Rabu, 20 Mei 2026

KUA Gandapura dan Puskesmas Mon Keulayu Kembali Jalin Kerja Sama Bimbingan Perkawinan

KABAR BIREUEN, Gandapura – Kantor Urusan Agama (KUA) Gandapura dan Puskesmas Mon Keulayu kembali menjalin penjanjian kerja sama terkait program bimbingan kesehatan reproduksi bagi calon pengantin di KUA Kecamatan Gandapura, Bireuen, Selasa (17/6/2025).

Sebelumnya kedua institusi kecamatan di Kabupaten Bireuen itu, telah pernah menjalin kerja sama serupa pada 2023. Karena perjanjian kerja samanya sudah kadaluarsa, sehingga perlu diperbarui kembali yang ditandai dengan penandatanganan Memorandum of Understanding (MoU) oleh Kepala Kantor Urusan Agama Kecamatan Gandapura, Abdul Halim Mubary, M.Kom.I dan Kepala UPTD Puskesmas Mon Keulayu, dr. Nelli Srihartati di ruangan kepala KUA Gandapura.

Kepala KUA Kecamatan Gandapura, Abdul Halim Mubary, S.HI, M.Kom.I menyambut baik pembaruan perjanjian kerja sama kedua belah pihak guna melanjutkan optimalisasi dalam pelaksanaan bimbingan perkawinan pra nikah.

“Bimbingan perkawinan kepada calon pengantin merupakan salah satu program prioritas yang dilaksanakan Kementerian Agama di tingkat KUA. Kerja sama perjanjian ini merupakan langkah maju guna menguatkan pembekalan bagi catin yang hendak menuju gerbang pernikahan,” paparnya.

Menurut Halim Mubary, rumah tangga yang tangguh dan harmonis merupakan dambaan setiap pasangan calon pengantin yang akan menikah. Karena ada banyak persiapan yang harus dilakukan oleh calon pasangan suami istri untuk menuju bahtera rumah agar kokoh yang muaranya menuju rumah tangga yang sakinah mawadah warahmah.

“Selain bekal finansial, mental, dan spritual, yang tak kalah pentingnya adalah persiapan kesehatan. Supaya semua unsur di atas terpenuhi, maka diperlukan kerja sama lintas sektor dalam bimbingan perkawinan,” kata Halim Mubary.

Ditambahkan, idealnya durasi pembekalan bagi catin harus maksimal dengan sejumlah materi yang meliputi aspek psikologi pernikahan, menyiapkan generasi berkualitas, mengelola keuangan keluarga, hingga aspek tanggung jawab suami istri, dan yang tidak kalah pentingnya tentang materi kesehatan.

“Dengan adanya bimbingan perkawinan terjadwal yang melibatkan kolaborasi pihak Puskesmas dengan KUA ini, kita berharap dapat meminimalisir angka perceraian dan tindak kekerasan dalam rumah tangga, sehingga melahirkan anak-anak yang sehat dan cerdas secara lahir dan batin nantinya,” imbuhnya.

Kepala KUA Gandapura, Abdul Halim Mubary dan Kepala Puskesmas Mon Keulayu, dr Nelli Srihartat, menandatangani MoU. (Foto: Dok. KUA Gandapura)

Sementara, Kepala UPTD Puskesmas Mon Keulayu, dr Nelli Srihartati, menyambut baik pembaharuan kerja sama yang terjalin dengan KUA Gandapura tersebut.

“Kami dari pihak Puskesmas Mon Keulayu, mendukung sepenuhnya program yang terjalin antara kedua belah pihak. Kerja sama ini bertujuan untuk meningkatkan kualitas pelayanan kesehatan kepada calon pengantin serta meningkatkan kapasitas pengetahuan catin terhadap pencegahan kelahiran anak stunting,” papar dr. Nelli.

Menurut dr. Nelli, menjaga kesehatan itu penting karena ada banyak manfaat. dengan harapan tidak ada kendala-kendala kesehatan yang dapat mengganggu keberlangsungan rumah tangga,.

MoU memuat ketentuan bahwa UPTD Puskesmas Mon Keulayu akan memberikan pelayanan kesehatan yang meliputi anamnesia, pemeriksaan fisik, pelayanan gizi, skrining dan Imunisasi TT, konseling, pengobatan/terapi rujukan. Selain itu, juga akan memberikan arahan dan informasi mengenai kesehatan reproduksi deteksi dini penyakit menular seksual, pencegahan komplikasi kehamilan persalinan dan perencanaan kesehatan keluarga, kontrasepsi dan pencegahan kekerasan dalam rumah tangga.

