ruslan M. Daud, S.E., M.A.P. (HRD), mendorong masyarakat pesisir memperkuat pengetahuan...

Di Hadapan DPD RI, Bupati Mukhlis Ungkap Beratnya Pemulihan Bireuen Pascabencana

0
KABAR BIREUEN, Batam – Pemulihan pascabencana banjir di Kabupaten Bireuen masih menghadapi persoalan serius. Dari sekitar 15.000 hektare lahan sawah yang terdampak, saat ini...

Kawal Pembenahan Stasiun Bogor, HRD Tegaskan Keselamatan Penumpang Harus Diprioritaskan

0
KABAR BIREUEN, Bogor – Anggota Komisi V DPR RI Fraksi PKB, H. Ruslan Daud (HRD), menegaskan akan mengawal pembenahan sarana dan prasarana perkeretaapian agar...

Kapolres Bireuen Buka Pelatihan Kehumasan, Tekankan Personel Miliki Kemampuan Komunikasi Publik

0
KABAR BIREUEN, Bireuen - Guna mendukung penyampaian informasi kepada masyarakat secara cepat, tepat, akurat, transparan, dan bertanggung jawab, Kepolisian Resor (Polres) Bireuen mengadakan Pelatihan...

Kapolda Aceh Pimpin Sertijab Dua PJU dan Lima Kapolres Jajaran

0
KABAR BIREUEN, Banda Aceh – Sebanyak dua pejabat utama (PJU) dan lima kapolres resmi mengemban amanah baru setelah mengikuti upacara serah terima jabatan (sertijab)...

KABAR POPULER

BGN Wacanakan MBG Dikelola Kantin Sekolah, Relawan SPPG: Jangan Biarkan Kami Kembali Jadi Pengangguran

0
KABAR BIREUEN, Bireuen - Wacana Badan Gizi Nasional (BGN) melibatkan kantin sekolah dalam pelaksanaan program Makan Bergizi Gratis (MBG) menuai reaksi pihak Satuan Pelayanan...

SPPG Keude Matang Glumpang Dua: Wacana Kantin MBG Perlu Dikaji dengan Memperhatikan Standar Gizi...

0
KABAR BIREUEN, Peusangan - Satuan Pelayanan Pemenuhan Gizi (SPPG) Keude Matang Glumpang Dua, Kecamatan Peusangan, Kabupaten Bireuen, menolak wacana menjadikan kantin sekolah sebagai fungsi...

Perbaikan Penutup Saluran Sepanjang 223 Meter di Pasar Cureh Dikerjakan 2027, Sementara Dipasang Papan

0
KABAR BIREUEN, Bireuen–Dinas Perindustrian, Perdagangan, Koperasi dan UKM (Perindagkop) Kabupaten Bireuen memastikan penutup saluran di kawasan Pasar Ikan Cureh di Pasar Induk Bireuen, Desa...

Di Hadapan DPD RI, Bupati Mukhlis Ungkap Beratnya Pemulihan Bireuen Pascabencana

0
KABAR BIREUEN, Batam – Pemulihan pascabencana banjir di Kabupaten Bireuen masih menghadapi persoalan serius. Dari sekitar 15.000 hektare lahan sawah yang terdampak, saat ini...

Jaksa Masuk Dayah, Santri Pesantren Mahasiswa Jamiah Kebangsaan Bireuen Dibekali Literasi Hukum dan Keuangan...

0
KABAR BIREUEN, Bireuen – Ratusan santri dan santriwati Pesantren Mahasiswa Jamiah Kebangsaan Indonesia Bireuen mendapat pembekalan tentang hukum dan literasi keuangan perbankan syariah. Edukasi...