Tanggapi Minimnya DID Bireuen, Wakil Bupati Muzakkar: Gambaran Kegagalan di Perencanaan

KABAR BIREUEN– Wakil Bupati Bireuen, Dr H Muzakkar A. Gani SH,M.Si  mengharapkan dalam penyusuanan Anggaran Pendapatan dan Belanja Kabupaten (APBK) Bireuen ke depannya harus sesuai dengan Visi, Misi, Rencana strategis (Renstra) serta Rencana Pembangunan Jangka Menengah (RPJM) yang telah ditetapkan.

Sehingga Bireuen ada capaian kinerja sesuai indikator kegiatan yang dinilai Kementerian Keuangan, tak hanya ketetapan APBK dan laporan keuangan Wajar Tanpa Pengecualian (WTP) saja, seperti yang terjadi saat ini.

Hal itu dikatakannya kepada Kabar Bireuen , Senin siang (18/11/2019) melalui pesan WhatApp menanggapi Dana Intensif Daerah (DID) pada 2020, Bireuen hanya mendapatkan Rp 250 juta.

“Gambaran kegagalan di perencanaan kita dalam menyusun anggaran tidak konsisten dengan Visi, Misi, Renstra, RPJM yang telah kita tetapkan. Ada gagal paham di Badan Perencanaan Pembangunan (Bappeda) Bireuen dan Badan Pengelolaan Keuangan Daerah (BPKD). Sehingga Bireuen tidak ada capaian kenerja, selain hanya ketepatan penetapan APBK dan laporan Keuangan Wajar tanpa pengecualian (WTP). Selain itu, tambahnya, tidak ada prospek kerja apapun yang dapat diandalkan “ ungkapnya.

Disebutkan Muzakkar, ada 25 indikator kegiatan yang dinilai kinerja oleh Kementerian Keuangan dalam penyediaan dana dalam APBK, dengan 11 indikator utama.

“Misalnya Kantor Pelayanan Perizinan Terpadu Satu Pintu (KPT2SP) belum ada, dana peningkatan mutu pendidikan rendah, dana pencegahan stunting kurang, dana untuk penurunan kemiskinan terbatas, pembinaan industri kecil dananya kurang, peningkatan hasil pertanian stagnan dan lain-lain. Kalau kita cermati anggaran daerah sebagian besar teralokasi ke infrastruktur jalan, jembatan sehingga ploting anggaran tidak seimbang,” jelasnya.

Karena itu, dia berharap penyusunan APBK 2020 harus lebih baik, mumpung saat ini APBK lagi dalam pembahasan. Bappeda Bireuen juga diharapkan jangan gagal paham dan memberikan masukan kepada pihak pengambil kebijakan agar dapat mengerti arah kebijakan anggaran, sesuai dengan flatfom rencana lima tahun pemerintahan Saifannur-Muzakkar.

“Ke depan, kami Pemkab Bireuen akan mengikuti langkah-langkah seperti di atas dan Satuan Kerja Perangkat Kabupaten (SKPK) harus memahami itu,” katanya.

Muzakkar juga mengharapkan dalam penyusunan anggaran, harus menerapkan e planning, e budgetting, e controlling, e goverment dan e procurement dengan benar.

Karena, katanya, sekarang sistem penganggaran sudah terintegrasi antara pemerintah pusat provinsi dan kabupaten kota seluruh Indonesia. (Ihkwati)

TINGGALKAN KOMENTAR

Silakan masukkan komentar anda!
Silakan masukkan nama Anda di sini

Situs ini menggunakan Akismet untuk mengurangi spam. Pelajari bagaimana data komentar Anda diproses

BACA JUGA

KABAR TERBARU

Target Awal November Mulai Tanam Padi, Kadistanbun Bireuen Mulyadi Tinjau Progres Rehabilitasi Sawah di...

