Sabtu, 14 Maret 2026

Tahun Ini Pemkab Bireuen Bangun Gedung Rawat Inap Puskesmas Cot Ie Ju

KABAR BIREUEN, Peusangan – Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Bireuen telah mengalokasikan anggaran pembangunan gedung rawat inap Puskesmas Cot Ie Ju, Kecamatan Peusangan.

Hal itu disampaikan Bupati Bireuen, H. Mukhlis, ST, saat berkunjung ke Puskesmas Cot Ie Ju, Selasa (8/7/2025).

Kata Bupati Mukhlis, untuk mengantisipasi membludaknya pasien di RSUD dr Fauziah, Pemkab Bireuen akan meningkatkan fasilitas pelayanan di tingkat puskesmas.

“Tahun ini akan kita bangun gedung rawat inap Puskesmas Cot Ie Ju. Dalam waktu dekat ditender. Nanti tidak semua pasien harus dirujuk ke rumah sakit, kalau fasilitas di puskesmas juga layak,” ujar Bupati.

Bupati yang didampingi Asisten II, Dailami, SHut dan Kepala Dinas Perumahan Rakyat dan Kawasan Permukiman (Perkim), Fadhli Abdullah, ST MSM dan Sekcam Peusangan, Rahmadsyah, di hadapan tenaga medis, tenaga kesehatan dan pegawai Puskesmas Cot Ie Ju memaparkan berbagai hal.

Pada HUT Kabupaten Bireuen ke-26 tahun 2025, Bupati akan memberikan penghargaan untuk puskesmas terbaik dan akan dinilai mulai sekarang oleh tim.

“Kami akan menilai puskesmas-puskesmas, dan yang terbaik diberikan penghargaan. Semoga ini menjadi penyemangat dalam memberikan pelayanan kepada masyarakat,” sebutnya.

Lanjutnya, meskipun anggaran infrastruktur tahun anggaran 2025 dari dana APBN (transfer daerah) berkurang Rp54 miliar, namun anggaran untuk bidang pendidikan dan kesehatan tidak ada refocusing.

“Kita bersyukur, anggaran bidang pendidikan dan kesehatan tidak dikurangi. Sedangkan anggaran infrastruktur berkurang Rp54 miliar tahun ini. Banyak jalan dan jembatan yang sudah direncanakan pembangunannya harus ditunda sementara,” paparnya.

Pegawai Puskesmas Cot Ie Ju mendengar arahan Bupati Bireuen. (Foto: Rizanur/Kabar Bireuen)

Pada kesempatan tersebut, Bupati Mukhlis juga memasuki semua ruangan di puskesmas untuk memastikan kondisi dan fasilitas pelayanan layak atau tidak.

Orang nomor satu di Kabupaten Bireuen ini juga memberikan beberapa catatan kepada KTU Puskesmas, Irma untuk melakukan perbaikan.

Sejak Januari 2025, Kepala Puskesmas Cot Ie Ju dijabat oleh Pelaksana harian. Dan Bupati berjanji akan melantik pejabat definitif.

Dalam pertemuan singkat, KTU Puskesmas Cot Ie Ju, Irma, menyampaikan, Puskesmas Cot Ie Ju kekurangan tenaga dokter. Saat ini hanya ada tiga dokter umum, satu orang berstatus PNS dan dua lagi masih bakti.

Ia juga berharap kepada Bupati untuk memberikan perhatian kepada pegawai bakti dan honorer.

“Kami mohon bapak Bupati memperjuangkan nasib pegawai bakti dan honorer agar statusnya ditingkatkan baik sebagai PNS atau PPPK,” kata Irma mewakili aspirasi pegawai bakti dan honorer.

Kunjungi Puskesmas Juli I

Sebelum mengunjungi Puskesmas Cot Ie Ju, Bupati terlebih dahulu mendatangi Puskesmas Juli I di Jalan Bireuen-Takengon Km 10, Gampong Beunyot, Kecamatan Juli.