Pelayanan kesehatan calon pengantin dilayani setiap hari kerja. Puskesmas Mon Keulayu juga akan memberikan surat keterangan kesehatan dan kartu catin sehat kepada calon pengantin.

“Namun bila masih ada yang harus diobati lebih lanjut, maka catin akan mendapat arahan kesehatan lanjutan ,” ucapnya.

Setelah memberikan materi di hadapan 10 orang peserta, pihak KUA Gandapura dan Puskesmas Mon Keulayu, menandatangani MoU lintas sektor di ruang kerja Kepala KUA Gandapura.

Pada penghujung kegiatan, peserta diberikan sertifikat bimbingan perkawinan sebagai salah satu syarat yang harus dilampirkan saat pendaftaran nikah. (Red) 

TINGGALKAN KOMENTAR

Silakan masukkan komentar anda!
Silakan masukkan nama Anda di sini

Situs ini menggunakan Akismet untuk mengurangi spam. Pelajari bagaimana data komentar Anda diproses

BACA JUGA

KABAR TERBARU

Ilham Sakubat Tolak Berdamai dengan Anderson, Proses Hukum Tetap Berlanjut

0
KABAR BIREUEN, Bireuen - Kasus dugaan penghinaan dan pencemaran nama baik melalui media sosial (medsos) yang menjerat Zarkasyi alias Anderson terus bergulir di Polres...

11 Atlet Kempo Bireuen Lolos ke PORA XV Aceh Jaya

0
KABAR BIREUEN, Bireuen - Sebanyak 11 atlet Kempo Bireuen sukses lolos ke Pekan Olahraga Aceh (PORA) XV di Aceh Jaya. Keberhasilan tersebut setelah 11...

Warga Berharap Bupati Bireuen Alokasikan Anggaran untuk Peningkatan Jalan Akses ke Lapangan Paya Kareung

0
KABAR BIREUEN, Bireuen, Warga Kabupaten Bireuen, khususnya peminat olahraga, mengharapkan Bupati Bireuen, Ir. H. Mukhlis, ST mengalokasikan anggaran untuk peningkatan jalan akses ke lapangan...

Ratusan Peserta Didik Ikuti FLS3N SD Tingkat Kabupaten Bireuen

0
KABAR BIREUEN, Bireuen - Ratusan peserta didik jenjang Sekolah Dasar (SD) unjuk talenta di ajang Festival Lomba Seni dan Sastra Siswa Nasional (FLS3N) Tingkat...

PW APRI Aceh dan Humas Kemenag Aceh Gelar Webinar Penulisan Berita Online

0
KABAR BIREUEN, Banda Aceh - Guna memperkuat peran penghulu di bidang literasi, terutama penulisan berita di website organisasi, Pengurus Wilayah Asosiasi Penghulu Republik Indonesia...

KABAR POPULER

Lima Jabatan Tinggi Pratama dan 15 Administrator di Pemkab Bireuen Kosong, Ini Penyebabnya

0
KABAR BIREUEN, Bireuen - Lima jabatan tinggi pratama (eselon II) dan 15 jabatan administrator (eselon III) di lingkungan Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Bireuen saat ini...

Ilham Sakubat Tolak Berdamai dengan Anderson, Proses Hukum Tetap Berlanjut

0
KABAR BIREUEN, Bireuen - Kasus dugaan penghinaan dan pencemaran nama baik melalui media sosial (medsos) yang menjerat Zarkasyi alias Anderson terus bergulir di Polres...

Ratusan Peserta Didik Ikuti FLS3N SD Tingkat Kabupaten Bireuen

0
KABAR BIREUEN, Bireuen - Ratusan peserta didik jenjang Sekolah Dasar (SD) unjuk talenta di ajang Festival Lomba Seni dan Sastra Siswa Nasional (FLS3N) Tingkat...

Pemkab Bireuen Gelar Pasar Murah Jelang Idul Adha, Ini Jadwal dan Lokasinya

0
KABAR BIREUEN, Bireuen- Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Bireuen bersama Pemerintah Aceh menggelar pasar murah di 11 kecamatan. Pasar murah tersebut dilaksanakan dalam rangka menyambut Hari Raya...

Polda Aceh Klarifikasi Informasi Dugaan Penetapan Al-Farlaky Jadi Tersangka dalam Kasus Korupsi Beasiswa 2017

0
KABAR BIREUEN, Banda Aceh — Polda Aceh melalui Kabid Humas ,Kombes Pol. Joko Krisdiyanto, SIK, memberikan klarifikasi terkait pemberitaan di sejumlah media yang menyebutkan...