Minggu, 18 Januari 2026

Wakili Aceh, Utusan Kabupaten Bireuen Ini Masuk Finalis Lomba Budaya Mutu Tingkat Nasional di Yogyakarta

KABAR BIREUEN – SD Negeri 3 Percontohan Peusangan, Kabupaten Bireuen, masuk babak finalis Lomba Budaya Mutu Tingkat Nasional Tahun 2017 yang diadakan di Hotel Rich Yogyakarta, 7-10 November 2017.

SD Negeri 3 Percontohan Peusangan merupakan utusan Kabupaten Bireuen yang mewakili Provinsi Aceh untuk mengikuti ajang lomba bergengsi tersebut.

Novianti MR, selaku pendamping dalam mengikuti lomba itu yang dihubungi Kabar Bireuen, Rabu (8/11/2017), menjelaskan, lomba tersebut diadakan dalam tiga kategori, yakni SD Rujukan (jumlah peserta 175 sekolah), SD Negeri Rintisan PPK (jumlah peserta 21 sekolah) dan SD Swasta Rintisan PPK (jumlah peserta 21 sekolah).

Disebutkan Novianti, dari 217 jumlah sekolah yang mewakili masing-masing provinsi, utusan dari Kabupaten Bireuen tersebut telah melewati fase presentasi dan wawancara pada 7 November 2017, pukul 20.00 WIB hingga selesai.

“Selaku pendamping, saya merasa bangga, karena dapat berpartisipasi dan membantu tim Kabupaten Bireuen dalam mempersiapkan karya inovatif siswa, berupa buku dan film,” ungkap guru honorer ini dengan terharu.

Menurut penggiat seni tersebut, hal yang sama juga dikemukakan perwakilan dari SDN 3 Percontohan Peusangan, Lusi Tetrasari, M.Pd. Dia mengatakan, pihaknya telah mengikuti seluruh fase yang diwajibkan dalam lomba.

“Untuk hasilnya, kita serahkan kepada dewan juri. Sampai ke tahap ini saja sudah sangat luar biasa,” jelas Lusi, sebagaimana disampaikan Novianti.

Pemenang lomba ini akan diumumkan pada Kamis (9/11/2017) besok di Imperial Ballroom Hotel Rich Yogyakarta.

Kegiatan tersebut dibuka Dirjen Dikdasmen Kementerian Pendidikan dan Kebudayaan Indonesia, Hamid Muhammad, M.Sc. Ph.D.

Dalam sambutannya, Hamid Muhammad menyebutkan, lomba ini dilaksanakan bertujuan untuk meningkatkan Sekolah Dasar menjadi pelopor pendidikan. Ini juga menjadi sangat urgen, kata dia, karena prestasi siswa di bidang IPA, Matematika atau akademik lainnya, tidak ada artinya tanpa pendidikan karakter.

Menurut Hamid Muhammad, mengapa ekstrakurikuler sesuai dengan agama, budaya dan adat istiadat itu penting, karena anak didik dalam pembelajaran di luar kelas yang aktif dan kreatif, dapat menjadi insan yang survive di masa yang akan datang.

“Tanpa adanya karakter yang baik, pendidikan tidak akan mencapai target terbaik,” jelas Hamid Muhammad. (Suryadi)

 

TINGGALKAN KOMENTAR

Silakan masukkan komentar anda!
Silakan masukkan nama Anda di sini

Situs ini menggunakan Akismet untuk mengurangi spam. Pelajari bagaimana data komentar Anda diproses

BACA JUGA

KABAR TERBARU

MIN 12 Bireuen Peringati Isra Mikraj, Momentum Penguatan Iman dan Akhlak

0
KABAR BIREUEN, Kota Juang — Ratusan siswa Madrasah Ibtidaiyah Negeri (MIN) 12 Bireuen antusias mengikuti peringatan Isra Mikraj Nabi Muhammad SAW 1447 Hijriah/2026 Masehi...

Tempuh Akses Sulit, Relawan Mapala ALASKA Umuslim Dampingi Pendidikan Anak Korban Bencana di Pengungsian

0
KABAR BIREUEN, Peusangan — Di tengah keterbatasan akses dan rusaknya infrastruktur pascabencana banjir dan tanah longsor, relawan Unit Kegiatan Mahasiswa Pecinta Alam dan Lingkungan...

Panen Melimpah Pascabencana, Durian Bener Meriah Banjiri Bireuen

0
KABAR BIREUEN, Bireuen — Pascabencana banjir dan tanah longsor, sekarang di Kabupaten Bener Meriah sedang musim panen durian. Panen durian yang melimpah di wilayah...

Pulihkan Kehidupan dan Pendidikan Korban Banjir, Muhammadiyah Luncurkan 48 Hunian Darurat serta Sekolah Darurat...

0
KABAR BIREUEN, Peusangan — Muhammadiyah Disaster Management Center (MDMC) memperkuat respons kemanusiaan pascabanjir di Kabupaten Bireuen dengan meluncurkan pembangunan 48 unit hunian darurat (hundar)...

PC APRI Aceh Selatan dan Aceh Barat Daya Dikukuhkan, Ketua PW: APRI Harus Bermanfaat...

0
KABAR BIREUEN, Banda Aceh - Pengurus Wilayah Asosiasi Penghulu Republik Indonesia (PW APRI) Provinsi Aceh kembali melaksanakan agenda pengukuhan Pengurus Cabang (PC) APRI di...

KABAR POPULER

Tempuh Akses Sulit, Relawan Mapala ALASKA Umuslim Dampingi Pendidikan Anak Korban Bencana di Pengungsian

0
KABAR BIREUEN, Peusangan — Di tengah keterbatasan akses dan rusaknya infrastruktur pascabencana banjir dan tanah longsor, relawan Unit Kegiatan Mahasiswa Pecinta Alam dan Lingkungan...

MIN 12 Bireuen Peringati Isra Mikraj, Momentum Penguatan Iman dan Akhlak

0
KABAR BIREUEN, Kota Juang — Ratusan siswa Madrasah Ibtidaiyah Negeri (MIN) 12 Bireuen antusias mengikuti peringatan Isra Mikraj Nabi Muhammad SAW 1447 Hijriah/2026 Masehi...

Panen Melimpah Pascabencana, Durian Bener Meriah Banjiri Bireuen

0
KABAR BIREUEN, Bireuen — Pascabencana banjir dan tanah longsor, sekarang di Kabupaten Bener Meriah sedang musim panen durian. Panen durian yang melimpah di wilayah...

Pulihkan Kehidupan dan Pendidikan Korban Banjir, Muhammadiyah Luncurkan 48 Hunian Darurat serta Sekolah Darurat...

0
KABAR BIREUEN, Peusangan — Muhammadiyah Disaster Management Center (MDMC) memperkuat respons kemanusiaan pascabanjir di Kabupaten Bireuen dengan meluncurkan pembangunan 48 unit hunian darurat (hundar)...

Peringati Isra Miraj di Tengah Bencana, Pemkab Bireuen Ajak Warga Perkuat Shalat dan Ketakwaan

0
KABAR BIREUEN, Kota Juang — Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Bireuen memperingati Isra Miraj Nabi Muhammad SAW 1447 Hijriah/2026 Masehi di tengah suasana keprihatinan akibat bencana...