Selasa, 13 Januari 2026

Umuslim Bersama Pemkab Bireuen Gelar FGD Pemetaan Ekonomi Kreatif

KABAR BIREUEN-Universitas Almuslim (Umuslim) Peusangan bersama Pemerintah Kabupaten Bireuen mengelar Focus Group Discucussion (FGD) pemetaan potensi ekonomi kreatif di kabupaten Bireuen, Selasa (31/10/2017) di ruang meeting Ampon Chiek Peusangan kampus Umuslim,

Ketua Panitia Diskusi, Zulkifli,M.Kom, menyebutkan, digelarnya FGD ini,  untuk menyahuti salah satu program Badan Ekonomi Kreatif (Bekraf) pusat, yang sedang melakukan pemetaaan berbagai potensi sumber ekonomi kreatif di setiap wilayah.

Oleh karena itu kampus mencoba memfasilitasi mempertemukan empat faktor yaitu akademisi, pemkab, komunitas dan pelaku usaha, untuk menduku dan mengambil peran dalam program untuk pemetaan potensi ekonomi kreatif dibireuen.

Dikatakan Zulkifli, FGD ini untuk mensinkronkan fungsi dan peran kampus dan pemkab dalam mengakomodir potensi dan permasalahan yang dihadapi di daerah.

“Hasil ini,  bisa menjadi masukan bagi bekraf pusat dalam melakukan pemetaan, mengembangkan dan pembinaan pertumbuhan ekonomi kreatif daerah agar mampu berkiprah di tingkat global,” jelas Zulkifli.

Kegiatan yang dibuka rektor Umuslim Dr.H.Amiruddin idris,SE.,MSi menghadirkan para SKPK di lingkungan Pemkab Bireuen dan juga komunitas Juang Cinema yang telah memfasilitasi berbagai program kreatif selama ini di kampus Umuslim.

Amiruddin Idris menyambut baik forum ini, menurutnya Bekraf yang merupakan sebuah badan dibawah kendali Presiden langsung, sekarang sedang melakukan program revitaslisasi infrastruktur ruang kreatif di Umuslim.

Harapannya, setelah bangunan ini selesai, dapat dimanfaatkan oleh seluruh potensi ekonomi kreatif di  Bireuen untuk berbagai program pembinaan. Program ini juga dapat dijadikan rujukan bagi pusat untuk menentukan  arah pemetaan pembinaan ekonomi kreatif di Kabupaten Bireuen.

“Sekarang bekraf sedang melakukan pemetaan terhadap kabupaten/kota seluruh indonesia, dimana hasil pemetaan ini akan dilakukan uji petik terhadap subsektor unggulan dan prioriritas pembinaan dan pengembangan ekonomi kreatif di daerah,” sebutnya.

Harapannya, dengan FGD, kolaborasi kampus dengan pemkab dan komunitas pelaku ekonomi kreatif ini, dapat menghasilkan  suatu potensi pemetaan ekonomi kreatif yang dapat menjadi rujukan bagi penyusunan Rencana Pembangunan Jangka Menengah Daerah (RPJMD).

Hadir dalam FGD tersebut unsur akademisi Umuslim, Ketua Yayasan Almuslim, Bappeda, Dinas Pendidikan, Pemuda dan Olah Raga, Dinas Infokom, Kasubbag Ekonomi, Dinas Penanaman Modal, Perdangangan, Koperasi, UKM dan beberapa SKPK terkait pemetaan ekonomi dan  komunitas seperti Juang Cinema, komunitas seni dan  komunitas IT. (Ihkwati)

 

 

 

 

 

TINGGALKAN KOMENTAR

Silakan masukkan komentar anda!
Silakan masukkan nama Anda di sini

Situs ini menggunakan Akismet untuk mengurangi spam. Pelajari bagaimana data komentar Anda diproses

BACA JUGA

KABAR TERBARU

Bantuan Bencana Masih Menumpuk di Gudang, Dewan Bireuen Minta BPBD Percepat Distribusi

0
KABAR BIREUEN, Bireuen — Inspeksi mendadak (sidak) yang dilakukan sejumlah anggota DPRK Bireuen ke gudang logistik Pemerintah Kabupaten Bireuen, mengungkap fakta mengejutkan. Ternyata, bantuan...