Melihat kondisi fasilitas kesehatan di sana yang apik, Bupati mengaku bangga dengan manajemen puskesmas. “Dari sekian puskesmas yang telah saya kunjungi, Puskesmas Juli I sudah lumayan baik,” kata H. Mukhlis yang juga Ketua DPD II Partai Golkar Bireuen. (Rizanur/Adv)

 

 

TINGGALKAN KOMENTAR

Silakan masukkan komentar anda!
Silakan masukkan nama Anda di sini

Situs ini menggunakan Akismet untuk mengurangi spam. Pelajari bagaimana data komentar Anda diproses

BACA JUGA

KABAR TERBARU

Refleksi Delapan Tahun Bertugas di Diskominsa: Langkah Sunyi, Dampak Besar; Delapan Tahun Mengawal Diskominsa...

0
Oleh: M. Zubair, S.H.,M.H. Kadis Kominsa Bireuen TERHITUNG sejak pelantikan sebagai Kepala Dinas Komunikasi, Informatika dan Persandian (Diskominsa) Kabupaten Bireuen pada tanggal 13 Maret 2018 silam...

Operasi Ketupat Seulawah 2026 Dimulai, Amankan Mudik Idulfitri

0
KABAR BIREUEN, Banda Aceh – Wakapolda Aceh Brigjen Pol Ari Wahyu Widodo, SIK, memimpin apel gelar pasukan Operasi Ketupat Seulawah 2026 yang digelar di...

Bank Aceh Kembali Dipercaya sebagai Bank Penyalur Program BSPS Tahun 2026

0
KABAR BIREUEN, Banda Aceh - Bank Aceh kembali mengukuhkan posisinya sebagai lembaga keuangan terpercaya dalam mendukung program-program strategis nasional. Untuk tahun anggaran 2026, Bank...

GeRAK Bireuen: Pernyataan Pj Sekda Tidak Sensitif Terhadap Penderitaan Korban Bencana

0
KABAR BIREUEN, Bireuen— LSM Gerakan Anti Korupsi (GeRAK) Bireuen mengecam keras pernyataan Penjabat  Sekretaris Daerah (Pj Sekda) Kabupaten Bireuen Hanafiah.yang menyebut pengungsi banjir dapat...

Pj Sekda Bireuen: Kalau Nyaman Ditenda, Ya Sudah Biarkan Saja

0
KABAR BIREUEN-Bireuen- Penjabat (Pj) Sekretaris Daerah Bireuen, Hanafiah, S.P., CGCAE, menyebutkan, kantor Bupati Bireuen bukan area pengungsian, melaikan area perkantoran. Jadi, bila pengungsi yang saat...

KABAR POPULER

Perkuat Fungsi Kehumasan, Bupati Tunjuk Muhajir Juli sebagai Juru Bicara Pemkab Bireuen

0
KABAR BIREUEN, Bireuen - Bupati Bireuen, Ir. H. Mukhlis, ST, menunjuk Muhajir Juli sebagai Juru Bicara Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Bireuen. Penunjukan tersebut dituangkan dalam...

Pj Sekda Bireuen: Kalau Nyaman Ditenda, Ya Sudah Biarkan Saja

0
KABAR BIREUEN-Bireuen- Penjabat (Pj) Sekretaris Daerah Bireuen, Hanafiah, S.P., CGCAE, menyebutkan, kantor Bupati Bireuen bukan area pengungsian, melaikan area perkantoran. Jadi, bila pengungsi yang saat...

Pengungsi Terus Bertambah Tempati Tenda di Halaman Kantor Bupati Bireuen, Tuntut Kepastian Huntara

0
KABAR BIREUEN, Bireuen –  Pengungsi korban banjir terus bertambah menempati tenda di  halaman Kantor Bupati Bireuen, Kamis (12/3/2026) malam. Mereka mendirikan tenda di samping...

Tuntut Huntara, Pengungsi Korban Banjir Dirikan Tenda di Halaman Kantor Bupati Bireuen

0
KABAR BIREUEN, Bireuen — Sejumlah pengungsi korban banjir dari Gampong Kapa, Kecamatan Peusangan, Kabupaten Bireuen, mendirikan tenda di halaman Kantor Bupati Bireuen (Kantor Pusat...

Belum Ada Kepastian Kapan Dibangun Huntara, Pengungsi di Kantor Bupati Bireuen Tolak Dipindahkan ke...

0
KABAR BIREUEN, Bireuen - Para korban bencana yang menempati tenda darurat yang dipasang di halaman Kantor Bupati Bireuen, menolak dipindahkan ke rumah yang disediakan...