Wabup Bireuen: Pengurangan Angka Kemiskinan Sangat Lambat

KABAR BIREUEN – Jika tidak didasari observasi dan pendataan yang akurat ke lapangan, maka program pemerintah terhadap pengurangan angka kemiskinan akan berjalan sangat lambat.

Demikian diutarakan Wakil Bupati Bireuen, DR. H. Muzakkar A Gani, SH.,M.Si ketika memberikan arahan dan sambutan pada pembukaan Rapat Sosialisasi dan Bimbingan Teknis Pelaksanaan Mekanisme Pemutakhiran Data Terpadu Penanggulangan Fakir Miskin yang berlangsung di Aula Lama Setdakab Bireuen, Selasa (26/9/2017).

“Program pengurangan angka kemiskinan sangat lambat berjalan. Untuk itu saya harapkan para Stakeholder di kecamatan harus aktif mengumpulkan data yang akurat. Camat tidak boleh diam, harus selalu bergerak aktif dan melakukan hal-hal yang inovatif untuk mengurangi angka kemiskinan di gampong-gampong. Karena persoalan kemiskinan tidak dapat selesai dengan program bantuan raskin,” pesan Wabup Bireuen itu.

Menurutnya, persoalan kemiskinan disebabkan oleh beberapa faktor, diantaranya, perilaku masyarakat itu sendiri dan juga faktor kesehatan.

“Tanpa kesehatan yang baik, orang tidak bisa bekerja dengan efektif, karena kualitas kesehatan berpengaruh pada produktifitas kerja. Begitu juga dengan perilaku yang harus diubah, seperti menghabiskan waktu di warung kopi dapat dihilangkan,” katanya.

Diimbuhkannya,”Data kemiskinan Kabupaten Bireuen secara umum telah kami pelajari sejak awal pemerintahan kami, dan itu dimasukkan dalam visi dan misi untuk dituangkan dalam program 5 tahun”.

Sebelumnya, Ir. Ibrahim Ahmad, M.Si, Kepala Bappeda Kabupaten Bireuen yang juga Sekretaris Tim Koordinasi Percepatan Penanggulangan Kemiskinan (TKP2K) setempat memaparkan Perkembangan Kemiskinan Kabupaten Bireuen dari tahun 2012 – 2016.

Data yang dipaparkannya itu, menunjukkan jumlah penduduk miskin di Kabupaten Bireuen tahun 2016 sebanyak 70.440 jiwa atau 15,95 % atau berkurang dari angka tahun 2015 yang mencapai 73.140 jiwa, atau 16,94 %.

Sedangkan pada tahun 2012, angka kemiskinan 74.300 jiwa (18,21%), tahun 2013 menjadi 73.900 jiwa (17,65%), dan tahun 2014 pada angka 72.220 jiwa (16,94%). Namun tidak diperoleh informasi jelas metode pendataan dilakukan oleh Bappeda dalam memperoleh angka kemiskinan yang disajikan itu.

Pemateri dalam sosialisasi itu dari BPS, Bappeda dan Tim Koordinasi Percepatan Penanggulangan Kemiskinan (TKP2K) Provinsi Aceh, Sanusi. Kegiatan tersebut berlangsung selama dua hari

Sosialisasi tersebut dihadiri Assisten II Setdakab Bireuen, Kadis Kesehatan, Kadisdikpora, sejumlah kepala SKPK dan para camat.(Rizanur)

TINGGALKAN KOMENTAR

Silakan masukkan komentar anda!
Silakan masukkan nama Anda di sini

Situs ini menggunakan Akismet untuk mengurangi spam. Pelajari bagaimana data komentar Anda diproses

BACA JUGA

KABAR TERBARU

Bupati Bireuen: Masa Depan yang Kokoh Dirajut dari Kebiasaan Menabung

0
KABAR BIREUEN, Juli – Bupati Bireuen, Ir. Mukhlis, S.T., mengajak pelajar dan santri menjadikan budaya menabung sebagai bagian dari upaya mempersiapkan masa depan. Menurutnya,...

Rombongan Pemain SSB Bijeh Mata Cot Rabo Tiba di Padang Pariaman untuk Berlaga di...

0
KABAR BIREUEN, Padang -Rombongan Tim Sekolah Sepak Bola (SSB) Bijeh Mata U-10 dan U-12 Cot Rabo, Kecamatan Peusangan, Bireuen, yang akan berlaga di Kompetisi...

Pisah Sambut Ketua PN Bireuen, Bupati Mukhlis Harap Pelayanan Hukum Makin Berkualitas

0
KABAR BIREUEN, Bireuen – Bupati Bireuen Ir. Mukhlis, S.T. menyambut kedatangan Ketua Pengadilan Negeri (PN) Bireuen yang baru, Zulfikar Siregar, S.H., M.H., seraya berharap...

Kapolres Bireuen Hadiri Pisah Sambut Ketua Pengadilan Negeri Bireuen, Harapkan Sinergi Terus Ditingkatkan

0
KABAR BIREUEN, Bireuen–Kapolres Bireuen AKBP Yulhendri, S.H., S.I.K., S.Psi., M.I.K., menghadiri acara pisah sambut Ketua Pengadilan Negeri (PN) Bireuen yang digelar di Pendopo Bupati...

Raih Medali Perak, PSSB Bireuen Runner-Up Piala Soeratin Aceh U-13

0
KABAR BIREUEN, Sigli – PSSB Bireuen harus puas meraih medali perak setelah keluar sebagai runner-up Piala Soeratin Aceh U-13 2026. Dalam laga final yang...

KABAR POPULER

Kuota dari BPJS Habis, RSUD dr Fauziah Bireuen Tidak Melayani Lagi Pasien Operasi Katarak...

0
KABAR BIREUEN, Bireuen - RSUD dr Fauziah Bireuen tidak dapat melayani lagi pasien operasi katarak teknik Phacoemulsifikasi (sedot) karena kuota diberikan oleh Badan Penyelenggara...

Saladin Terharu dan Bangga, Telah Purna Tugas Masih Dicintai Wartawan

0
KABAR BIREUEN - Mantan Kapolres Bireuen, Kombes Pol (Purn) Teuku Saladin, SH, mengaku, sangat terharu dan bangga. Meski dirinya telah purna tugas, tapi masih...

Waiting List Operasi Katarak Terlalu Lama, Masyarakat Pertanyakan Kebijakan BPJS Kesehatan

0
KABAR BIREUEN, Bireuen - Untuk mendapatkan giliran operasi katarak, sekarang harus menunggu 6 - 12 bulan. Masyarakat pertanyakan kebijakan Badan Penyelenggara Jaminan Sosial (BPJS)...

Pemkab Bireuen Salurkan Rp554 Juta Banpol Tahap Pertama untuk Lima Parpol

0
KABAR BIREUEN, Bireuen – Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Bireuen menyalurkan bantuan keuangan partai politik (banpol) tahap pertama sebesar Rp554,116 juta kepada lima partai politik yang...

Rombongan Pemain SSB Bijeh Mata Cot Rabo Tiba di Padang Pariaman untuk Berlaga di...

0
KABAR BIREUEN, Padang -Rombongan Tim Sekolah Sepak Bola (SSB) Bijeh Mata U-10 dan U-12 Cot Rabo, Kecamatan Peusangan, Bireuen, yang akan berlaga di Kompetisi...