0
KABAR BIREUEN, Bireuen– Kepala Dinas Pertanian dan Perkebunan (Kadistanbun) Kabupaten Bireuen, Mulyadi, SE., MM., meninjau progres pekerjaan rehabilitasi sawah di sejumlah lokasi di Kabupaten...

Demi Menjaga Amanah Wakaf, Keuchik Ulee Ceue Desak Audit Independen Yayasan Almuslim Peusangan.

0
KABAR BIREUEN, Bireuen – Keuchik Ulee Ceue, Kecamatan Jangka, Kabupaten Bireuen, Azwani, mendesak agar persoalan Yayasan Almuslim Peusangan diselesaikan secara transparan melalui pemeriksaan keuangan...

UNIKI Peringati Maulid Nabi, Momentum Memperkuat Keteladanan Rasulullah dan Berbagi dengan Anak Yatim

0
KABAR BIREUEN, Bireuen – Universitas Islam Kebangsaan Indonesia (UNIKI) memperkuat nilai keislaman dan kepedulian sosial melalui peringatan Maulid Nabi Muhammad SAW yang dirangkai dengan...

Pemkab Bireuen Gelar Malam Pisah Sambut Danyonif 113/Jaya Sakti, Wabup Razuardi Harapkan Sinergi Terus...

0
KABAR BIREUEN, Bireuen–Wakil Bupati Bireuen, Ir. Razuadi, M.T. menghadiri acara pisah sambut Komandan Batalyon Infanteri (Danyonif) 113/Jaya Sakti dari Letkol Inf. Agus Susanto, S.Sos.,...

Bank Aceh dan BI Provinsi Aceh Luncurkan Soundbox QRIS Dinamis, Jadi Model Kerja Sama...

0
KABAR BIREUEN, Banda Aceh — PT Bank Aceh Syariah bersama Kantor Perwakilan Bank Indonesia Provinsi Aceh memperkuat sinergi dalam mendorong digitalisasi sistem pembayaran melalui...

KABAR POPULER

Sejumlah Keuchik di Jangka Serukan Transparansi Harta Wakaf dan Musyawarah Terbuka demi Masa Depan...

0
KABAR BIREUEN, Peusangan – Kepedulian terhadap masa depan Yayasan Almuslim Peusangan makin menguat. Sejumlah keuchik di Kecamatan Jangka, Kabupaten Bireuen mengharapkan proses pergantian kepemimpinan...

Keuchik Paya Aboe Suarakan Transparansi Pengelolaan Harta Wakaf dan Dukung Pergantian Kepemimpinan Yayasan Almuslim...

0
KABAR BIREUEN, Peusangan — Keuchik Paya Aboe, Kecamatan Peusangan, Fajri, S.E., menyuarakan transparansi pengelolaan harta wakaf dan penguatan tata kelola Yayasan Almuslim Peusangan. Ia...

Kapolda Aceh Ungkap Kronologi Pengungkapan Pabrik Sabu di Pidie

0
KABAR BIREUEN, 0‎Pidie — Kapolda Aceh Irjen Pol. Ruddi Setiawan menegaskan, tidak ada kompromi dalam hal pemberantasan narkotika. Ia memastikan penindakan tegas akan dilakukan...

Beredar Isu, Proses Perubahan Akta Notaris Yayasan Almuslim Peusangan Tahun 2022 Kuras Biaya Rp460...

0
KABAR BIREUEN, Bireuen - Musyawarah IX Yayasan Almuslim Peusangan (YAP) yang berlangsung di Matangglumpangdua pada 28 November 2020, meninggalkan sejumlah teka teki. Mulai dari...

Keuchik Saipuni Ajak Masyarakat Bersatu Jaga Warisan Ulama dan Masa Depan Yayasan Almuslim Peusangan

0
KABAR BIREUEN, Jangka — Keuchik Bugak Blang, Kecamatan Jangka, Kabupaten Bireuen, Saipuni, S.Pd.I., mendesak pengelolaan Yayasan Almuslim Peusangan dilakukan secara transparan dan akuntabel, terutama...