KABAR BIREUEN, Bireuen-Jelang Peringatan Hari Donor Darah Sedunia. Palang Merah Indonesia (PMI) Cabang Bireuen berkolaborasi dengan Pemerintah Kabupaten Bireuen dan Unit Transfusi Darah (UTD) RSUD dr Fauziah Bireuen, mengadakan kegiatan donor darah terbuka untuk umum.
Aksi kemanusiaan dengan mengusung tema “Setetes Darah Anda Harapan Bagi Bersama” dilaksanakan di halaman Kantor Pusat Pemerintahan Kabupaten Bireuen, Kamis 11 Juni 2026, pagi.
Di sela-sela kegiatan, Ketua PMI Cabang Bireuen, Edi Saputra, S.H.,M.M yang akrab disapa Edi Obama dalam keterangannya kepada wartawan mengatakan, donor darah ini selain dalam rangka peringatan Hari Donor Darah Sedunia.
Juga bertujuan untuk membantu mencukupi kebutuhan darah yang terus meningkat di Kabupaten Bireuen.
Edi Obama mengajak semua untuk menjadi pendonor darah sukarela secara rutin, donor darah tidak hanya bermanfaat untuk orang lain, melainkan juga untuk diri sendiri sebagai pendonor.
Disebutkan, para peserta donor darah terdiri dari unsur Forkopimda, ASN, Instansi Vertikal, Ormas, OKP, wartawan dan masyarakat umum.

“Petugas melakukan pemeriksaan kesehatan bagi para peserta sebelum mendonorkan darahnya, pemeriksaan kesehatan sangat penting untuk memastikan kondisi fisik pendonor benar-benar layak dan aman,” ujarnya.
Gerakan mulia ini juga mendapat dukungan penuh dari seluruh Satuan Kerja Perangkat Kabupaten (SKPK), unsur Forkopimda, Organisasi Kemasyarakatan (Ormas), Lembaga Swadaya Masyarakat (LSM), serta berbagai elemen masyarakat Bireuen.
Hadir pada kegiatan tersebut, Wakil Bupati Bireuen, Ir. H Razuardi MT, para Asisten dan kepala SKPK.
Tampak juga sejumlah wartawan mendonorkan darahnya, salah satunya wartawan Kabar Bireuen, Hermanto.
Edi Obama menyampaikan momentum Hari Donor Darah Sedunia ini bukan sekadar seremoni tahunan, melainkan sebuah panggilan jiwa untuk memperkuat solidaritas kemanusiaan di tanah Bireuen.
“Tetesan darah yang kita berikan mungkin hanya butuh waktu beberapa menit dari hidup kita, namun bagi mereka yang sedang berjuang di ruang ICU, sebotol darah itu adalah harapan baru untuk menyambung hidup. Ini adalah bentuk nyata dari kepedulian kita terhadap sesama,” ujar Edi hangat.

Ia juga menyampaikan apresiasi yang setinggi-tingginya kepada Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Bireuen, Forkopimda, serta seluruh lembaga yang telah menunjukkan komitmen luar biasa demi menyukseskan acara besok.
Sinergi ini membuktikan bahwa semangat gotong-royong di Bireuen masih sangat kental, terutama dalam menyelamatkan nyawa manusia.
“Setiap hari, ada ibu melahirkan yang membutuhkan darah, ada korban kecelakaan yang berpacu dengan waktu, dan ada saudara-saudara kita penderita thalasemia yang bergantung pada kebaikan hati kita,:” pungkasnya.
Selain donor darah ada juga pemeriksaan mata gratis oleh dokter dari klinik mata Bireuen.
Dalam donor darah ini terkumpul 115 kantong darah. (Hermanto)