Mengabdi di Pedalaman Aceh, Empat Mahasiswa UNIKI Jadi Relawan Pendidikan Yayasan Sukma Bangsa

0
KABAR BIREUEN, Bireuen — Komitmen generasi muda dalam memajukan pendidikan di daerah terpencil kembali ditunjukkan oleh mahasiswa Universitas Islam Kebangsaan Indonesia (UNIKI) Bireuen. Sebanyak...

Galang Dana Secara Mandiri, SMPN 5 Juli Serahkan Bantuan Perlengkapan Sekolah untuk Siswa Korban...

0
KABAR BIREUEN, Juli-Sebanyak 21 orang siswa siswi SMP Negeri 5 Juli dari Desa Simpang Jaya, Simpang Mulia, Alue Limeng, Salah Sirong dan Bivak yang...

Tembus Medan Ekstrem, Tim Medis PPNI RSU BMC dan Dompet Dhuafa Aceh Layani Korban...

0
KABAR BIREUEN, Juli - Di tengah medan yang sulit dan risiko perjalanan tinggi, DPK PPNI RSU BMC bersama Dompet Dhuafa Aceh tetap menunjukkan komitmen...

Anggaran TKD Aceh Rp1,7 Triliun Tak Jadi Dipotong, Wagub Apresiasi Keputusan Presiden

0
KABAR BIREUEN, Banda Aceh — Pemerintah Aceh memastikan anggaran Transfer ke Daerah (TKD) Tahun 2026 senilai Rp1,7 triliun kembali utuh setelah sebelumnya sempat dipangkas...

KABAR POPULER

Bantuan Bencana Masih Menumpuk di Gudang, Dewan Bireuen Minta BPBD Percepat Distribusi

0
KABAR BIREUEN, Bireuen — Inspeksi mendadak (sidak) yang dilakukan sejumlah anggota DPRK Bireuen ke gudang logistik Pemerintah Kabupaten Bireuen, mengungkap fakta mengejutkan. Ternyata, bantuan...

Galang Dana Secara Mandiri, SMPN 5 Juli Serahkan Bantuan Perlengkapan Sekolah untuk Siswa Korban...

0
KABAR BIREUEN, Juli-Sebanyak 21 orang siswa siswi SMP Negeri 5 Juli dari Desa Simpang Jaya, Simpang Mulia, Alue Limeng, Salah Sirong dan Bivak yang...

Mengabdi di Pedalaman Aceh, Empat Mahasiswa UNIKI Jadi Relawan Pendidikan Yayasan Sukma Bangsa

0
KABAR BIREUEN, Bireuen — Komitmen generasi muda dalam memajukan pendidikan di daerah terpencil kembali ditunjukkan oleh mahasiswa Universitas Islam Kebangsaan Indonesia (UNIKI) Bireuen. Sebanyak...

Tembus Medan Ekstrem, Tim Medis PPNI RSU BMC dan Dompet Dhuafa Aceh Layani Korban...

0
KABAR BIREUEN, Juli - Di tengah medan yang sulit dan risiko perjalanan tinggi, DPK PPNI RSU BMC bersama Dompet Dhuafa Aceh tetap menunjukkan komitmen...

Anggaran TKD Aceh Rp1,7 Triliun Tak Jadi Dipotong, Wagub Apresiasi Keputusan Presiden

0
KABAR BIREUEN, Banda Aceh — Pemerintah Aceh memastikan anggaran Transfer ke Daerah (TKD) Tahun 2026 senilai Rp1,7 triliun kembali utuh setelah sebelumnya sempat dipangkas...