Sabtu, 18 April 2026

Waled Nu Samalanga: Mari Berprasangka Baik, Percayakan Pemenuhan Hak Korban Banjir Pada Pemkab Bireuen

KABAR BIREUEN, Samalanga-Ulama kharismatik Aceh Tgk. H. Nuruzzahri Yahya atau akrab disapa Waled NU Samalanga menyampaikan pesan sejuk kepada masyarakat Bireuen.

Di tengah suasana penuh kekeluargaan saat warga yang sedang berteduh dan mendirikan tenda di halaman Kantor Pusat Pemerintahan Kabupaten Bireuen, Waled Nu menyampaikan pesan persatuan.

Waled Nu meminta masyarakat korban banjir untuk dapat bersabar dan meminta korban banjir untuk dapat mempercayai penangganan korban banjir pada Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Bireuen.

“Menjaga martabat daerah dan rasa saling percaya adalah kunci utama untuk melewati ujian ini dengan terhormat. Percayakan penyelesaian masalah pada ahlinya, hindari pihak ketiga,” kata Waled NU, di hadapan Bupati Bireuen, H. Mukhlis, S.T., Jumat (20/3/2026) malam, sebagai respons bijak atas kondisi pascabanjir saat ini.

Pimpinan YPI Ummul Ayman Samalanga tersebut mengingatkan masyarakat agar tidak mudah terpengaruh oleh pihak-pihak yang tidak memahami konteks permasalahan yang sebenarnya.

“Kita jangan mudah terprovokasi oleh pihak lain. Persatuan yang harus kita jaga bersama,” pesan Waled Nu.

Waled Nu mengimbau warga untuk berkomunikasi langsung dengan Pemkab Bireuen sebagai penanggung jawab penuh korban becana banjir

Bahkan Waled Nu menyebutkan setiap perkara harus diserahkan kepada ahlinya.

“Jangan sampai kita mewakilkan masalah ini kepada pihak yang tidak memahami duduk perkaranya. Karena itu hanya akan memperkeruh suasana. Percayakan sepenuhnya kepada pemerintah yang memegang amanah dan tanggung jawab ini,” kata Waled NU.

Menurut Waled Nu, proses pemulihan bencana bukan ‘simsalabim’ akan tetapi butuh proses dan kesabaran.

“Pemulihan pascabencana bukanlah perkara instan yang bisa diselesaikan dalam sekejap mata. Dibutuhkan ketenangan jiwa dan kerja sama yang erat antara rakyat dan pemimpinnya,” ujar Waled Nu seraya meminta masyarakat untuk dapat beri ruang bagi pemerintah untuk bekerja tanpa tekanan yang tidak perlu.

Pada kesempatan tersebut Waled Nu mengapresiasi sikap kesabaran Bupati Bireuen dalam memberikan pelayanan kepada masyarakat.

“Bupati adalah ayah bagi semua golongan,” sebut Waled Nu

Waled NU menekankan, sosok Bupati merupakan orang tua bagi seluruh masyarakat Bireuen tanpa membedakan latar belakang.

“Jangan sampai kita terpecah. Bupati bukan milik satu kelompok, tetapi milik seluruh masyarakat Bireuen. Mari kita jaga kebersamaan agar ikhtiar ini membuahkan hasil yang kita harapkan bersama,” sebut Waled Nu.

Waled Nu juga meminta pengungsi di Kantor Bupati Bireuen untuk dapat kembali ke gampong sebagai bentuk menjemput keberkahan di lingkungan keluarga pada hari Raya Idul Fitri.

Menyentuh sisi kemanusiaan, Waled NU secara khusus mengajak warga yang saat ini masih berada di sekitar lingkungan kantor bupati untuk kembali ke gampong masing-masing.

Terlebih, suasana menjelang Idul Fitri adalah momentum untuk memperkuat silaturahmi di kediaman sendiri.

Menurut Waled Nu, langkah untuk kembali ke desa dipandang sebagai bentuk kedewasaan bersikap, guna memberikan suasana kondusif bagi pemerintah dalam mematangkan solusi hunian yang permanen dan layak bagi masyarakat terdampak.

Sinergi Ulama dan Umara untuk Solusi Nyata

Dukungan Waled NU bukan sekadar imbauan. Ulama kharismatik itu menegaskan kesiapannya untuk mendampingi pemerintah daerah dalam merumuskan langkah-langkah strategis terkait pemenuhan hak-hak warga.

