Keuchik Hasdairin: Di Pante Karya Tidak Ada Hutan Lindung dan Lahan Khusus untuk Mantan Kombatan GAM

KABAR BIREUEN, Peusangan Siblah Krueng – Di Gampong (Desa) Pante Karya, Kecamatan Peusangan Siblah Krueng, Kabupaten Bireuen, tidak ada lagi kawasan Hutan Lindung. Selain itu, lahan yang disebut-sebut diperuntukkan khusus untuk mantan kombatan GAM telah dirampas oleh mafia tanah, juga tidak dapat dibuktikan.

Demikian diungkapkan Keuchik Gampong Pante Karya, Kecamatan Peusangan Siblah Krueng, Hasdairin yang menghubungi Kabar Bireuen melalui telepon selulernya, Kamis malam (25/9/2025).

Kalheuh lonjak pastikan bak dinas hana le uteun lindong di gampong lon (sudah saya pastikan ke dinas tidak ada lagi kawasan hutan lindung di Pante Karya),” tegas Keuchik Hasdairin.

Menurutnya, di Kecamatan Peusangan Siblah Krueng, yang ada kawasan hutan produksi, lokasinya berbatasan dengan Kecamatan Sawang, Kabupaten Aceh Utara.

Selain itu, Hasdairin menegaskan, di wilayah yang ia pimpin tidak ada lahan diperuntukkan khusus untuk eks kombatan GAM.

“Tidak ada lahan khusus untuk mantan kombatan GAM di Pante Karya. Kalau ada saya pasti tahu,” sebut pensiunan PNS pada Dinas Pendidikan dan Kebudayaan Kabupaten Bireuen ini.

Pada kesempatan itu, pria yang pernah menjadi pengelola barang pada Dinas Pendidikan dan Kebudayaan Bireuen selama 23 tahun ini berharap, wartawan dalam menyajikan berita harus berdasarkan fakta.

Peta kawasan hutan Kecamatan Peusangan Siblah Krueng, menunjukkan warna kuning (Hutan Produksi), tidak ada kawasan hutan lindung. (Foto peta direkam di kantor BKPH Jeumpa)

“Silakan tulis kalau itu fakta dan jangan mengada-ada. Di Pante Karya tidak ada hutan lindung, jangan ditulis ada hutan lindung yang rusak. Nanti kami yang berurusan dengan pihak penegak hukum,” sebutnya.

Ia sangat menyayangkan pemberitaan di salah satu media online yang memuat hak jawabnya dipelintir.

“Mereka (wartawan media online) tanya ke saya, apa saya mendapat tekanan sehingga harus membantah berita yang ditulis di medianya. Saya jawab, saya tidak ditekan siapa pun, tetapi perlu meluruskan hal yang tidak pernah saya sampaikan kenapa ditulis di media. Ketika dimuat hak jawab saya, sudah ditulis diduga dapat tekanan, padahal tidak demikian,” ucapnya.

Sementara seorang mantan GAM yang berdomisili di Kecamatan Peusangan Siblah Krueng dihubungi Kabar Bireuen melalui selulernya, membeberkan tentang isu lahan untuk mantan kombatan GAM dirampas mafia tanah.

Menurutnya, pasca damai sejumlah mantan kombatan GAM menguasai ratusan hektare lahan bekas kawasan hutan di Kecamatan Peusangan Siblah Krueng. Lahan tersebut, awalnya dikelola untuk kepentingan ekonomi mantan kombatan.

“Namun, tahun 2009 lahan itu dijual ke pengusaha sawit. Saya tidak setuju lahan itu dijual, tetapi tidak bisa berbuat apa-apa karena keputusan orang ramai, dan uangnya dibagi-bagi,” ungkap mantan GAM yang tidak pernah melarikan diri ke luar Aceh ketika diberlakukan Darurat Militer, dan meminta jati dirinya tidak ditulis di media.

