KABAR BIREUEN– Berbagai atraksi grup seni, budaya dan musik ditampilkan di panggung utama Aceh International Percussion Senin (14/10/2019) malam di Stadion Cot Gapu, Bireuen.

Pada malam ketiga perhelatan ajang festival bertaraf internasional itu, grup percusi dari India menghibur belasan ribu penonton yang memadati stadion tersebut.

Penampilan Sanggar Seni IMT-GT Universitas Syiah Kuala juga mampu menghipnotis pengunjung dengan aksi penari yang bersemangat dan energik sehingga mendapat applaus penonton.

Penonton memenuhi tribun terbuka dan tribun tertutup Stadion Cot Gapu serta dalam lapangan juga dipenuhi lautan manusia.

Panitia memisahkan antara penonton laki-laki dan perempuan, sehingga suasana di lapangan menjadi tertib dan meriah.

Pengunjung rela berdesak-desakan demi menyaksikan hiburan dan budaya yang ditampilkan grup percusi dari Aceh, luar daerah dan luar negeri tersebut.

Bahkan penonton tampak begitu bersemangat dan antusias sambil meneriakan yel yel saat pengisi acara tampil di panggung.

Dewi, warga Pulo Naleung, Kecamatan Peusangan  yang selalu hadir setiap malam sejak pembukaan Aceh Internasional Percussion Sabtu malam (12/10/2019) lalu, sangat terhibur dengan penampilan grup percusi serta penari.

“Malam ini penonton sangat banyak dibandingkan kemarin malam, mungkin karena malam ini tidak hujan, pengisi acara serta penampilan grup percusi juga sangat menarik,” ungkap dara cantik tersebut senang.

Menurut wanita murah senyum itu, dia sudah tak sabar menunggu penampilan Nissa Sabyan besok malam pada acara penutupan AIP 2019 yang digelar Disbudpar Aceh bekerjasama dengan Pemkab Bireuen dan Dewan Kesenian Aceh (DKA) Bireuen itu.

“Semoga saja besok malam tidak hujan dan ada pesta kembang api serta permainan lampu yang spektakuker,” harapnya antusias.

Bupati Bireuen, H Saifannur S.Sos, sejumlah pejabat dan Ketua DKA Bireuen juga tampak hadir menyaksikan event tersebut. (Ihkwati)

BAGIKAN