“Ini bukan saatnya saling menyalahkan, tetapi saatnya saling menguatkan. Dengan kesabaran dan keikhlasan, Insya Allah semua persoalan dapat kita lewati bersama,” tutupnya. (Red)

TINGGALKAN KOMENTAR

Silakan masukkan komentar anda!
Silakan masukkan nama Anda di sini

Situs ini menggunakan Akismet untuk mengurangi spam. Pelajari bagaimana data komentar Anda diproses

BACA JUGA

KABAR TERBARU

Sekjen PWI Pusat Zulmansyah Sekedang Meninggal

0
KABAR BIREUEN, Jakarta - Innalillahi wa inna ilaihi rajiun. Telah berpulang ke rahmatullah, Sekretaris Jenderal (Sekjen) Persatuan Wartawan Indonesia (PWI) Pusat, Zulmansyah Sekedang. Kabar duka...

Seru dan Edukatif, Siswa Sukma Bangsa Bireuen Jelajah Museum Rumah Aceh Pijay 

0
KABAR BIREUEN, Pidie Jaya - Sebanyak 51 siswa kelas V-Komet dan V-Matahari SD Sukma Bangsa Bireuen mengikuti kegiatan school visit ke Museum Rumah Aceh...

Fenomena ‘Flexing’ di Media Sosial: Pintu Masuk Ditjen Pajak Memantau Profil Wajib Pajak

0
Oleh: Sarah Rifqi Mauliza Mahasiswi Fakultas Hukum UNIKI FENOMENA 'flexing' atau pamer kekayaan di media sosial kini tak lagi sekadar soal gaya hidup atau pencitraan. Di...

Selamat Ulang Tahun ke-9 Kabar Bireuen

0
Oleh: Anwar, S.Ag, M.A.P Kepala Dinas Pendidikan Dayah Kabupaten Bireuen SEMBILAN tahun bukanlah waktu yang singkat bagi sebuah media lokal untuk bertahan di tengah hantaman gelombang...

677 Hektare Sawah Rusak Sedang di Bireuen Mulai Direhabilitasi Pascabanjir

0
KABAR BIREUEN, Bireuen - Pemerintah Kabupaten (Prmkab) Bireuen melalui Dinas Pertanian dan Perkebunan mulai melakukan pembersihan dan pembenahan lahan persawahan yang rusak sedang seluas...

KABAR POPULER

Petisi Belum Diteken, Koalisi Gerakan Sipil Bireuen Tagih Komitmen Bupati Mukhlis

0
KABAR BIREUEN, Bireuen–Koalisi Gerakan Sipil Kabupaten Bireuen menyatakan kekecewaan mendalam terhadap sikap Bupati Bireuen yang dinilai belum menepati komitmennya untuk menandatangani petisi tuntutan pemenuhan...

677 Hektare Sawah Rusak Sedang di Bireuen Mulai Direhabilitasi Pascabanjir

0
KABAR BIREUEN, Bireuen - Pemerintah Kabupaten (Prmkab) Bireuen melalui Dinas Pertanian dan Perkebunan mulai melakukan pembersihan dan pembenahan lahan persawahan yang rusak sedang seluas...

Temui Menteri ATR/BPN, Bupati Mukhlis Tuntaskan Kebuntuan RTRW Bireuen

0
KABAR BIREUEN, Jakarta — Setelah bertahun-tahun terhambat, Rencana Tata Ruang Wilayah (RTRW) Kabupaten Bireuen akhirnya mencapai titik terang. Bupati Bireuen, H. Mukhlis, ST, memastikan...

Selamat Ulang Tahun ke-9 Kabar Bireuen

0
Oleh: Anwar, S.Ag, M.A.P Kepala Dinas Pendidikan Dayah Kabupaten Bireuen SEMBILAN tahun bukanlah waktu yang singkat bagi sebuah media lokal untuk bertahan di tengah hantaman gelombang...

Refleksi Sembilan Tahun Kabar Bireuen: Tetap Konsisten Jaga Independensi dan Integritas

0
MEDIA pers bukan sekadar tempat menayangkan informasi. Ia adalah alat kontrol sosial. Media hadir untuk mengawasi kekuasaan, menyuarakan kepentingan publik, dan menjaga akal sehat...