Sebutnya lagi, lahan itu tidak tertulis secara khusus untuk mantan GAM. “Tetapi kami yang klaim bahwa itu lahan untuk kombatan. Sekarang lahan itu semua sudah dijual, kalau disebut dirampas, siapa yang rampas,” ujarnya. (Rizanur)

 

TINGGALKAN KOMENTAR

Silakan masukkan komentar anda!
Silakan masukkan nama Anda di sini

Situs ini menggunakan Akismet untuk mengurangi spam. Pelajari bagaimana data komentar Anda diproses

BACA JUGA

KABAR TERBARU

Tidak Berpengaruh Mahalnya Harga Mahar, Pernikahan di KUA Makmur Justru Meningkat Drastis

0
KABAR BIREUEN, Makmur – Mahalnya harga mahar ternyata tidak menjadi penghalang bagi pasangan calon pengantin (catin) untuk melangsungkan pernikahan di Kecamatan Makmur, Kabupaten Bireuen....

Dirut Bank Aceh Syariah dan Jamaah Haji Kloter 2 Aceh Ziarahi Makam Habib Bugak,...

0
KABAR BIREUEN, Bireuen— Direktur Utama (Dirut) PT Bank Aceh Syariah, Fadhil Ilyas, bersama jamaah haji Kloter 2 asal Aceh melaksanakan ziarah dan doa bersama...

Ratusan Hektare Sawah Masih Tertimbun Endapan Banjir, Pendapatan Petani Kuta Blang Terpuruk

0
KABAR BIREUEN, Kuta Blang – Ratusan hektare lahan sawah di Kecamatan Kuta Blang, Kabupaten Bireuen, hingga kini masih tertimbun material tanah akibat banjir yang...

Bupati Mukhlis Fasilitasi Ambulans Jemput Pekerja Asal Bireuen yang Sakit Dipulangkan dari Malaysia

0
KABAR BIREUEN, Bireuen – Respons cepat ditunjukkan Bupati Bireuen, Ir. H. Mukhlis, ST, dengan memfasilitasi ambulans untuk menjemput seorang warga Kabupaten Bireuen yang dipulangkan...

Melalui Mekanisme Tender, Kementerian Pertanian Cetak Sawah Rakyat 140 Hektar di Bireuen

0
KABAR BIREUEN, Bireuen--Program Cetak Sawah Rakyat seluas 140 hektare di Kabupaten Bireuen dimulai pada akhir Juni dan akan selesai pada akhir Agustus 2026. Progam Cetak...

KABAR POPULER

Merasa Tak Dihargai, Wartawan Boikot Konferensi Pers di Mapolres Bireuen 

0
KABAR BIREUEN, Bireuen – Belasan wartawan media cetak, elektronik, dan online di Kabupaten Bireuen memboikot konferensi pers terkait kasus tertembaknya seorang anggota TNI Subdenpom...

Melalui Mekanisme Tender, Kementerian Pertanian Cetak Sawah Rakyat 140 Hektar di Bireuen

0
KABAR BIREUEN, Bireuen--Program Cetak Sawah Rakyat seluas 140 hektare di Kabupaten Bireuen dimulai pada akhir Juni dan akan selesai pada akhir Agustus 2026. Progam Cetak...

Bupati Mukhlis Fasilitasi Ambulans Jemput Pekerja Asal Bireuen yang Sakit Dipulangkan dari Malaysia

0
KABAR BIREUEN, Bireuen – Respons cepat ditunjukkan Bupati Bireuen, Ir. H. Mukhlis, ST, dengan memfasilitasi ambulans untuk menjemput seorang warga Kabupaten Bireuen yang dipulangkan...

Ratusan Hektare Sawah Masih Tertimbun Endapan Banjir, Pendapatan Petani Kuta Blang Terpuruk

0
KABAR BIREUEN, Kuta Blang – Ratusan hektare lahan sawah di Kecamatan Kuta Blang, Kabupaten Bireuen, hingga kini masih tertimbun material tanah akibat banjir yang...

Sekda Pidie Jaya Sambut Ratusan Mahasiswa KKM UNIKI, Siap Wujudkan Gampong Tangguh dan Mandiri

0
KABAR BIREUEN, Pidie Jaya – Ratusan mahasiswa Universitas Islam Kebangsaan Indonesia (UNIKI) akan melaksanakan Kuliah Kerja Mahasiswa (KKM) Angkatan VII Tahun 2026 di 20...