KABAR BIREUEN – Akhirnya, kegiatan donor darah yang biasanya selalu jadi agenda rutin tahunan setiap peringatan Hari Ulang Tahun (HUT) Bireuen tetap dilaksanakan.
Hal itu diungkapkan Bupati Bireuen, Saifannur, didampingi Sekda Ir Zulkifli Sp, kepada Kabar Bireuen sesaat sebelum mengikuti Paripurna, Kamis siang (5/10/2017) di gedung DPRK Bireuen.
Putusan itu, katanya, berdasarkan perintah langsung Bupati Bireuen H Saifannur S.Sos dalam rapat mendadak, Kamis (5/10/2017).
“Donor darah itu dijadwalkan dilaksanakan pada Kamis (12/10/2017) di halaman kantor Pusat Pemerintahan Kabupaten Bireuen,” sebut Sekda Zulkifli.
Karena itu, dia berharap dukungan semua pihak, terutama PMI, ormas, LSM dan masyarakat Bireuen. Sebab, donor darah itu sangat bermanfaat.
Kemungkinan besar, donor darah tersebut akhirnya jadi dilaksanakan, karena adanya desakan dari semua pihak dan masyarakat kepada Pemerintah Kabupaten Bireuen akan pentingnya donor darah. Apalagi, stok darah di Bireuen sering habis dan tak teraedia saat dibutuhkan.
Seperti dipersoalkan salah seorang pendiri komunitas Grup Facebook, Asokaya, yang memang sering terlibat aktif dalam kegiatan donor darah. Dia mempertanyakan, mengapa kali ini Pemkab Bireuen tak mengagendakan aksi donor darah.
Sebelumnya, dalam rapat persiapan HUT Bireuen yang dipimpin Sekda Bireuen di Oproom kantor Pusat Pemerintahan Kabupaten Bireuen, Kamis (29/9/2017), diputuskan, tak ada agenda donor darah maupun kegiatan lainnya yang sudah menjadi agenda rutin tiap kali perayaan HUT Bireuen.
Kegiatan yang direncanakan saat itu hanya sepeda santai dan jalan santai saja. Sementara pameran, karnaval, donor darah, zikir akbar dan kegiatan lainnya “hilang” dari agenda HUT Bireuen ke-18 tahun 2017 ini. Alasannya, karena tahun ini minim dana untuk itu. (Ihkwati)










